<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107496081548658122</id><updated>2012-02-16T04:25:48.991-08:00</updated><category term='liberal'/><category term='tuntunan'/><category term='pendidikan'/><category term='erdogan'/><category term='retail'/><category term='opini'/><category term='gene netto'/><category term='pray'/><category term='strategi'/><category term='demokrasi'/><category term='&quot;Information tecnology&quot;'/><category term='politik'/><category term='waralaba'/><category term='budi pekerti'/><category term='foto'/><category term='bank'/><category term='rumah tangga'/><category term='gudie'/><category term='phk'/><category term='KKN'/><category term='agama'/><category term='negara'/><category term='usaha'/><category term='&quot;project management&quot;'/><category term='facebook'/><category term='table'/><category term='islam'/><category term='goldstone'/><category term='televisi'/><category term='tabel'/><category term='pekerjaan'/><category term='photoblog'/><category term='Palestina'/><category term='moral'/><category term='hamada'/><category term='blog'/><category term='&quot;timur tengah&quot;'/><category term='move'/><category term='perang'/><category term='rencana'/><category term='humanisme'/><category term='tarawih'/><category term='indomaret'/><category term='PBB'/><category term='sholat'/><category term='yahudi'/><category term='pemerintah'/><category term='bisnis'/><category term='gaya hidup'/><category term='Gaza'/><category term='&quot;pengumuman&quot;'/><category term='dunia'/><category term='pluralisme'/><category term='penjajah'/><category term='film'/><category term='kapitalisme'/><category term='ekonomi'/><category term='majalah'/><category term='century'/><category term='google'/><category term='alfamart'/><title type='text'>Blog Aqnus Febriyant</title><subtitle type='html'>winter semoga segera hilang, spring insya Allah datang</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>ibonk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01910059447610510627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/SnsCJvIt39I/AAAAAAAAAas/Cccry-7MF4o/S220/profile.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>34</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107496081548658122.post-1567730799168130477</id><published>2011-02-17T19:30:00.000-08:00</published><updated>2011-02-17T19:54:15.473-08:00</updated><title type='text'>Jum'at : Menjadi Hari Pembubaran Ahmadiyah</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(30, 30, 30);font-family:Arial,Geneva,Helvetica,sans-serif;font-size:small;"  &gt;&lt;p style="margin: 10px 0px; padding: 0px; border-width: 0px; outline-width: 0px; font-weight: inherit; font-style: inherit; font-size: inherit; font-family: inherit; vertical-align: baseline; line-height: 1.5;"&gt;Sumber: &lt;a href="http://www.eramuslim.com/berita/nasional/juma-at-menjadi-hari-pembubaran-ahmadiyah.htm"&gt;Eramuslim&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 10px 0px; padding: 0px; border-width: 0px; outline-width: 0px; font-weight: inherit; font-style: inherit; font-size: inherit; font-family: inherit; vertical-align: baseline; line-height: 1.5;"&gt;Hari Jum'at ini akan menjadi hari, "Pembubaran Ahmadiyah". Ormas-ormas Islam rencananya usai shalat Jum'at akan menyelenggarakan aksi di Bunderan Hotel Indonesia (HI), yang menuntut pembubaran Ahmadiyah. Aksi menuntut pembubaran Ahmadiyah ini sudah berulang-ulang diselanggarakan ormas-ormasi Islam. Tetapi, pemerintah tidak bergeming, dan sampai hari ini masih membiarkan Ahmadiyah hidup.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 10px 0px; padding: 0px; border-width: 0px; outline-width: 0px; font-weight: inherit; font-style: inherit; font-size: inherit; font-family: inherit; vertical-align: baseline; line-height: 1.5;"&gt;Para ulama, pemimpin ormas Islam, sudah melakukan segala upaya, mendatangi para pejabat Indonesia, aparat penegak hukum, dan bahkan sudah berkirim surat kepada Presiden SBY, agar mengambil keputusan membubarkan Ahmadiyah. Bahkan, aksi di depan Istana Negara, sudah berlangsung berulang-ulang yang di selenggarakan ormas Islam, tetapi pemerintahan SBY, nampaknya masih sangat 'sayang' dengan Ahmadiyah, sehingga Ahmadiyah tetap di biarkan hidup. Inilah yang menyebabkan timbulnya konflik di akar rumput, yang dapat mengancam stabilitas negara.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 10px 0px; padding: 0px; border-width: 0px; outline-width: 0px; font-weight: inherit; font-style: inherit; font-size: inherit; font-family: inherit; vertical-align: baseline; line-height: 1.5;"&gt;Bahkan, kemarin Komisi VIII, bertemu dengan tokoh Ahmadiyah, Abdul Basith, yang dengan beraninya mengatakan bahwa sesudah Nabi Muhammad Shallahu Alaihi Wa Sallam, masih ada nabi yaitu Gulam Mirza Ahmad dari India. Inilah yang membuat umat Islam, para ulama serta para pemimpin ormas Islam tidak dapat mentolerir.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 10px 0px; padding: 0px; border-width: 0px; outline-width: 0px; font-weight: inherit; font-style: inherit; font-size: inherit; font-family: inherit; vertical-align: baseline; line-height: 1.5;"&gt;Aksi damai ini untuk mendesak agar Jamaah Ahmadiyah dibubarkan. Rencananya, digelar usai salat Jumat. Berbagai ormas ikut serta seperti Front Pembela Islam (FPI), dan Forum Umat Islam (FUI).&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 10px 0px; padding: 0px; border-width: 0px; outline-width: 0px; font-weight: inherit; font-style: inherit; font-size: inherit; font-family: inherit; vertical-align: baseline; line-height: 1.5;"&gt;"Ini aksi damai, tidak akan anarkis. Pesertanya nanti akan taat pada pimpinan aksi. Para habaib dan ustad akan orasi," ujar penanggung jawab aksi, Ustad Bernard Abdul Jabbar, kepada para wartawan di Jakarta.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 10px 0px; padding: 0px; border-width: 0px; outline-width: 0px; font-weight: inherit; font-style: inherit; font-size: inherit; font-family: inherit; vertical-align: baseline; line-height: 1.5;"&gt;Usai menggelar aksi di Bundaran HI, massa akan long march ke kantor Komnas HAM yang terletak di Jalan Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat. Massa ingin mengingatkan kepada Komnas HAM agar tidak hanya melindungi Ahmadiyah.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 10px 0px; padding: 0px; border-width: 0px; outline-width: 0px; font-weight: inherit; font-style: inherit; font-size: inherit; font-family: inherit; vertical-align: baseline; line-height: 1.5;"&gt;"Ahmadiyah berlindung ke Komnas HAM. Komnas HAM membela luar biasa sekali Ahmadiyah atas nama HAM. Komnas HAM harus melindungi semua orang," ujar Ustad Bernard.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 10px 0px; padding: 0px; border-width: 0px; outline-width: 0px; font-weight: inherit; font-style: inherit; font-size: inherit; font-family: inherit; vertical-align: baseline; line-height: 1.5;"&gt;Diperkirakan, jumlah massa yang akan hadir sekitar seribu orang. Bahkan, warga dari daerah dikabarkan datang ke Jakarta untuk mengikuti aksi damai ini. Mereka dianjurkan untuk memakai pakaian putih.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 10px 0px; padding: 0px; border-width: 0px; outline-width: 0px; font-weight: inherit; font-style: inherit; font-size: inherit; font-family: inherit; vertical-align: baseline; line-height: 1.5;"&gt;"Ribuan yang akan hadir. Apalagi dari daerah juga ada yang datang. Kita mendesak Ahmadiyah dibubarkan," tutupnya. Langkah ini akan terus diambil oleh ulama, pimpinan ormasIslam, dan tokoh yang akan terus memperjuangkan dibubarkan Ahmadiyah.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 10px 0px; padding: 0px; border-width: 0px; outline-width: 0px; font-weight: inherit; font-style: inherit; font-size: inherit; font-family: inherit; vertical-align: baseline; line-height: 1.5;"&gt;Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indoneisa (DDII), Syuhada Bahri, mengatakan, "Tidak ada pilihan lain, kecuali Ahmadiyah harus dibubarkan", tegasnya. (mhi/inlh)&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107496081548658122-1567730799168130477?l=aqnusfebriyant.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/feeds/1567730799168130477/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2011/02/jumat-menjadi-hari-pembubaran-ahmadiyah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/1567730799168130477'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/1567730799168130477'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2011/02/jumat-menjadi-hari-pembubaran-ahmadiyah.html' title='Jum&apos;at : Menjadi Hari Pembubaran Ahmadiyah'/><author><name>ibonk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01910059447610510627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/SnsCJvIt39I/AAAAAAAAAas/Cccry-7MF4o/S220/profile.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107496081548658122.post-4958939840610912233</id><published>2011-02-17T17:13:00.000-08:00</published><updated>2011-02-17T17:30:21.708-08:00</updated><title type='text'>Kick Andy METRO TV “Kesandung” Tayangan Seks Bebas Remaja</title><content type='html'>Sumber: &lt;a href="http://arrahmah.com/index.php/news/read/10773/kick-andy-metro-tv-kesandung-tayangan-seks-bebas-remaja"&gt;Arrahmah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA (Arrahmah.com) - Acara talkshow Kick Andy 'kesandung' tayangan seks bebas remaja. Andy F Noya, host acara Kick Andy dituding mengeksploitasi pekerja seks komersial remaja di saat taping (rekaman) acara tersebut, Rabu (19/1/2011). Parahnya terjadi 'insiden' pengusiran oleh Andy F Noya kepada Dewi Motik dari Ketua Konggres Wanita Indonesia dan Tatty Elmir, Direktur Eksekutif Djakarta Public Society. Berikut 'curhat' Tatty Elmir di blognya pasca 'pengusiran' oleh Andy F Noya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KISAH DI BALIK INSIDEN KELUARNYA DEWI MOTIK DAN DIUSIRNYA SAYA  OLEH ANDI F NOYA DALAM KICK ANDY DI  METRO TV&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami Tak Sudi  Diperintah Untuk bertepuk Tangan Atas Bencana Yang Kami Tangisi".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ini, Rabu 19 Januari 2011 saya mendapat pembelajaran hidup  yang luar biasa hebat. Peristiwa yang menjadi guru nan bijak bestari, dan tak mungkin akan terlupakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak tadi SMS, dering telepon di HP dan rumah beberapa kali berbunyi menanyakan keadaan saya setelah diusir Andi F Noya dari Metro TV, dalam tapping acara Kick Andy (KA) tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu terpikirlah kini, ketimbang saya harus menceritakan kejadian yang sama berulang-ulang, mending  saya tulis saja mumpung peristiwanya masih segar dalam ingatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hah, mama diusir ? seriuuuuus ?" tanya anak-anak tak percaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hehehe ga apa-apa diusir, asal setelah itu orang-orang menyadari, dan menjadi lebih sensitif, mengapa kita mau diperintah, harus bertepuk tangan untuk bencana yang kita tangisi?". Saya berusaha cengengesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmm...Ceritanya berawal ketika hari minggu siang 16 Januari 2011, pejuang anak dan ketahanan keluarga psikolog Elly Risman, mengirim pesan singkat kepada Ibu Inke Maris (praktisi media, Ibu Wirianingsih (mantan ketua PP Salimah, Ibu Masnah Sari(Mantan Ketua KPAI, Shakina( Direktur Lembaga Manajemen Pendidikan Indonesia) dan saya sebagai pengurus ASA Indonesia, agar kami berkenan  datang ke Metro TV, Rabu untuk mensupport Ibu Elly yang diundang sebagai nara sumber dalam acara "KA". Pada awalnya saya sudah mengatakan tak bisa hadir karena sudah ada agenda rapat. Namun karena Bu Inke Maris tiba-tiba kecelakaan, maka bu Elly lagi-lagi meminta saya untuk berkenan hadir, paling tidak memperlihatkan kekompakan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu kami semua berfikir dan membayangkan Ibu Elly Risman pimpinan Yayasan Kita dan Buah Hati, sahabat seperjuangan kami  dalam mendirikan organisasi perlindungan anak ASA INDONESIA,  akan dihadirkan sebagai tokoh pejuang anak dan perempuan, yang menginspirasi banyak orang dan layak jadi teladan, sebagaimana "Pahlawan di jalan sunyi" lain yang sebelumnya kerap dihadirkan di KA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski kami sudah mengusahakan hadir 30 menit sebelum tapping jam 17.00 seperti yang dijadwalkan, ternyata acara molor 2 jam lebih, toh undangan berusaha ikhlas demi mensupport pejuang sekaliber Ibu Elly. Saya juga melihat begitu banyak petinggi dari berbagai organisasi termasuk institusi/lembaga negara seperti Depkes, Menkokesra, Menpora, dan lain-lain. (Semua tokoh yang saya tanyakan mengaku hadir untuk mensupport Ibu Elly, bukan atas undangan pihak Metro TV). Tentu mereka mengorban waktu mereka yang demikian berharga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum acara dimulai, seperti biasa, floor manager ( tak taulah kalau di KA istilahnya apa) memberikan pengarahan yang antara lain, harus bertepuk tangan dengan antusias kalau dia mengaba-aba, mengawali tepuk tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sessi pertama Andi Noya menghadirkan seorang gadis remaja yang sejak usia 16 tahun sudah terbiasa melakukan seks bebas dan kini menjadi PSK. Kawan-kawan dari berbagai organisasi wanita di samping dan  belakang saya mulai berbisik-bisik dan mengungkapkan kekecewaan, kenapa Andy justru mengeksplor masalah ke"terjerumusannya", bukan alert tentang bahaya seks bebas dan pornografi. Banyak ungkapan-ungkapan miris si gadis justru ditanggapi dengan joke oleh Andi yang memberi kesan seolah membenarkan kebiasaan buruk si gadis. Misalnya Andy bertanya "Apakah bunga ( nama samaran si gadis) memilih-milih orang yang menerima jasanya(yang disebutnya sebagai klien). Lalu si gadis menggeleng. Terus Andy mencecar terus, jadi ga apa-apa kalau yang datang tipe begini, begitu...termasuk..."Jadi orang kribo juga boleh?", tanyanya nakal sambil ngakak menunjukkan ke 'kriboan'nya.(Meski hanya gurauan, tapi ga kebayang bagaimana perasaan anak , istri dan mertua Andy menonton acara ini )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan banyak lagi joke-joke yang sangat tidak pantas dilontarkan jika kita memang MEMPRIHATINKAN masalah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang lebih mengecewakan, Ibu Elly Risman yang diundang sebagai nara sumber, ternyata hanya didudukkan di kursi audience, lalu ditanya singkat, tanpa mempertajam "MATERI", yang menyangkut peringatan atas sesuatu yang selama ini selalu disebut bu Elly sebagai "Bencana Kemanusiaan" . Ibu Elly tak lebih hanya dijadikan sebagai "Asesoris" , pelengkap dan pemanis suatu acara.....dan sebagai alasan untuk suatu show yang seimbang karena menghadirkan pakar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai selesai wawancara dengan PSK remaja perempuan tadi, tak sekalipun Andy menanyakan dampak atau mudharat yang diterima si anak. Semua pertanyaan-pertanyaan hanya memancing jawaban yang seolah-olah memberikan pesan "Bahwa seks bebas adalah sesuatu yang lumrah bagi remaja, dan BETAPA MUDAHNYA MENCARI UANG DENGAN MENJUAL DIRI". Yang lebih miris, Andy memancing apa benar si gadis juga dipakai pejabat penting ? Lalu tertawa-tawa ketika si gadis mengiyakan sembari menyebut-nyebut pelanggannya dari berbagai lembaga terhormat negara seperti DPR dan BIN. ( Kata-kata itu, lalu diulang-ulang dan diperdalam dalam canda tawa). Yang lebih konyol, ketika Andi memancing lagi, bagaimana bisa tahu bahwa mereka dari lembaga itu? Dan si"Bunga" menjawab "Dari kartu anggota ". Agaknya memang dalam segala situasi dan program, sudah menjadi rahasia umum, Metro TV senantiasa teramat BERSEMANGAT, mencoreng wibawa pemerintah. Dan kebencian kepada pemerintah itu rupanya harus dipupuk dan diekspresikan  di setiap tayangan.(Pas bagian ini baru saya tertawa walau kecut, menertawakan diri sendiri, atas keluguan mencerna sesuatu yang mengabaikan akal sehat, duh apakah masuk akal, bila  seseorang akan melakukan perbuatan maksiat  lalu menyorongkan kartu identitas dulu? )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Babak demi babak berlalu tanpa ada penekanan bahwa ini adalah sesuatu yang harus diprihatinkan, maka diundang pula nara sumber kedua, seorang PSK laki-laki berusia 19 tahun.  Andy kian berani dengan canda vulgarnya, dan berusaha terus  mengilik si remaja untuk blak-blakan menceritakan kisahnya sebagai PSK laki-laki dan gigolo dengan pasar 40 % perempuan dan 60% laki-laki ( Tapi versi narator di film pendek yang diputar 70% pelanggannya adalah laki-laki). Andi dengan leluasa mengekspresikan ke'kagumannya' atas "bualan" si anak yang katanya biasa dibayar 2-15 juta perorang, dan sehari ia biasa melayani sekitar 3 orang. Tragisnya lagi, cerita MENGERIKAN yang diungkapkan si anak yang merupakan berita duka untuk bangsa ini, justru harus diberi applause saban si nara sumber selesai mengobral kisah yang itu kian seru dan kian seru. Andi tak malu-malu mengumbar canda bahwa ia ngiri dengan gigolo bau kencur ini, dan ini adalah sesuatu yang ia juga impikan di masa muda, di saat masuk dalam obrolan bagaimana mereka 'main dalam mobil dengan beberapa orang gadis.  Sungguh-sungguh ini lawakan yang menjijikkan, dan sangat melukai perasaan kita sebagai orang tua, dan tentunya melukai perasaan orang-orang beragama dan BERADAB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya benar-benar gelisah di antara tawa gaduh ratusan mahasiswa dan anak muda yang diundang hadir, sembari sesekali menatap kawan-kawan, termasuk bu Elly yang juga tak dapat menyembunyikan kegelisahan beliau. Saat BREAK, ketua Kowani Ibu Dewi Motik mengingatkan Andy, bahwa sangat tak layak meminta orang bertepuk tangan untuk sesuatu yang memprihatinkan. Berulang-ulang beliau mengatakan merasa didzalimi. Saya  juga meminta Andy untuk lebih memberi ruang kepada bu Elly sebagai peringatan kepada masyarakat, terutama anak-anak, agar tidak melakukan kesalahan yang sama. (Saya malahan berharap kehadiran kawan-kawan aktifis yang juga berprofesi sebagai  dokter spesialis penyakit kelamin dapat dijadikan sebagai info tambahan, bagaimana situasi dan  data-data mengerikan di balik ruang prakteknya ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ekspektasi saya waktu itu, sebagai host yang bijak, Andy akan meminta masukan dari para pakar yang banyak hadir, bagaimana baiknya ending acara ini agar tidak disalah pahami, dan pesan yang disampaikan membawa manfaat untuk masyarakat, terutama anak mudanya agar jangan sekali-sekali   meniru dan mengulangi kesalahan yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duh....Alih-alih meminta saran, rasanya sungguh tak percaya,  Andy terkenal dengan citranya yang 'baik' malah mengusir saya dari ruangan. Waktu Ibu Dewi Motik meninggalkan ruangan sembari mengucapkan kata-kata yang kurang lebih seperti ini.... "Maaf Andy, saya terpaksa meninggalkan ruangan ini, karena saya dizalimi. Saya pikir yang jadi nara sumber Ibu Elly, tapi ternyata anda memaksa kami untuk bertepuk tangan di tengah cerita yang menyedihkan dari anak-anak PSK ini ". Saya lihat Andy Noya dengan wajah tegang mempersilakan bu Dewi Motik yang memang sudah berjalan pergi, untuk meninggalkan ruangan. Lalu sutradara mengingatkan "Lihatlah acara ini dengan utuh".  Ibu Elly Risman juga berusaha menenangkan dengan mengatakan bahwa nanti di babak akhir acara beliau akan mengingatkan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biar ruangan tidak semakin gaduh,  saya mencoba menyabarkan diri dengan bilang "Ya sudah kalau begitu, saya tetap akan di sini, dan berharap semoga acara berjalan seperti yang dijanjikan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak dinyana tak diduga, eh Andy dengan kasar  justru berulang-ulang  bilang "Ibu juga ....Ibu harus pergi dari sini, kan ibu sudah tak tahan kan...ibu harus pergi...Ibu harus pergi !!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Otomatis sayapun mengikuti langkah Dewi Motik, disusul 2 orang petinggi Kowani lainnya, setelah memohon pamit kepada Ibu Elly Risman dan mensupport agar beliau tidak lupa menyampai pesan, betapa bahayanya pornografi dan seks bebas.(Jujur saat itu  saya menangis dalam hati, memohon ampun sama Allah  jika saya pernah melakukan kedzaliman kepada orang lain...dan beginilah rasanya menjadi pecundang hina dina)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di perjalanan pulang, kami berempat tak henti-hentinya beristighfar dan bersyukur kepada Allah, atas kekuatan yang diberikanNYA untuk menyampaikan kebenaran ini. Kami tahu, sebagai host acara yang cukup bagus, Andy F Noya senantiasa dihujani puja puji dan tepuk tangan. Karena memang selama ini Andy begitu dikagumi lantaran program Kick Andynya dianggap telah banyak menginspirasi orang. Mungkin karena kehebatan itu. selama ini tak pernah ada yang berani mengingatkan  jika suatu ketika Andy salah. Jadi wajar Andy sangat marah ketika kami ingatkan bahwa tak selayaknya "KISAH HOROR" PSK remaja dieksploitir. Hmmm tepuk tangan memang menikam rupanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat Andy F Noya, terimakasih telah mengusir saya dengan begitu "SANTUN".  Namun maaf sekali, saya tidak merasa lebih terhina. Saya justru bersyukur,  karena setelah itu saya dapat kabar, anda memberi ruang untuk Ibu Elly  bicara lebih banyak, ketimbang sebelumnya. Saya sangat menyayangkan, show anda yang dikagumi selama ini sebagai suatu tayangan yang "Mendidik", di antara tayangan sampah, ternyata juga "mengikuti selera rendah pasar" dan eksploitatif.  Bahkan hingga di akhir acarapun saya mendapat laporan dari kawan-kawan yang masih berada di dalam, bahwa tak satu patah katapun keluar nasehat untuk anak muda yang bejubel hadir, bahwa ini sesuatu keprihatinan bersama, bahaya besar buat bangsa ini, dan jangan sampai ada yang meniru, atau nasehat apalah yang mendidik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda keliru jika merasa hebat telah melecehkan orang lain. Percayalah, kehormatan dimata manusia tak ada artinya, jika kita tak punya kehormatan di mata Sang Maha Kuasa.  Kemuliaan seseorang tak terusik dengan sangkaan manusia manapun.  Lagi pula  menghina dan melecehkan orang lain, sesungguhnya kita justru tengah menghinakan dan melecehkan diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu saya juga telah memaafkan anda tanpa diminta. Bagi saya kejadian ini hanya teguran dan pembelajaran dari Allah buat saya, agar kita jangan terlena jika sudah merasa berbuat baik, lalu merasa paling benar dan paling hebat. Ya Allah ampuni hamba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oya, satu lagi kekecewaan yang ingin saya sampaikan  anda dan crew Metro TV, tak sedikitpun melindungi identitas si nara sumber (PSK remaja perempuan), begitu ia keluar studio rekaman. Saya dan Ibu Dewi Motik langsung dapat mengenalinya dan sempat memeluk  serta menasehatinya. Pakaian yang ia kenakan dan atribut yang menyertai masih sama dengan apa yang ia pakai sewaktu dipanggung menjadi nara sumber yang bermandikan cahaya dan sorot kamera. Padahal jika memang benar ia PSK remaja, yang mau bertobat (seperti katanya)  tentu ia masih punya harapan untuk hidup baik, bukan malah dieksploitasi dan  dipromosikannya  sebagai pelacur !!! Pernahkah anda membayangkan, bagaimana perasaan anda jika nasib itu menimpa anak anda sendiri ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya hendak menutup "Cerita menjelang tidur ini", saya dapat SMS dari Ibu Elly Risman yang bertuliskan "Kau benar adikku. Kakak Kecewa sampai tak tahu harus jawab apa. Tapi mudah-mudahan pesan yang yang sedikit itu sampai. Kita Tidak dilibatkan membuat programnya. Terimakasih ya sayang, telah bersikap".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rabbana, berilah kami selalu kekuatan untuk  menyatakan kebenaran jika itu benar, dan melawan segenap kemungkaran, meski hal itu harus melukai diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amin ya Rabbal Alamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Tatty Elmir 19 Januari 2011)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107496081548658122-4958939840610912233?l=aqnusfebriyant.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/feeds/4958939840610912233/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2011/02/kick-andy-metro-tv-kesandung-tayangan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/4958939840610912233'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/4958939840610912233'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2011/02/kick-andy-metro-tv-kesandung-tayangan.html' title='Kick Andy METRO TV “Kesandung” Tayangan Seks Bebas Remaja'/><author><name>ibonk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01910059447610510627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/SnsCJvIt39I/AAAAAAAAAas/Cccry-7MF4o/S220/profile.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107496081548658122.post-4082422817630675506</id><published>2011-02-08T06:10:00.000-08:00</published><updated>2011-02-10T04:05:30.269-08:00</updated><title type='text'>Wael Ghonim Relaunches the Revolution</title><content type='html'>&lt;!-- Converted from text/rtf format --&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;Everyone following events in Egypt knows by now that, last night around 11pm on Dream 2, Wael Ghonim — one of the instigators of the January 25 movement who has just been released after 12 days in detention — gave the country one of the most moving moments of television I have ever seen. After explaining his ordeal, his ideals, and his views on why the people in Tahrir were right, host Mona Shazli showed pictures of the "martyrs" of this uprising. Ghonim broke down and cried, saying as he sobbed: "It's not our fault. To the mothers and fathers, it's not our fault. It's the fault of the people in positions of authority who don't want to leave power."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;This cathartic moment may be the spark that was needed to revive Egypt's revolutionary fervor. The regime had, to some extent successfully, driven a wedge between the protestors and the majority of Egyptians who have spent the last two weeks terrified about the lack of security and hurting because the economy has come to a halt. It also spread insidious, xenophobic propaganda about how the people in Tahrir were foreigners, paid by the US to protest, agents of Israel and Iran (those two fight a lot but will always get together against Egypt, obviously), or simply that their behavior is "not Egyptian."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;I thought that the next step for the people in Tahrir would have been to retake the initiative by suggesting its own roadmap for transition, or focusing on the many deaths and reports of the use of snipers that are coming out. After two weeks, the world's media is getting tired of this story and there needed to be a relaunch. Who better than a marketing executive from Google to do that? Ghonim's appearance was heartfelt and genuine, and kudos to Dream — especially the wonderful Mona Shazli, who has the uncanny ability to frame her questions with both an air of maternal authority and convey an everyman's take on events — for airing this interview and so many others that reveal the criminality of the government and the courage of the protestors.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;Today's day of rage should be big, and with these few minutes of television the people in Tahrir may finally have a leader.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="fr"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;Source:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.arabist.net/blog/2011/2/8/wael-ghonim-relaunches-the-revolution.html"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span lang="fr"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);font-family:Arial;" &gt;http://www.arabist.net/blog/2011/2/8/wael-ghonim-relaunches-the-revolution.html&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="fr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107496081548658122-4082422817630675506?l=aqnusfebriyant.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/feeds/4082422817630675506/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2011/02/wael-ghonim-relaunches-revolution.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/4082422817630675506'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/4082422817630675506'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2011/02/wael-ghonim-relaunches-revolution.html' title='Wael Ghonim Relaunches the Revolution'/><author><name>ibonk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01910059447610510627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/SnsCJvIt39I/AAAAAAAAAas/Cccry-7MF4o/S220/profile.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107496081548658122.post-3961231056581471144</id><published>2011-02-08T05:54:00.001-08:00</published><updated>2011-02-10T04:05:15.089-08:00</updated><title type='text'>Clarifying the Muslim Brotherhood</title><content type='html'>&lt;!-- Converted from text/rtf format --&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;As Mubarak's regime starts to topple, there is speculation whether the Muslim Brotherhood will dominate the new Egyptian political landscape. It will undoubtedly play a role in creating a new government, but is adamant in its stance that is does not seek leadership and will not field candidates for presidency. The Brotherhood is the largest, most popular, and most effective opposition group in Egypt.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;Those who oppose the Muslim Brotherhood usually contrive their arguments against them saying that they represent Islamic tyranny, adding that the Muslim Brotherhood was originally an anti-system group that committed acts of violence against its opponents in the pre-1952 era. However, portraying the Brotherhood as eager to seize power and impose Islamic law on an unwilling nation is ludicrous, as the group has obviously changed and evolved throughout its history and its stances in the current crisis constitute a voice of moderation, insight and determination that can only be applauded, and which has gained the group, and protestors international sympathy and support. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;Founded in 1928, the Muslim Brotherhood is the longest continuous contemporary Islamist group. It was initially established, not as a political party, but as a da'wa (religious outreach) association that aimed to cultivate pious and committed Muslims through preaching, social services, and spreading religious commitment and integrity by example. It called on Egyptians to unite to confront imperialism and pursue economic development and social justice.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;In 1984, the Brotherhood started running candidates in elections. The Brotherhood entered the political system to advocate for the people's will and be the voice of ethics and justice. Leaders who were elected to professional syndicates engaged in sustained dialogue and cooperation with members of other political movements. Through interaction, Islamists and Arabists found common ground in the call for an expansion of public freedoms, democracy, and respect for human rights and the rule of law. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;The Brotherhood has been working for years on projects to create a civic charter and a constitution, preparing for the time when a new democratic government came to power. During the past week of protests, members of the cross-partisan groups were able to quickly reactivate their networks and help form a united opposition front. It is likely that these members will play a key role in drafting Egypt's new constitution.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;Over the last 30 years, the Brotherhood has developed expertise in electoral competition and representation, and has developed new professional competencies and skills, forging closer ties with Egyptian activists, researchers, journalists, and politicians outside the Islamist camp. The leadership is more internally diverse today than ever before.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;There is a new generation of Islamist democracy activists both inside and outside the Muslim Brotherhood. The Brotherhood is using discretion in its function in the uprising, aware that the greater its role, the higher the risk of a violent crackdown. There is a historic precedent for this in the harsh wave of repression that followed its strong showing in the 2005 parliamentary elections. Its immediate priority is to ensure that President Hosni Mubarak steps down and that the era of corruption and dictatorship associated with his rule comes to an end. The Brotherhood also knows that a smooth transition to a democratic system will require an interim government palatable to the military and the West, so it has indicated that it would not seek positions in the new government itself.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;Reformers, like the Brotherhood, will be vital among the other opposition groups when they draft a new constitution and establish the framework for new elections. The Brotherhood has demonstrated that it is capable of evolving over time, and the best way for Egypt to strengthen its democratic commitments is to include it in the political process, making sure there are checks and balances in place to ensure that no group can monopolize state power and that all citizens are guaranteed certain freedoms under the law. This is what the Brotherhood is calling for. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;The Brotherhood has a track record of nearly 30 years of responsible behavior and has a strong base of support. It has thereby earned a place at the table in the post-Mubarak era. And indeed, no democratic transition can succeed without it.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="fr"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;Source:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.ikhwanweb.com/article.php?id=27979"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span lang="fr"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);font-family:Arial;" &gt;http://www.ikhwanweb.com/article.php?id=27979&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="fr"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107496081548658122-3961231056581471144?l=aqnusfebriyant.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/feeds/3961231056581471144/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2011/02/clarifying-muslim-brotherhood.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/3961231056581471144'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/3961231056581471144'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2011/02/clarifying-muslim-brotherhood.html' title='Clarifying the Muslim Brotherhood'/><author><name>ibonk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01910059447610510627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/SnsCJvIt39I/AAAAAAAAAas/Cccry-7MF4o/S220/profile.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107496081548658122.post-1151208441237936930</id><published>2011-01-22T06:21:00.000-08:00</published><updated>2011-01-22T06:28:57.283-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sholat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pray'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gudie'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tabel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='move'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='table'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tuntunan'/><title type='text'>Tabel Gerakan Sholat</title><content type='html'>Semoga Tabel Gerakan Sholat berikut ini bisa bermanfaat untuk membantu putra-putri anda melaksanakan sholat sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/TTrocj1VHBI/AAAAAAAAAfU/bIcaF9xsxjo/s1600/SHOLAT.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 800px; height: 600px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/TTrocj1VHBI/AAAAAAAAAfU/bIcaF9xsxjo/s800/SHOLAT.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5565015866922572818" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107496081548658122-1151208441237936930?l=aqnusfebriyant.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/feeds/1151208441237936930/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2011/01/tabel-gerakan-sholat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/1151208441237936930'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/1151208441237936930'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2011/01/tabel-gerakan-sholat.html' title='Tabel Gerakan Sholat'/><author><name>ibonk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01910059447610510627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/SnsCJvIt39I/AAAAAAAAAas/Cccry-7MF4o/S220/profile.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/TTrocj1VHBI/AAAAAAAAAfU/bIcaF9xsxjo/s72-c/SHOLAT.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107496081548658122.post-2538806069017661366</id><published>2010-05-27T10:20:00.001-07:00</published><updated>2010-05-30T06:59:52.932-07:00</updated><title type='text'>Melepas Kepergian Sri Mulyani</title><content type='html'>&lt;!-- Converted from text/rtf format --&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;a href="http://abisyakir.wordpress.com/2010/05/21/melepas-kepergian-sri-mulyani-hiks-hiks/"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Source.&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;Dalam sebuah dialog dengan Wimar Witoelar di MetroTV, Sri Mulyani pernah menyebut karakter orang Indonesia dengan ungkapan, Short Memory Lost. Orang Indonesia pelupa, mudah melupakan kenyataan-kenyataan yang sebenarnya belum lama berlalu. Dan saya melihat, kenyataan itu terjadi lagi dalam kasus Sri Mulyani saat ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;Selama berbulan-bulan media massa menampilkan liputan seputar kerja Pansus Bank Century di DPR, sampai sidang paripurna DPR RI yang menghasilkan rekomendasi opsi C, nama Sri Mulyani dan Boediono menjadi bulan-bulanan media massa. Para demonstran di jalanan menggambarkan sosok Sri dan Boed sebagai drakula, dengan taring tajam, dan lelehan darah dari mulutnya. Juga ada yang menampilkan “Mbak Sri” dalam tampilan narapidana di balik penjara, dengan memakai baju-celana belang-belang (seperti ular Weling).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;Tapi kini, ketika Sri Mulyani lengser dari kursi Menkeu dan siap berangkat menjadi pejabat di Bank Dunia, semua orang tiba-tiba menaruh belas kasihan, merasa sayang kepada Mbak Sri, merasa memiliki, memujinya setinggi langit, memberikan forum terhormat baginya untuk pamitan, serta membuat aneka rupa testimoni tentang kehandalan “the best finance minister” itu. Salah satu contoh, J. Kristiadi, tokoh elit CSIS, dalam salah satu liputan di MetroTV, dia dengan terang menyalahkan bangsa Indonesia yang tidak bersikap ramah kepada tokoh jenius seperti Sri Mulyani, sehingga wanita satu ini akhirnya diambil oleh Bank Dunia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;"Jangan Menangis, Bulek!"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;Entah apa rakyatnya yang memang ingatannya pendek, atau media-media massanya yang bego ya. Sri Mulyani dengan segala kiprahnya adalah FAKTA yang jelas, tidak samar lagi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;Dia adalah operator ekonomi Neolib di Indonesia, bersama Boediono, dan para pendukungnya. Apa yang bisa dibanggakan dari ekonomi Neolib? Ia adalah tatanan ekonomi yang membuat kekayaan bangsa Indonesia semakin deras dijarah oleh orang-orang asing. Ekonomi Neolib sangat ramah kepada kaum elit yang kaya-raya, tetapi sangat menindas rakyat kecil.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="pt-br"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;Pada hakikatnya, ekonomi Neolib sama persis dengan EKONOMI FEODAL di jaman Belanda dulu. Ketika itu Belanda sebagai dominator pengeruk kekayaan nasional. Operasi penjarahan oleh Belanda ini difasilitasi oleh kalangan Bangsawan (Ningrat) yang oleh banyak orang disebut kaum “priyayi” (ambtenar).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;Mereka adalah kalangan bangsawan, kaya, anti kemerdekaan, dan mengabdi kepentingan kolonialis. Kenyataan yang sama terjadi di Indonesia ini, di jaman Orde Baru dan terutama setelah Reformasi, sebagian elit priyayi menjadi makelar-makelar penjajahan kekayaan nasional oleh orang-orang asing. Kalau dulu penjajahnya cuma Belanda, kalau kini banyak sekali: Amerika, Inggris, Belanda, Jepang, Korea, China, Singapura, Jerman, Perancis, Bank Dunia, IMF, dan sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;Adapun untuk menghibur rakyat Indonesia (sekaligus memperdaya akal mereka), rakyat Indonesia cukup diberi beberapa model hiburan: Tontonan TV, fantasi dengan rokok, sepakbola, dan MSG.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;Kalau kita cermati dengan teliti, konstruksi ekonomi Indonesia saat ini tak ada bedanya dengan masa penjajahan Belanda dulu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;Malah ketika itu, kondisinya belum separah dan serumit saat ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;Apa yang bisa dibanggakan dari seorang Sri Mulyani? Dia ini bisa dikatakan merupakan salah satu “priyayi” yang menjadi operator praktik penjajahan ekonomi di Indonesia, oleh kekuatan asing. Kalau kini dia direkrut oleh Bank Dunia, apa yang aneh? Toh, sebelumnya dia menjadi kaki-tangan IMF.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="pt-br"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;Sekedar ingin mengingatkan fakta-fakta “masa lalu” tentang betapa bobroknya moralitas seorang Sri Mulyani di hadapan rakyat dan bangsa Indonesia. Semoga media-media massa mau sedikit berubah dari ke-bego-an mereka. (Nyari duit sih boleh, tapi jangan keterlaluan dong dalam membohongi masyarakat!).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span lang="pt-br"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span lang="pt-br"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;Nama besar Sri Mulyani mulai berkibar ketika terjadi Krisis Moneter 1997. Dia waktu itu dikenal sebagai pakar ekonomi dari UI. Saya masih ingat, penampilan Sri Mulyani waktu itu “belum didandani” seperti sekarang. Mungkin ketika itu, gaji dia belum cukup untuk membiayai “kebutuhan pencitraan”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span lang="pt-br"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;Sri Mulyani ketika masa-masa Krisis Moneter waktu itu sangat kritis pemikirannya. Dia bependapat supaya perbaikan ekonomi nasional dilakukan dengan cara-cara radikal. Sri ketika itu juga kencang dalam mengkritik pendekatan ekonomi yang ditempuh IMF.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;Pendek kata, Sri Mulyani bersinar bintangnya seiring munculnya badai Krisis Moneter.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;Setelah tahun 1998, Soeharto lengser dari kursinya. Ketika itu nama Sri Mulyani tiba-tiba hilang dari peredaran. Jarang sekali media-media massa menyebut namanya. Kemanakah “Jeng Sri”? Ternyata, dia telah bekerja menjadi seorang pejabat tinggi IMF. Seingat saya, dia menjadi supervisor IMF untuk wilayah Asia-Pasifik. Oh ala, ternyata Sri Mulyani bekerja di IMF, pihak yang pernah dia kritik ketika Krisis Moneter terjadi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;Perlu diingat, yang membidani kehancuran ekonomi nasioanal, dan keterpurukan Indonesia seperti saat ini adalah IMF. Butir-butir LOI (Letter of Intends) yang disepakati antara Indonesia dengan IMF itulah yang menghancurkan ekonomi kita dan merusak fundamental ekonomi yang susah-payah dibangu7n sejak tahun 70-an. Dalam LOI dengan IMF itu, Indonesia bukan saja diharuskan tunduk kepada aturan-aturan IMF, tetapi negara ini sesungguhnya telah DIBELI KEDAULATAN-nya oleh IMF. Bayangkan, sampai untuk urusan jual-beli rotan saja, IMF ikut campur mengatur. (Untung untuk masalah jual-beli terasi, ikan asin, dan kerupuk, IMF tidak ikut-ikutan).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;Demi Allah, Rabbul ‘alamiin, Rabus Samawaati wal ardh, IMF itulah sumber kehancuran ekonomi Indonesia. Akibat perjanjian dengan IMF, Pemerintah RI harus mengeluarkan BLBI yang kemudian membuat negara ini kehilangan dana sebesar 500-600 triliun rupiah (100 kalinya dana Bank Cenmtury). Nah, BLBI ini menjadi sumber kehancuran ekonomi yang susah diobati sampai saat ini. Jika ada “Dajjal Ekonomi” yang sukses besar merusak kehidupan rakyat Indonesia, itulah IMF.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;Sebagai supervisor IMF, Sri Mulyani sangat tahu tentang penerapan butir-butir LOI, dalam rangka melucuti kedaulatan ekonomi Indonesia, memperbesar praktik penjajahan asing, serta memupus harapan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;Sri sangat tahu itu, sebab dia menjadi supervisor Asia-Pasifik. Dan dia digaji oleh IMF untuk mengawasi praktik penjarahan ekonomi di negaranya sendiri. (Luar biasa, rasanya muntah kalau membayangkan rizki yang diterima Sri Mulyani dari gaji-gaji yang dia peroleh di IMF itu. Na’udzubillah wa na’udzubillah, ya Allah lindungi kami dan anak keturunan kami dari menerima rizki kotor dari tangan para penjajah keji. Amin Allahumma amin).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span lang="pt-br"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;Ketika Sri Mulyani menjadi Menkeu di era SBY, dia sangat kejam dalam menerapkan kebijakan pemotongan subsidi BBM, sehingga hal itu menjadi hempasan keras yang memiskinkan rakyat ke sekian kalinya. Di mata Sri Mulyani, nilai rakyat Indonesia hanyalah sekedar ANGKA belaka. Termasuk kebijakan memotong subsidi untuk perguruan tinggi, memperbesar kewajiban pajak, memberikan segala rupa keistimewaan perlakuan kepada para investor asing, dll. Bahkan yang paling kacau adalah kebijakan BLT (Bantuan Langsung Tunai). Ternyata bantuan ini sumbernya dari dana hutang Bank Dunia. Allahu Akbar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span lang="pt-br"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;Setelah satu periode Kabinet SBY berakhir pada 2009 lalu, ternyata diperoleh data baru posisi keuangan negara. Hutang luar negeri Pemerintah naik dari posisi sekitar Rp. 1300 triliun menjadi sekitar Rp. 1700 triliun; ada kenaikan hutang selama 5 tahun Kabinet SBY sebesar Rp. 400 triliun. Dan kini kabarnya naik lagi lebih tinggi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span lang="pt-br"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;“Prestasi” lain dari Sri Mulyani yang layak dicatat ialah besarnya kepemilikan SUN (Surat Utang Negara) di tangan asing. Dalam setahun, katanya negara harus mengeluarkan dana sekiatar Rp. 60 triliun untuk membayar bunga kepada para pemegang SUN itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span lang="pt-br"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;Dan lain-lain.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;Jadi, adalah sangat dusta kalau kita lalu memuji-muji Sri Mulyani. Tokoh ini bahkan sudah pantas disebut sebagai PENGKHIANAT NEGARA, bersama Si Boed dan kawan-kawan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;Mereka ini andilnya sangat besar dalam menyengsarakan kehidupan rakyat Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;Dari sisi pintar, mahir bahasa inggris, penampilan modis, tegas bicara, tahan mental, bergaji tinggi, berwawasan global, dll. ya okelah kita akui, Sri Mulyani orangnya. Tapi dari sisi moralitas dan kontribusinya bagi kebaikan hidup rakyat Indonesia, reputasi Sri Mulyani sangat mengerikan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;Tidak berlebihan kalau saya menasehatkan kepada kaum Muslimin: “Jika Anda mendengar nama Sri Mulyani diucapkan, atau Anda melihat gambar dia di TV atau koran, ucapkan ‘audzubillah minas syaithanir rajiim‘.” Tokoh satu itu bukan lagi masuk alam manusia, tapi sudah selainnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;Kini Sri Mulyani siap disambut dengan kalungan bunga, di kantor Bank Dunia sana. Tapi yakinlah, semua itu hanya basa-basi saja. Alam semesta, langit-bumi, beserta benda-benda langit yang demikian banyak, beserta hewan-hewan di daratan dan lautan, mereka mengutuk orang-orang zhalim yang menyengsarakan kehidupan jutaan kaum Muslimin, sehingga mereka hidup menderita lahir-bathin, dunia Akhirat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;Alhamdulillahi Rabbil ‘alamiin.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;AMW.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107496081548658122-2538806069017661366?l=aqnusfebriyant.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/feeds/2538806069017661366/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2010/05/melepas-kepergian-sri-mulyani.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/2538806069017661366'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/2538806069017661366'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2010/05/melepas-kepergian-sri-mulyani.html' title='Melepas Kepergian Sri Mulyani'/><author><name>ibonk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01910059447610510627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/SnsCJvIt39I/AAAAAAAAAas/Cccry-7MF4o/S220/profile.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107496081548658122.post-2911291633683559544</id><published>2010-05-25T08:05:00.000-07:00</published><updated>2010-05-26T03:12:49.861-07:00</updated><title type='text'>Din Tutup 3 Akun Facebook Gara-gara Kontes Gambar Nabi Muhammad</title><content type='html'>Jakarta - Usaha-usaha untuk memprovokasi umat Islam seperti halnya melalui kontes menggambar Nabi Muhammad di Facebook akan terus terjadi. Oleh sebab itu, umat Islam diimbau untuk tidak  bersikap reaksioner, karena tidak akan menyelesaikan masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya kira itu orang gila yang sengaja memprovokasi umat Islam dan itu akan terus menerus  terjadi. Maka umat Islam nggak usahlah bersikap reaksioner apalagi melampaui batas," kata  Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu disampaikan dia usai bertemu dengan Wakil Presiden Boediono untuk menyampaikan undangan menutup Muktamar Satu Abad Muhammadiyah 3-8 Juli 2010 mendatang di Kantor  Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (25/5/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imbauan Din itu untuk menanggapi adanya kontes 'Everybody Draw Mohammed Day' di situs  pertemanan Facebook yang panen protes beberapa waktu lalu. Permasalahan tersebut kini sudah sedikit mereda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hal-hal kayak begitu akan terus terjadi, sengaja untuk membangkit-bangkitkan emosi umat Islam. Umat Islam tidak usah bereaksi berlebihan. Protes juga mereka akan ketawa-ketawa saja  mereka nanti," lanjut Din.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Din, cara terbaik dalam menanggapi kontes menggambar Nabi Muhammad itu adalah dengan menutup akun Facebook masing-masing bila mempunyai. Din mengaku telah menutup tiga akun Facebook-nya sejak publikasi lomba itu mencuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Karena itu di Facebook, ya, berhenti saja punya Facebook. Saya kebetulan punya 3 akun langsung saja saya tutup," jelas Din.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menutup akun Facebook, pengelola situs tersebut akan menderita kerugian, sehingga berpikir untuk tidak memuat konten-konten berbau SARA lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau itu lewat sarana seperti Facebook, ya, nggak usah berlangganan. Biar Facebook-nya rugi. Karena begitu saya tutup Facebook mengundang terus itu kapan bisa kembali," tutup Din sambil tertawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(irw/Rez)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://us.detiknews.com/read/2010/05/25/195431/1364061/10/din-tutup-3-akun-facebook-gara-gara-kontes-gambar-nabi-muhammad?881103605"&gt;Source&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107496081548658122-2911291633683559544?l=aqnusfebriyant.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/feeds/2911291633683559544/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2010/05/din-tutup-3-akun-facebook-gara-gara.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/2911291633683559544'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/2911291633683559544'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2010/05/din-tutup-3-akun-facebook-gara-gara.html' title='Din Tutup 3 Akun Facebook Gara-gara Kontes Gambar Nabi Muhammad'/><author><name>ibonk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01910059447610510627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/SnsCJvIt39I/AAAAAAAAAas/Cccry-7MF4o/S220/profile.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107496081548658122.post-4471392566920879796</id><published>2010-05-18T03:38:00.000-07:00</published><updated>2010-05-18T03:50:31.994-07:00</updated><title type='text'>Dunia Di Mataku Photoblog Reborn</title><content type='html'>&lt;blockquote style="font-style: italic;"&gt;Visit my new format photoblog "&lt;a href="http://duniadimataku.blogspot.com/"&gt;Dunia di Mataku&lt;/a&gt;". In this photoblog you can see my photo collection and download any photo in high-resolution. For more photos you can also visit my portfolio at &lt;a href="http://www.dreamstime.com/resp2213899-free-images"&gt;dreamstime&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Silahkan mengunjungi photoblog saya dengan format baru "&lt;a href="http://duniadimataku.blogspot.com/"&gt;Dunia di Mataku&lt;/a&gt;". Di photoblog ini anda dapat menikmati koleksi foto saya dan dapat mengunduh foto apa saja dengan resolusi tinggi. Untuk melihat foto-foto saya yang lain yang lebih komplit, anda dapat mengunjungi portofolio saya di &lt;a href="http://www.dreamstime.com/resp2213899-free-images"&gt;dreamstime&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://duniadimataku.blogspot.com/"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/S_JvTEuhUtI/AAAAAAAAAeY/cSYo55NqJhY/s640/photoblog.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5472558870685635282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107496081548658122-4471392566920879796?l=aqnusfebriyant.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/feeds/4471392566920879796/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2010/05/dunia-di-mataku-photoblog-reborn.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/4471392566920879796'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/4471392566920879796'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2010/05/dunia-di-mataku-photoblog-reborn.html' title='Dunia Di Mataku Photoblog Reborn'/><author><name>ibonk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01910059447610510627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/SnsCJvIt39I/AAAAAAAAAas/Cccry-7MF4o/S220/profile.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/S_JvTEuhUtI/AAAAAAAAAeY/cSYo55NqJhY/s72-c/photoblog.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107496081548658122.post-8282044248929678978</id><published>2010-05-17T06:16:00.001-07:00</published><updated>2010-05-18T03:38:11.097-07:00</updated><title type='text'>Ternyata Musik Klasik Tak Berpengaruh Pada Kecerdasan Otak</title><content type='html'>&lt;!-- Converted from text/rtf format --&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;JERMAN (Berita SuaraMedia) - Berdasarkan riset terbaru, tidak ada bukti yang cukup untuk mendukung apa yang disebut "efek Mozart", yang menghubungkan musik klasik Mozart dengan kemampuan kognitif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diberitakan oleh HealthDay News, suatu penelitian telah memperdebatkan sekaligus mematahkan hasil riset terdahulu yang memperlihatkan hubungan antara mendengarkan musik Mozart dan peningkatan kemampuan otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil studi pada 1993 yang diterbitkan di jurnal Nature menunjukkan bahwa mendengarkan musik Mozart akan meningkatkan kemampuan kognitif. Alhasil, riset ini lalu memicu para orangtua untuk memperkenalkan bayi dan anak kecilnya pada musik klasik, serta pengusaha berlomba menjualnya ke berbagai sekolah, pusat perawatan siang hari dan orangtua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, hasil kajian terbaru para ilmuwan Austria tidak menemukan bukti signifikan kalau mendengarkan musik Mozart memberi pengaruh pada kemampuan kognitif seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam studi paling mutakhir itu, para peneliti di University of Vienna mengkaji lebih dari 40 studi dan penelitian yang tak disiarkan yang meliputi lebih dari 3.000 subyek. Kesimpulan mereka adalah &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.suaramedia.com/artikel/14-kumpulan-artikel/8724-hukum-musik-dan-nyanyian-dalam-al-quran-dan-sunnah.html"&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;tidak ada riset yang mendukung pendapat bahwa musik Mozart meningkatkan kemampuan otak anak&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"&gt;Secara khusus, temuan itu membantah mitos mengenai dampak peningkatan kemampuan otak di antara pendengar musik Mozart.  Para peneliti melaporkan bahwa mereka tak dapat mengonfirmasi dampak menguntungkan dari mendengarkan musik Mozart.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya menyarankan mendengarkan musik Mozart kepada setiap orang, tetapi ini tak memenuhi harapan akan peningkatan kemampuan kognitif," kata penulis studi itu, Jakob Pietschnig, ahli ilmu jiwa di University of Vienna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim peneliti dari Universitas Vienna meneliti ulang 3 ribu kasus dari 40 studi internasional yang menyimpulan tidak ada bukti efek dari Mozart.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="pt-br"&gt;“Siapapun yang mendengarkan musik baik Mozart, Bach tidak lebih baik dari grup yang tidak. Tetapi kami mengetahui bahwa orang akan memiliki performa yang baik jika mereka memperoleh stimulus,” ujar peneliti utama Jakob Pietsching.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="pt-br"&gt;Riset tidak mengatakan musik tidak berdampak pada pengembangan otak, namun pendengar pasif tidak memiliki keuntungan yang masuk di akal seperti yang diperkirakan sebelumnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="pt-br"&gt;Sementara studi lainnya menyarankan bahwa proses kreatif, analitis dan aktivitas fisik terlibat dalam pembelajaran yang mampu mempengaruhi fungsi kognitif dan otak.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="pt-br"&gt;Satu studi longitudinal menemukan bahwa anak-anak yang menerima rangsangan musik tidak selalu akan memiliki kemampuan bermusik, juga kemampuan lain termasuk tata bahasa atau logika matematika.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;Studi tersebut memeriksa rangsangan dan pelatihan musik dan analisis terbaru memberikan kesimpulan bahwa tidak ada keuntungan kognitif yang ditawarkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;Anda selalu memperdengarkan musik klasik untuk bayi anda atau calon bayi anda agar mereka memiliki kemampuan kognitif yang hebat?  Pikirkan lagi!  Sebab berdasarkan penelitian terbaru yang dilakukan oleh ilmuwan Austria, mereka tidak menemukan adanya pengaruh yang signifikan musik klasik Mozart dengan kemampuan kognitif bayi. (fn/km/inl/bt) &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.suaramedia.com/"&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color:#0000ff;"&gt;www.suaramedia.com&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107496081548658122-8282044248929678978?l=aqnusfebriyant.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/feeds/8282044248929678978/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2010/05/ternyata-musik-klasik-tak-berpengaruh.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/8282044248929678978'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/8282044248929678978'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2010/05/ternyata-musik-klasik-tak-berpengaruh.html' title='Ternyata Musik Klasik Tak Berpengaruh Pada Kecerdasan Otak'/><author><name>ibonk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01910059447610510627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/SnsCJvIt39I/AAAAAAAAAas/Cccry-7MF4o/S220/profile.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107496081548658122.post-2600363321019653133</id><published>2010-04-29T10:18:00.000-07:00</published><updated>2010-04-29T14:05:28.366-07:00</updated><title type='text'>Insyaflah Wahai Manusia: Lagi-Lagi Tentang Pergaulan (Seks) Bebas</title><content type='html'>&lt;!-- Converted from text/rtf format --&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Source:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://abisyakir.wordpress.com/"&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;http://abisyakir.wordpress.com/&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;Special: “Semerbak Godaan SEKS”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;Dari situs eramuslim.com saya membaca artikel tentang jejering facebook yang sering dimanfaatkan untuk tujuan-tujuan negatif. Misalnya, untuk curhat hal-hal yang bersifat terlalu pribadi, melontarkan godaan seks, berpesta kata-kata ngeres, menjaring calon korban eksploitasi seks, dan lain-lain. Ketika membaca artikel itu saya segera teringat sebuah ide tulisan yang telah lama ingin ditulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah, kita mulai saja. Sebelum tulisan ini berlanjut, mohon para pembaca untuk berbesar hati sejenak membaca kalimat-kalimat sensual di bawah ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;Kalimat seperti ini banyak beredar di tengah-tengah anak muda dewasa ini. Ia sering dipakai oleh para penulis porno yang untuk membangun imajinasi kotor. Setidaknya, kalimat-kalimat seperti itu sangat kental nuansa imajinasi seksualnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;Sebagian ide kaliamat ini, saya mengambil dari artikel di eramuslim.com, sebagian lain saya buat sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;Sekali lagi, mohon berbesar hati dulu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa orang gadis muda metropolis menulis dalam halaman facebook-nya:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(105, 105, 105);font-family:Verdana;" &gt;“Oh sayang, malam ini hujan deras. Terasa sangat dingin. Aku sendiri di tempat tidur. Andaikan ada kekasihku yang tampan di sisiku, malam ini tentu akan terasa sangat hangat. Ooohhh…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sayang, andaikan kamu datang ke apertemenku. Aku lagi sendiri. Aku kesepian. Kalau ada kamu di ruang tamuku, aku akan melakukan aksi terbaikku.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;span style="color: rgb(105, 105, 105);font-family:Verdana;" &gt;Aku kan mandi air hangat sebersih mungkin. Lalu keluar kamar mandi untuk menjumpaimu, hanya memakai handuk putih. Di hadapanmu, aku akan pura-pura melakukan sesuatu, agar handukku jatuh ke lantai. Lalu terjadilah yang terjadi… Kita larut dalam desahan-desahan nafas.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau di kamar kost, aku sering sengaja tidak memakai daleman, bawah dan atas. Ya, selain karena kamarku panas, aku kegerahan. Tapi ada maksud lain juga. Siapa tahu, ada cowok cakep masuk kamar? Kalau ada cowok itu, ya sudah tinggap siap pakai. Tidak usah prosedur macam-macam.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sayangku, sekali aku melakukan hal itu denganmu, aku ingin lagi. Sungguh enak, terasa nikmat. Rasanya, semua duka dan sedihku hilang. Apalagi engkau laki-laki yang gagah, permainanmu sungguh menakjubkan. Kapan lagi sayang kita bermain-main lagi?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;span style="color: rgb(105, 105, 105);font-family:Verdana;" &gt;Aku merindukanmu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pagi ini aku bangun dalam keadaan tidak memakai apa-apa. Aku tidur, hanya ditutupi selimut. Tadi malam Arjunaku datang dan meminta kenikmatan. Ya sudah kami lakukan bersama. Malam yang dingin terasa panas. Aku mendesah terlalu keras. Mungkin tetanggaku terganggu. Tapi mereka juga sering menggangguku. Oh, Arjunaku sungguh hebat. Dia tahu aneka teknik yang aneh-aneh. Aku nurut saja.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;span style="color: rgb(105, 105, 105);font-family:Verdana;" &gt;Ah, biar saja, toh aku senang juga.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;Saudaraku rahimakumullah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon maaf beribu maaf.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;Dengan terpaksa kutulis ratapan-ratapan birahi beberapa wanita muda itu. Meskipun semua ini hanya imajinasi belaka. Mohon jangan berburuk sangka dulu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;Ada maksud baik yang diinginkan dari gambaran tentang ratapan-ratapan birahi di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan yang semula bening, akhirnya hancur karena seks bebas.&lt;br /&gt;Kalau Anda perhatikan, semua ratapan itu diucapkan oleh wanita (atau cewek-cewek). Ratapan birahi di atas sangat besar pengaruhnya bagi orang laki-laki, khususnya anak-anak muda.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;Tetapi sebenarnya, ia tidak terlalu berpengaruh kuat bagi orang wanita. Stimulus seksual bagi laki-laki dan wanita BERBEDA. Kegairahan seksual laki-laki sangat dipengaruhi oleh pandangan mata, pendengaran telinga, dan IMAJINASI-nya. Anda harus ingat, orang laki-laki itu lebih kuat rasionya daripada perasaannya. Maka kalau ada ratapan-ratapan birahi itu, pasti akan segera memunculkan imajinasi bermacam-macam. Dengan catatan, laki-laki itu normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita baca ratapan-ratapan birahi itu, kesimpulan yang paling mudah muncul dalam benak kita adalah: “Wah, indah sekali ya dunia birahi dengan wanita-wanita itu. Ternyata, kehidupan seks mereka sangat meriah, bergairah, dan bergelora. Oh, sungguh indahnya hidup di tengah mereka. Sehari-hari bisa berpesta seks sesuka hati, sebebas-bebasnya. Itulah dunia yang didambakan anak muda.” Ya begitulah kira-kira kesan paling sederhana dan rasional yang bisa kita tangkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ingat, semua pesta seks dan segala keindahan yang diklaim itu, ia dilakukan di atas perbuatan dosa. Semua itu dilakukan secara ilegal alias ZINA. Pertanyaannya, apakah para pelaku zina itu bisa merasakan kenikmatan seks? Apakah mereka bisa melakukan kegiatan-kegiatan seks yang benar-benar berkesan, memuaskan, dan penuh nikmat? Apakah dalam hidupnya mereka bisa mendapati kenikmatan seks yang ideal?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, demi Allah Ta’ala, para tukang zina itu sama sekali tidak akan mendapati kenikmatan seks yang ideal seperti yang didampakan setiap orang, baik laki-laki maupun wanita. Jauh, jauh, sangat jauh sekali. Segala kemegahan suasana seks yang mereka gambarkan, semua itu hanyalah IMITASI, hanyalah OBSESI mereka yang tidak pernah terpuaskan, sampai kapanpun juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buktinya apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, ketahuilah, semoga Allah Ta’ala menolongmu untuk mencintai-Nya dan tulus berbakti kepada-Nya. Amin. Dunia seks itu sama dengan dunia kerja, dunia belajar, dunia karya, dunia pengabdian, dan sebagainya. Anda pasti sangat kenal ungkapan ini, “Segala sesuatu ada seninya!” Nah, dalam dunia seks juga ada SENI-nya. Malah, tingkatan seni yang dibutuhkan untuk mendapatkan nikmat seks yang sempurna, sangat rumit. Ia sangat jauh dari gambaran yang dibuat oleh tukang-tukang pengetik novel cabul. Sama sekali jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa buktinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berikan bukti kepada Anda dengan sejelas-jelasnya. Ketahuilah saudaraku, aku menikah baik-baik dengan isteriku ketika usiaku masih muda, sekitar 21 tahun. Anda tahu, di usia 20-an tahun itu tentu stamina seseorang masih kuat dan tangguh. Apalagi, aku sendiri sejak kecil tidak pernah merokok dan ketika remaja suka olah-raga. Lalu apa yang kudapati dalam kehidupan seksual ini? Sungguh, aku baru memahami seni hubungan seksual yang baik dengan isteri, setelah masa pernikahan berjalan 3 tahunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda catat dengan baik: TIGA TAHUNAN, fren! Padahal tentu selama 3 tahun itu tidak terhitung berapa kali hubungan seksual dilakukan. Masya Allah, urusan seks itu ada seninya. Dan Anda akan belajar menemukan seni hubungan itu seiring perjalanan rumah-tangga Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu lihatlah anak-anak muda bodoh, baik gadis-gadis ABG yang hina, maupun pemuda-pemuda konyol yang otaknya dipenuhi obsesi-obsesi cabul!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;Mereka memasuki dunia seks terburu-buru, tergesa-gesa, main tembak, main sikat saja. Mereka melakukan pesta seks seperti hewan; mereka tidak memiliki suatu seni apapun, selain slogan konyol, “Kalau tidak menembak, aku akan tertembak.” Ya Allah ya Karim, betapa bodohnya anak-anak itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sangat terkesan dengan sebuah ayat dalam Surat Al Hasyr: “Wa laa takunu kalladzina nasullah fa ansahum anfusahum, ulaika humul fasiquun” (janganlah kamu seperti orang-orang yang melupakan Allah, lalu Allah pun membuat mereka lupa terhadap diri mereka sendiri, mereka itulah orang-orang yang fasiq).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat ini sangat benar. Anak-anak muda bodoh dan dungu itu, mereka enggan beribadah, melupakan Shalat, tidak mau membaca Al Qur’an. Dzikir yang mereka ucap setiap hari isinya hanya: anjing, sinting, goblok, coitus, Mr. P, Miss V, kamasutra, video bokep, perek, sakaw, sabu-sabu, baphomet, satan, dll. Amat sangat mengerikan. Mereka melupakan Allah, maka Allah pun membuat mereka lupa terhadap dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urusan seks itu sangat halus. Tidak sekasar yang digambarkan dalam film-film porno, video mesum, dalam novel cabul, dan sebagainya. Sama sekali tidak! Urusan seksual itu sangat lembut. Jika seseorang ingin mendapat sensasi rasa yang maksimal, dia harus memiliki SENI-nya. Sedangkan seni seksual itu membutuhkan masa berlatih yang panjang, disamping kesetiaan, kepasrahan hati kepada pasangan (suami/isteri), jaminan pengakuan sosial, serta situasi kondusif untuk melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;Apa yang ditulis dalam ratapan-ratapan birahi di atas, dalam novel-novel cabul, dalam canda-candaan cabul, dalam artikel-artikel cabul (seperti di Pos Kota), semua itu OMONG KOSONG belaka. Kalau orang-orang yang meratap itu merasa bahagia, pasti dia tidak akan meratap. Justru karena mereka gagal, mereka merasa dirinya kotor dan jijik, mereka merasa sudah putus-asa untuk mendapatkan kenikmatan seks hakiki, maka keluarlah ratapan-ratapan yang mengerikan itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;Semakin kencang ratapan mereka, semakin kuat bukti keputus-asaan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi Allah, tidak akan mungkin mereka mendapati kenikmatan seks ideal dengan cara-cara yang ilegal. Semakin bertambah jumlah perzinahan mereka, semakin sakit dirinya, semakin menderita hidupnya. Semakin dalam mereka terjun ke dunia seks bebas, semakin hancur urusan seks-nya. Hanya waktu yang akan membuktikan, bahwa suatu saat mereka akan mati binasa sebagai sampah tak berguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini kenyataan dan sudah banyak faktanya. Anak-anak muda yang saat ini sangat mendewa-dewakan seks bebas, sangat terobsesi dengan segala bentuk seks ala binatang, sangat provokatif dalam mengangkat isu-isu seks.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;Mereka itu pada dasarnya sedang diberi TOLERANSI oleh Allah Ta’ala. Mereka dipersilahkan menghabiskan masa mudanya, kekuatan tubuhnya, untuk bersenang-senang sesuka hatinya. Batas yang diberikan kepada mereka hanya sampai usia 30 tahun saja. Silakan selama itu mereka berpesta, bersuka ria sesuka hati. Sesudah usia menginjak 30 tahun, bahkan bisa lebih rendah dari 30 tahun, hidup mereka akan dibakar perlahan-lahan. Itulah balasan atas segala kesombongan dan sikap sok jago mereka. Demi Allah, mereka tidak memiliki masa depan sama sekali. Kecuali kalau mereka segera sadar, lalu segera taubat sebelum masa-masa sanksi Allah tiba.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;Di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan sebagainya banyak eksekutif-eksekutif muda yang maniak seks. Tingkahnya sama seperti anak-anak ABG dungu itu. Mereka juga memuja-muja seks, memuja-muja syahwat dan libido. Kalau di Jakarta, inspirator mereka adalah seorang laki-laki terlaknat, Moamar Emka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang ini sama saja, sama bodohnya, sama dungunya. Hanya bedanya, mereka punya uang lebih banyak, memiliki fasilitas lebih keren, lebih keji seleranya, dan tentu saja lebih munafik. Sebab mereka seperti binatang amfibi, hidup di dua alam. Di satu alam, mereka memuja seks bebas; di alam lain, di dunia formal, mereka fasih mengucapkan, “Alhamdulillah, insya Allah, subhanallah, masya Allah, Allah SWT, dan sebagainya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;Satu kata saja, buat para eksekutif muda maniak seks itu. Petualangan seks Anda tidak akan menyakiti, selain diri Anda sendiri dan orang-orang sejenis Anda. Semakin banyak reputasi Anda di dunia kelam, semakin hebat “tombak sanksi” yang menancap di dada Anda. Semakin jauh Anda teruskan petualangan binatang Anda, maka Anda akan mendapati hukuman dari sisi Allah yang semakin sengit dan pedih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;Kemudian ada lagi, tingkah laki-laki dewasa yang senang selingkuh. Usia sudah paroh baya, punya isteri, anak-anak semakin besar, tetapi suka selingkuh. Bukan hanya selingkuh, mereka juga suka “makan daun muda” di kedai-kedai pelacuran.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;Katanya, komunitas “Om-Om” ini memiliki seni bermain cinta yang hebat. Maklum, dia sudah punya isteri, banyak berlatih dengan isteri legalnya di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi apalah artinya seks yang dia lakukan?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;Dia menumpahkan cairan spermanya di atas kemaluan yang tidak sah untuk disentuh. Jangankan disentuh, didekati saja tidak boleh, sebelum legal menjadi isterinya. Apa artinya dia mendapatkan kepuasan di atas kehormatan yang haram? Ini hanya omong kosong. Mungkin, laki-laki bejat dan terkutuk seperti itu bisa merasakan kenikmatan seks tertentu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;" &gt;Tetapi nikmat itu tidak legal alias haram. Di hati kecilnya pasti ada penolakan terhadap aktivitas seks ilegal itu. Itu pasti. Nurani manusia tidak bisa dibohongi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seorang laki-laki terkutuk, tukang selingkuh, sedang ngangkangi tubuh wanita yang tidak halal baginya, seharusnya dia segera bertanya pada dirinya sendiri: “Bagaimana kalau anak perempuanku dikangkangi laki-laki haram seperti ini? Bagaimana kalau isteriku sendiri dikangkangi laki-laki haram seperti ini? Bagaimana kalau adik-adik perempuanku dikangkangi laki-laki haram seperti ini?” Dengan bertanya seperti itu, semoga muncul kesadaran dari diri laki-laki bejat itu untuk bertaubat kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dia malah mengatakan, “Gue tak peduli, apapun yang terjadi pada anak perempuan gue, isteri gue, adik-adik gue. Biar saja, mereka melakukan zina seperti gue juga. Ya, kita sama-sama bejatnye.” Kalau dia sudah seperti itu, maka jelas dirinya adalah syaitan terkutuk. Orang seperti itu perlu didoakan agar segera celaka secelaka-celakanya, mampus semampus-mampusnya, hancur sehancur-hancurnya. Dan biasanya, ketika kebobrokan moral itu sudah memuncak seperti syaitan, pertanda hukuman akhir Allah segera tiba. Walhamdulillahi Rabbil ‘alamiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin jauh seorang pemuda atau pemudi melangkah menyusuri dunia seks bebas, semakin perih siksaan hidup yang akan menimpa dirinya. Bahkan suatu ketika, Allah akan mencabut nikmat seks itu sama sekali. Bahkan suatu saat, Allah akan menyingkap kehormatannya, sehingga dia mati dalam keadaan tercampakkan. Na’udzubillah wa na’udzubillah min dzalik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah saudaraku, segala sesuatu ada seni-nya. Kunci seni seksual adalah PRIVACY. Semakin tertutup urusan seks Anda, tentu saja seks yang legal, itu semakin baik. Semakin terbuka seks Anda, apalagi sampai menerjuni seks bebas, maka Anda tidak akan mendapatkan seni seks sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga tulisan ini ada manfaatnya, bagiku, bagi keluargaku, bagi pembaca semua, serta kaum Muslimin. Semoga Allah menyelamatkan kita dan keturunan kita dari fitnah seks bebas, kemudian Dia memberikan kepada kita sebaik-baik kenikmatan dalam urusan seks. Amin Allahumma amin. Wa shallallah ‘ala Rasulillah Muhammad wa ‘ala alihi wa ashabihi ajma’in.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Walhamdulillahi Rabbil ‘alamiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AMW.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107496081548658122-2600363321019653133?l=aqnusfebriyant.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/feeds/2600363321019653133/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2010/04/insyaflah-wahai-manusia-lagi-lagi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/2600363321019653133'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/2600363321019653133'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2010/04/insyaflah-wahai-manusia-lagi-lagi.html' title='Insyaflah Wahai Manusia: Lagi-Lagi Tentang Pergaulan (Seks) Bebas'/><author><name>ibonk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01910059447610510627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/SnsCJvIt39I/AAAAAAAAAas/Cccry-7MF4o/S220/profile.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107496081548658122.post-1837021061809596200</id><published>2010-04-20T05:09:00.001-07:00</published><updated>2010-04-29T14:06:31.496-07:00</updated><title type='text'>Melawan Hegemoni ITB</title><content type='html'>&lt;!-- Converted from text/rtf format --&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Inti tulisan ini adalah mengajak semua anak bangsa untuk terus berprestasi tanpa batasan kampus ataupun&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Negara&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; mel&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;a&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;inkan dunia... saya tambahkan, mari berprestasi dunia dan akhirat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Jangan hanya mengukur kesuksesan dari keberhasilan materi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;, tapi juga keberhasilan moral, insya Allah kebahagiaan dunia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;span style="font-family:Arial;"&gt;dan akhirat akan didapat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;From:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://www.its.ac.id/berita.php?nomer=6781"&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;http://www.its&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;ac.id/berita&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;php?nomer&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;=&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;678&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;1&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:180%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Trebuchet MS;" &gt;Melawan Hegemoni ITB&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;12 April 2010 16:49:01 &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Trebuchet MS;" &gt;M&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;span style=""&gt;alam itu, saya pergi berselancar bersama Eyang Google. Mata saya terbelalak melihat kata-kata berbunyi ”Melawan Hegemoni ITB” tercecer di milist alumni ITB. Padahal niat awal hanya mencari kabar tentang Dies Emas ITB setahun lalu (nama ITB resmi dipakai 2 Maret 1959).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="de" &gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="de" &gt; &lt;span style=""&gt;Karena penasaran, saya malah menelusuri perdebatan ini, tanpa suatu tendensi apapun. Sampai pertanyaan, siapa kampus teknik terbaik di Indonesia? Kakaknya atau adiknya? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="de" &gt;     &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;Kampus ITS, ITS Online&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;span style=""&gt; - Soal SNMPTN baru saja dibagikan. Mata Andi melirik Tono.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="pt-br" &gt; &lt;span style=""&gt;“No…Pilih apa nih, B atau S?”. “B aja. B itu pasti Bahagia”. “Kalau S?”. “S itu Sengsara Ndi. ” sekejap gigi Tono berderet tampil di bawah bibirnya yang mengembang. Sementara alis Andi mengerut keheranan. Cita-cita keduanya memang jadi insinyur. Setahu mereka, hanya ada dua sekolah yang secara jantan bisa memberi mimpi itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="de" &gt; &lt;span style=""&gt;Tidak sedikit anak seperti Andi yang selalu bingung memilih kampus tambatan hatinya. Akhirnya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span lang="de"&gt; &lt;span style=""&gt;image&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="de" &gt;&lt;span style=""&gt;-lah yang menuntun mereka menempatkan B dulu baru S. Benar salah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, hampir tiap kampus memiliki jurusan teknik, kecuali Akademi Kebidanan. Tapi kalau bicara masalah dedengkotnya teknik, hanya ada dua: ITB dan ITS. Nama besar keduanya jadi rebutan anak-anak SMA sederajat. ITB terkenal dengan nama harum alumninya, salah satunya Ir Soekarno, sedangkan ITS terkenal dengan industri maritim dan dunia robotikanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang, di mata masyarakat luas, keberadaan ITS masih di bawah bayang-bayang saudara tuanya. Seperti bayang-bayang klub sepak bola Manchester United di atas Manchester City. Wajar saja, sejak SNMPTN masih bernama UMPTN sekitar 20 tahun lalu, nama ITB tak pernah bergeser dari posisi puncak nilai rata-rata terbaik untuk kelompok IPA.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt; &lt;span style=""&gt;ITB tetap paling favorit sedang ITS hanya mampu menggoda siswa SMA sederajat di wilayah Jawa Timur dan sebagian Indonesia Timur. Bahkan di wilayah barat, nama ITS hanya terdengar sayup-sayup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbukti, tiap kali saya pulang kampung ke Depok, Jawa Barat, banyak tetangga yang bilang, “ITS ya, swasta atau negeri&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;i&gt; &lt;span style=""&gt;tuh&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;span style=""&gt;?”. Dalam hati saya membalas,”Swasta dari Hongkong!!!”. “&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;Wah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;span style=""&gt;…hebat kamu ya bisa kuliah di Hongkong.” ternyata ia bisa baca kata hati saya. Lain tetangga, lain pula tusukan teman lama saya yang polosnya luar biasa. ”Kuliah dimana sekarang?” tanyanya. “&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;Ehm&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;span style=""&gt;…jadi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;i&gt; &lt;span style=""&gt;nggak&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt; &lt;span style=""&gt;enak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;i&gt; &lt;span style=""&gt;nih nyebut&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;span style=""&gt;-nya,” gaya saya agak sombong. “ITS&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;i&gt; &lt;span style=""&gt;dong bro&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;span style=""&gt;!” jawab saya bersemangat. “&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;Wah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;span style=""&gt;…ITS,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;i&gt; &lt;span style=""&gt;pinter&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt; &lt;span style=""&gt;juga&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;i&gt; &lt;span style=""&gt;lu bro&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;span style=""&gt;!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="pt-br" &gt; &lt;span style=""&gt;Di Semarang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span lang="pt-br"&gt; &lt;span style=""&gt;nge&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="pt-br" &gt;&lt;span style=""&gt;-kos apa sama saudara?”. Yah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Sekali lagi, tanpa tendensi dan tiap fakta di bawah ini tak bisa digeneralisasi. Saya juga tak mau disebut seperti kata pepatah: istri tetangga lebih cantik dari istri sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt; &lt;span style=""&gt;Oh salah, rumput tetangga maksudnya. Saya hanya pengamat dari perdebatan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;i&gt; &lt;span style=""&gt;everything about&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;span style=""&gt; ITS dan ITB di dunia maya. Saya laporkan di sini dengan kerendahan hati, semoga kita semakin terpacu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;Percaya Diri&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;span style=""&gt;Banyak blog (malah dari anak ITB sendiri) menyimpulkan bahwa sombong adalah sifat yang paling kentara dari anak ITB. Kalau saya menilainya bukan sombong tapi percaya diri. Simpulan lain, anak ITS malah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;i&gt; &lt;span style=""&gt;down&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt; &lt;span style=""&gt;ketika berhadapan dengan nama besar UI, ITB, dan UGM. Pada poin terakhir ini, 80 % saya sepakat. Entah mengapa, aura mereka begitu menyilaukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya punya teman SMA di ITB, ketika sekelas di SMA dulu levelnya sepadan lah dengan saya. Kelas terbang menengah. Artinya rangking selalu melayang, bodoh tidak, pintar apalagi. Tapi ketika terakhir bertemu, wah…berubah! Kepercayaan dirinya menanjak drastis terlihat dari caranya berbicara. Katanya, menyandang gelar “anak ITB” membuatnya percaya diri.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="de" &gt; &lt;span style=""&gt;Padahal dulu, kalau ada tugas presentasi bawaannya izin ke belakang terus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah idiom unik di sebuah blog,”Kalau orang ITB mikirnya negara, kalau orang ITS mikirnya bagaimana mengalahkan ITB,”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt; &lt;span style=""&gt;“Yah…kalau ITS&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;i&gt; &lt;span style=""&gt;mah nggak&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;span style=""&gt; level,” tambahnya. Kalau ITS masih coba melangkahi ITB. Kami (ITB), tulisnya, sudah berpikir bagaimana bersaing dengan Todai, Kyodai, Beijing, Nanyang, NUS, Chulalongkorn dkk. “&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;Lewatin&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;span style=""&gt; dulu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;i&gt; &lt;span style=""&gt;tuh&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt; &lt;span style=""&gt;UI sama UGM!” lanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sama sekali tidak marah. Malah saya bergumam,”Oh iya, kenapa tidak berpikir sejauh itu?”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="de" &gt; &lt;span style=""&gt;Kalau&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span lang="de"&gt; &lt;span style=""&gt;sparring partner&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="de" &gt;&lt;span style=""&gt; kita Tokyo Daigaku bahkan MIT, mungkin kita bisa lari lebih cepat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt; &lt;span style=""&gt;Mudah-mudahan saya sedang tidak bermimpi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lain adalah masalah gaji. Di banyak forum diskusi dunia maya, banyak cerita kalau anak ITS ketika ditanya tentang gaji oleh interviewer, menjawab dengan malu-malu,”Terserah Bapak saja,” . Lantas kemudian dibalas Sang HRD “Di bawah UMR ya?”. Dalam hati saya mencandai, “Oh iya Pak, tidak apa-apa, yang penting bisa makan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;i&gt; &lt;span style=""&gt;Ngomong-ngomong&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt; &lt;span style=""&gt;UMR itu apa Pak?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa posting menyebut bahwa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;i&gt; &lt;span style=""&gt;fresh graduate&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;span style=""&gt; ITB terkenal berani pasang tarif tinggi. Benar atau tidak tak jadi masalah. Bagi saya bukan masalah uangnya, tapi keyakinannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="pt-br" &gt; &lt;span style=""&gt;Seperti beberapa ekspatriat di Indonesia. Berapa persen&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span lang="pt-br"&gt; &lt;span style=""&gt;sih&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="pt-br" &gt; &lt;span style=""&gt;dari mereka yang punya ”kemampuan sebenarnya”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt; &lt;span style=""&gt;Kadang malah hanya menang penampilan, percaya diri, dan bahasa Inggris cas-cis-cus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lulusan bermutu ibarat Mercy SL Class. Dua milyar atau sebanding dengan dua Alphard pun jadi impas untuk mobil dengan spesifikasi seperti itu. Nah, anak ITS bisa kasih harga bersaing seperti anak ITB. Kalau cocok, membayar berapa pun perusahaan mau. Usut punya usut, beberapa survey top university juga melakukan penilaian terhadap “harga jual”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;i&gt; &lt;span style=""&gt;fresh graduate&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;span style=""&gt; dalam menentukan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;i&gt; &lt;span style=""&gt;world rank&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;span style=""&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;Apresiasi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;span style=""&gt;Saya membaca dua tulisan tentang perkembangan robot ITB di&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;i&gt; &lt;span style=""&gt;website&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt; &lt;span style=""&gt;ITB. Sangat apresiatif. Walaupun seumur hidupnya tak pernah mampu mengalahkan PENS-ITS, mereka punya tekad besar dan dukungan besar untuk maju. Namun di beberapa blog, terpuruknya ITB di bidang robotika jadi bulan-bulanan civitasnya. Dari kritik sampai hujatan, lengkap. Maklum, Robot sudah seperti lambang supremasi anak teknik. Salutnya, walau ada beberapa yang tetap tak mau mengakui dengan menunjukkan prestasi ITB di bidang lain, tapi masih lebih banyak yang bilang,”Kita harus belajar dari mereka,”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat saya main ke UI, waktu itu UI bikin baliho besar ucapan selamat atas masuknya UI di peringkat 250 besar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;i&gt; &lt;span style=""&gt;world’s top university&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;span style=""&gt;. Saya hanya membayangkan sambil tersenyum, itu baliho bisa sebesar apa ya kalau UI peringkat satu universitas terbaik sedunia-akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghormatan yang mungkin kurang dari diri kita. Banyak mahasiswa yang mendapat juara “cuma diambil pialanya saja”. Padahal berapa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;i&gt; &lt;span style=""&gt;sih&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt; &lt;span style=""&gt;ongkos bikin spanduk untuk membuat ucapan selamat. Bunyi “Selamat kepada Tono atas Juara&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;i&gt; &lt;span style=""&gt;bla bla bla&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;span style=""&gt;” itu sudah cukup. Si pemilik nama yang dipampang di sudut jalan itu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;i&gt; &lt;span style=""&gt;wes&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt; &lt;span style=""&gt;bangganya minta ampun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurang apresiasi atau memang tak ada yang berprestasi, saya tidak tahu. Saya jadi ingat kawan saya di salah satu organisasi yang sering lomba ke luar negeri.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="pt-br" &gt; &lt;span style=""&gt;Ia mengeluh,”Kalau kita sukses saja, baru dibangga-banggakan. Tapi giliran dimintai bantuan (moril atau materil) pada&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span lang="pt-br"&gt; &lt;span style=""&gt;ngilang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="pt-br" &gt; &lt;span style=""&gt;semua,”. Ya, mahasiswa butuh apresiasi atas tiap ukir prestasi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya satu, saya sering dengar banyak mahasiswa ITS baik yang mewakili organisasi ataupun pribadi, ketika lomba pakai kantong sendiri dengan segala keterbatasannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt; &lt;span style=""&gt;Tapi ketika pulang bawa piala dianggap usaha bersama satu ITS. Istilah kebahasaannya “Totem Pro Parte”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yakin sekali, sebenarnya segmen profil dalam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;i&gt; &lt;span style=""&gt;website&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt; &lt;span style=""&gt;ITS dapat terus di-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;update&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;span style=""&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="de" &gt; &lt;span style=""&gt;Namun terkadang, prestasi tersebut sampai ke meja redaksi hanya dari mulut ke mulut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="de" &gt; &lt;span style=""&gt;Sedangkan sangat tidak mungkin bagi 12 reporter ITS Online untuk menanyakan satu per satu ke jurusan, siapa civitas yang berprestasi minggu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="pt-br" &gt;&lt;span style=""&gt;Masalah jumlah doktor dan profesor juga jadi perdebatan. Kata mereka dalam forum, jumlah doktor pengaruh pada kualitas pengajaran.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="de" &gt; &lt;span style=""&gt;ITB masih menang jauh dari ITS. Dari 1056 dosen, ITB punya 800 doktor. Sedangkan dari data Laporan Rektor ITS, sampai Oktober 2008 (maaf kurang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span lang="de"&gt; &lt;span style=""&gt;update&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="de" &gt;&lt;span style=""&gt;) dosen ITS yang bergelar doktor hanya 200 dari 1125 orang. Belum lagi melihat produktivitas ITB dalam jurnal ilmiah internasional. Kurun Juni 2009, ITB masih peringkat teratas, bahkan di atas LIPI.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="pt-br" &gt; &lt;span style=""&gt;Sedangkan nama ITS belum&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span lang="pt-br"&gt; &lt;span style=""&gt;nongol&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="pt-br" &gt; &lt;span style=""&gt;di lima besar se-Indonesia versi Scopus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tahun lalu, seorang pejabat ITS pernah mengeluh pada media lokal kalau ITS susah menambah doktor dan profesornya karena kurangnya motivasi dan sibuk “&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span lang="pt-br"&gt;&lt;span style=""&gt;ngantor&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="pt-br" &gt;&lt;span style=""&gt;” di luar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="de" &gt; &lt;span style=""&gt;Tapi sekarang (mungkin) beda, ITS sedang produktif menghasilkan profesor baru. Para dosen juga “dipaksa” jadi doktor, kalau tidak bisa dibilang terpaksa karena malu dosen-dosen muda sekarang sudah banyak yang doktor. Sekali lagi, motivasi dan apresiasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr Nieuwenhuis berkata “Suatu bangsa tidak akan maju sebelum ada di antara bangsa itu segolongan guru yang suka berkurban untuk keperluan bangsanya,”. Saya mengartikannya sebagai sosok guru yang tulus mengembangkan ilmu untuk muridnya. Melalui muridnya itulah bangsa ini maju. Walaupun guru itu yang akhirnya menjadi korban dengan kesederhanaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span lang="de"&gt;&lt;span style=""&gt;Pola pikir terbuka&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="de" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="de" &gt;&lt;span style=""&gt;Walaupun (katanya) sombong, alumni ITB secara terbuka ramai mengkritik almamaternya sendiri. Lihat milis dan blog bertema ITB. Terkadang kritiknya pedas, sehingga debat kusir sering terjadi di dunia maya. Uniknya, pemikiran terbuka dan perdebatan itu berjalan konstruktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka juga membahas guyonan Jusuf Kalla saat memberi pidato saat Dies Emas ITB 2009 kemarin. “Kalau negeri ini gagal, maka ITB harus bertanggung jawab,”. Argumen Kalla waktu itu karena ITB menempatkan tujuh alumninya di kabinet SBY-JK. Cukup logis, apalagi dua orang ITB juga pernah meraih kursi RI 1. Hati saya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span lang="de"&gt; &lt;span style=""&gt;nyeletuk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="de" &gt;&lt;span style=""&gt;, untung ITS cuma taruh Pak Nuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Termasuk pola pikir ”Saya harus kerja jadi insinyur, karena saya lulusan ITS!” itu cukup terpatri kuat. Apa memang hukumnya wajib ketika saya lulus nanti saya harus bergaul dengan alat-alat pertukangan? Apa tidak ada pilihan lain? Jujur, terkadang hal ini menghambat pola pikir kreatif. Tapi saya sadar, saya tak boleh mengingkari ”kodrat” sebagai (nantinya) alumni institut teknologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam beberapa blog, civitas ITB begitu bangga dengan pesebaran alumninya. Mereka bernostalgia dengan nama besar Soekarno dan Habibie. Mereka juga bercerita bagaimana apiknya Hatta Radjasa membanting setir dari Kepala BPPT menjadi Ketua Parpol lalu sekarang jadi Ketua Ikatan Alumni ITB. Atau Ahmad Bakrie dan Arifin Panigoro dengan raksasa bernama Bakrie Group dan Medco Group yang mereka rintis dari nol. Mungkin lebih mencengangkan adalah kisah hidup anak desa dari Sulawesi: Ciputra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak jarang alumni ITB yang justru keluar jalur. Seperti bagaimana fasihnya seorang Fadjroel Rahman dan Rizal Ramli beretorika tentang sistem ekonomi negara. Lain hal, tentu para pecinta sastra tak lupa ketika Nirwan Dewanto mengagetkan dunia sastra Indonesia saat ia tampil di kongres kebudayaan 20 tahun silam. Atau bagaimana seorang Purwacaraka pandai menggubah partitur walau latar pendidikannya Teknik Industri.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya pola pikir ini harus sedikit demi sedikit tertanam. Mungkin sudah mulai tampak dalam dunia akdemik dan kemahasiswaan di ITS. Munculnya pelatihan ESQ, mata kuliah Technopreneurship, seminar-seminar softskill, dan semakin banyak mahasiswa yang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span lang="de"&gt; &lt;span style=""&gt;cum laude&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="de" &gt;&lt;span style=""&gt; dan lulus tepat waktu (walau saya tak termasuk di dalamnya) bisa jadi bukti. Geliat kegiatan mahasiswa juga mulai tampak kreatif dan tepat guna. Beberapa tahun terakhir, dari mahasiswa muncul sebuah gerakan dinamisasi untuk mendobrak jauh keluar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span lang="de"&gt; &lt;span style=""&gt;pattern&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="de" &gt; &lt;span style=""&gt;yang kolot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span lang="de"&gt;&lt;span style=""&gt;Alumni&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="de" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="de" &gt;&lt;span style=""&gt;Sadar atau tidak, IKA ITS jadi panutan bagi ikatan alumni lainnya. Bahkan di milis IA ITB, IKA ITS benar-benar disanjung. Bukan sebuah khayalan, ikatan alumni bisa jadi kendaraan politik yang cukup solid dan bernilai. Hal itu yang terjadi pada Joko Kirmanto (Menteri PU) mantan Ketua KAGAMA, Sofyan Djalil (mantan Menkominfo) juga bosnya ILUNI, dan Hatta Radjasa (Menko Ekuin) adalah Ketua IA ITB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alumni ITB tersebut kagum dengan kedewasaan para alumni ITS. Alumni ITS, katanya, tidak ambisius dan saling sikut. Padahal Pak Nuh, saat masih Menkominfo, berpeluang besar jadi ketua. ”Apa ia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span lang="de"&gt; &lt;span style=""&gt;nggak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="de" &gt; &lt;span style=""&gt;mau ikut jejak temannya di kabinet?” katanya. Tapi IKA ITS mampu mendorong agar Pak Nuh fokus pada amanahnya sehingga kursi Ketum jatuh ke Dwi Sutjipto, Dirut Semen Gresik, tanpa “pertumpahan darah”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan isapan jempol. Saya pernah kerja praktek di galangan. Ketika itu banyak alumni ITS (bukan banyak tapi semuanya), saya serasa hidup di rumah sendiri. Pembimbing saya sangat membantu, termasuk memudahkan saya membuat laporan. Kalau bertemu alumni ITS rasanya seperti kawan lama tak bersua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekuatan alumni inilah yang sering terlupa. ITB dan UI terkenal punya jaringan yang menggurita di pemerintahan, BUMN, dan BUMS. Kesolidannya terihat dimana ketika ada alumninya yang promosi jabatan, maka semua alumni serentak mendukung. Mereka juga secara aktif menempatkan alumni terbaiknya di institusi penting itu dan merekrut juniornya untuk turut mewarnai institusi. ”Alumni ITS kelihatannya kalau sukses sendiri-sendiri,” tulis dalam milis itu. Belum lagi tentang loyalitas mereka pada almamater.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alumni ITS? Diam-diam menghanyutkan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="pt-br" &gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="pt-br" &gt; &lt;span style=""&gt;Baru-baru ini terbit buku berjudul Inspire to Succes: Menuju Kemandirian Bangsa Ide 100 tokoh alumni ITS. Entrepreneur, Pejabat BUMN/BUMS, Pemerintahan, Pendidikan, LSM/Organisasi, dan peneliti. Pucuk-pucuk pimpinan dan posisi strategis itu sudah pernah kita pegang. Bahkan tak sedikit, alumni ITS yang keluar jalur dan sukses. Walau tak sepopuler alumni ITB, nyatanya alumni ITS juga tak bisa dipandang remeh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua poin tadi adalah sedikit perbandingan saja. Masing-masing punya karakter dan nilai positif. Agar tak tergelincir, maka belajarlah merunduk seperti padi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="de" &gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="de" &gt; &lt;span style=""&gt;ITB dan ITS memang kampus teknik terbaik, tapi baru di kandang sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="pt-br" &gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="pt-br" &gt; &lt;span style=""&gt;Ketika di Asia apalagi dunia, nama keduanya masih ”di bawah garis kemiskinan”. Bagi saya, lulusan apa pun kita atau bahkan tak pernah mencicipi bangku kuliah sekalipun, akan lebih bernilai ketika kita mampu berkontribusi bagi masyarakat luas di sekitar kita. Dengan cara apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Dik, Kakak beri kamu sebungkus hadiah untuk ulang tahunmu November besok,”.&lt;br /&gt;”Jangan Kak. Beri saja hadiah itu pada Ibu. Dialah yang berjasa sampai kita berumur 50,”&lt;br /&gt;”Sekarang Ibu mana?”&lt;br /&gt;”Itu...” Sang Adik menunjuk gubuk-gubuk reot di balik kemegahan gedung berteknologi tinggi yang dibangun para insinyur cerdas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  lang="en-us" &gt;&lt;span style=""&gt;Bahtiar Rifai Septiansyah&lt;br /&gt;Mahasiswa Teknik Perkapalan    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107496081548658122-1837021061809596200?l=aqnusfebriyant.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/feeds/1837021061809596200/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2010/04/melawan-hegemoni-itb.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/1837021061809596200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/1837021061809596200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2010/04/melawan-hegemoni-itb.html' title='Melawan Hegemoni ITB'/><author><name>ibonk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01910059447610510627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/SnsCJvIt39I/AAAAAAAAAas/Cccry-7MF4o/S220/profile.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107496081548658122.post-4371552140294095336</id><published>2010-04-19T13:01:00.000-07:00</published><updated>2010-04-19T17:14:09.536-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penjajah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kapitalisme'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemerintah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='demokrasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='negara'/><title type='text'>Saat Pemerintah Menjadi Penjajah</title><content type='html'>&lt;!-- Converted from text/rtf format --&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"&gt;Tulisan di bawah ini saya copas dari&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://abisyakir.wordpress.com/"&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;u&gt;&lt;span lang="pt-br"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;http://abisyakir.wordpress.com/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="pt-br"&gt;T&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"&gt;indak-tanduk&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"&gt; satpol PP&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"&gt; menampakkan wajah&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"&gt; asli&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"&gt; pemerintah&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"&gt; sebagai penjajah atas kedaulatan rakyat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p dir="LTR"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="pt-br"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Kedegilan Moral Satpol PP&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="pt-br"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"&gt;Kerusuhan di Tanjung Priok, Koja Jakarta, hanyalah gunung es dari segala kedegilan moral&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="pt-br"&gt; Satpol PP&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"&gt; (atau&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="pt-br"&gt; Tramtib&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"&gt;). &lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"&gt; Mereka ini adalah institusi negara yang terkenal kezhalimannya terhadap rakyat kecil, kaum lemah (mustadh’afin). Ada ribuan kezhaliman yang telah dilakukan Satpol PP di kota-kota di seluruh Indonesia. Mereka terkenal dengan sikap kejam dan bengisnya kepada pedagang kaki lima (PKL), masyarakat penghuni pemukiman kumuh, serta orang-orang marginal yang mencari penghidupan seadanya di tengah kota besar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;Kerusuhan di Koja di kawasan Makam Mbah Priok, hanyalah ledakan dari dua kekuatan yang saling berhadapan: Pertama, kekuatan rakyat yang sudah tak sanggup bersabar atas segala kezhaliman&lt;b&gt; preman berseragam&lt;/b&gt;, yang bernama Satpol PP. Kedua, kekuatan Satpol PP dalam membela kepentingan kapitalisme, kesewenang-wenangan birokrasi, serta&lt;i&gt; colonialism by state&lt;/i&gt; (penjajahan oleh negara).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"&gt; Kerusuhan di Koja memberi arti yang sangat besar, antara lain:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"&gt; Satpol PP DKI Jakarta adalah yang paling brutal di antara seluruh Satpol PP (Tramtib) yang ada di Indonesia. Mereka paling bengis, kejam, dan sewenang-wenang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"&gt; Kerusuhan di Koja membuktikan bahwa rakyat mampu melawan kesewenang-wenangan aparat birokrasi, meskipun mereka tidak dilengkapi senjata. Hal ini mengingatkan kita pada perlawanan “bambu runcing” di era penjajahan dulu. Kekuatan rakyat terbukti mampu menghalau kesewenang-wenangan aparat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"&gt; Satpol PP dalam setiap aksinya selalu beralasan dengan SK yang dikeluarkan oleh Pemda/Pemkot. Mereka katanya beraksi dalam rangka merealisasikan keputusan birokrasi. Ada kalanya mereka beralasan, “Kami sudah memberi peringatan terlebih dulu kepada warga. Kami bertindak berdasarkan keputusan hukum.” Alasan demikian diulang-ulang di berbagai tempat, sehingga ia menjadi&lt;b&gt; MODUS&lt;/b&gt; tersendiri. Dengan dalih menerapkan aturan, mereka berbuat sewenang-wenang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"&gt; Tidak berlebihan jika sebagian orang menyebut Satpol PP (Tramtib) sebagai “tukang pukul” yang dipelihara oleh Pemda/Pemkot. Ini adalah ungkapan yang tidak jauh dari kenyataan. Bahkan sejujurnya, Satpol PP adalah “buldozer”-nya para pengusaha kapitalis dan birokrat yang rendah moral. Mereka tidak ada niat sedikit pun untuk berbuat bijak dan ramah kepada rakyat kecil, tetapi merasa nikmat dengan menganiaya orang lemah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"&gt; Kerusuhan di Koja, semakin menambah daftar panjang kebobrokan berbagai institusi birokrasi. Di bawah kepemimpinan SBY citra kabinet, Bank Indonesia, kepolisian, kejaksaan, kehakiman, perpajakan, dll. rusak berat. Kini ditambah kesewenang-wenangan Satpol PP DKI Jakarta. Luar biasa! SBY seperti tidak mampu sama sekali memimpin pemerintahan menuju&lt;i&gt; clean government&lt;/i&gt; seperti yang dia bangga-banggakan. Politik SBY benar-benar politik&lt;i&gt; lipstick&lt;/i&gt;, hanya tampak luarnya baik, padahal kondisi internal sangat rusak.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;Banyak sudah tangisan masyarakat bercucuran, karena tak kuasa menghadapi kebengisan Satpol PP (Tramtib). Hingga ada seorang bayi yang tewas karena tubuhnya tersiram minyak panas dari gerobak jualan orangtuanya. Minyak itu tertumpah karena kezhaliman manusia berhati setan, yang kerap memakai seragam Tramtib itu. Apa yang terjadi di Koja hanyalah puncak kezhaliman institusi yang sewenang-wenang itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;Ternyata, masyarakat Koja, ketika mampu bersatu dan bangkit, maka Satpol PP pun mampu dihalau, sehingga kesewenang-wenangan mereka mampu dihentikan. Arogansi Satpol PP DKI Jakarta bukanlah segala-galanya. Siapapun yang tangannya berlumuran kezhaliman pasti akan sanggup dikalahkan, jika masyarakat bersatu dan bangkit dalam membela hak-hak mereka yang terzhalimi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;Keberadaan Satpol PP semakin menguatkan kesimpulan, tentang&lt;i&gt; colonialism by state&lt;/i&gt; (penjajahan oleh negara terhadap rakyatnya sendiri). Pada mulanya, negara dibentuk adalah demi melayani masyarakat, melindungi jiwa, harta, dan kehidupan masyarakat; serta membela kepentingan masyarakat dari segala kezhaliman dan kesewenang-wenangan. Tetapi kemudian negara dikangkangi oleh manusia-manusia korup, para elit politik yang tak bermoral. Mereka memakai instrumen negara, terutama instrumen militer, kepolisian, dan penegak hukum; demi kepentingan mereka sendiri. Mereka lupa dengan amanah rakyat di balik pendirian negara itu sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;Negara akhirnya menjadi sebuah INSTRUMEN BESAR yang sama sekali terpisah dari kepentingan masyarakat. Negara tumbuh sebagai kekuasaan yang penuh arogansi, yang menempatkan rakyat sebagai obyek penindasan. Rakyat yang semula memberi mandat kepada negara untuk mengurusi kepentingan mereka, malah menjadi bulan-bulanan arogansi instrumen negara tersebut. Kenyataan inilah yang terjadi di Indonesia, sejak lahirnya tahun 1945, terutama sejak Reformasi 1998. Reformasi menjadi jalan bagi instumen negara untuk menjajah rakyatnya sendiri dengan aturan-aturan yang sangat merugikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;Dalam Islam ada istilah, “&lt;b&gt;Ra’isul qaum khadimuhum&lt;/b&gt;” (pemimpin suatu kaum adalah pelayan kaum itu). Tetapi ketika negara telah menjadi PENJAJAH atas rakyatnya sendiri, alih-alih mau melayani masyarakat, negara justru menjadikan rakyat sebagai sasaran kezhaliman, tanpa kesudahan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"&gt;Kalau Anda tidak percaya, coba tanyakan kepada diri Anda sendiri, “Untuk apa sih sebenarnya negara itu dibentuk? Untuk siapa sih sebenarnya Pemerintahan ditubuhkan? Untuk kepentingan siapa dibentuk kepolisian, kehakiman, kejaksaan, militer, Satpol PP, dll.?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="pt-br"&gt;Secara teori, mereka dibentuk dan dibiayai untuk rakyat. Tetapi secara praktik, mereka adalah instrumen negara untuk menjajah rakyatnya sendiri. Bukan hanya asing yang menjajah rakyat, tetapi juga aparat birokrasinya sendiri. Sangat ironis dan memuakkan. Tetapi itulah kenyataannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="pt-br"&gt;Ummat Islam harus sungguh-sungguh memikirkan hak-hak mereka, memikirkan aset-aset kehidupannya, lalu melindungi semua itu dengan segenap kekuatan yang dimiliki. Dan mari berharap kepada Allah, di suatu masa nanti semua hakikat penjajahan ini akan diakhiri. Persis seperti amanah UUD 1945, “&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="pt-br"&gt;Bahwa sesungguhnya kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-br"&gt;.” Ini adalah wasiat bapak-bapak kita para pendiri bangsa ini, sejak semula.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="pt-br"&gt;Pemda/Pemkot banyak yang telah keluar dari jalurnya, yaitu melayani dan melindungi rakyat. Mereka telah menjadi INSTRUMEN PENJAJAHAN atas rakyatnya sendiri. Dan Satpol PP (Tramtib) kerap kali menjadi buldozer para penjajah itu untuk menzhalimi rakyatnya sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;Ingatlah selalu kerusuhan di Koja. Disana Satpol PP mampu dipukul mundur. Allahu Akbar!!! Allahu Akbar!!! Allahu Akbar!!! Walillahil hamdu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;b&gt;AMW&lt;/b&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p dir="LTR"&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en-us"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107496081548658122-4371552140294095336?l=aqnusfebriyant.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/feeds/4371552140294095336/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2010/04/saat-pemerintah-menjadi-penjajah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/4371552140294095336'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/4371552140294095336'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2010/04/saat-pemerintah-menjadi-penjajah.html' title='Saat Pemerintah Menjadi Penjajah'/><author><name>ibonk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01910059447610510627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/SnsCJvIt39I/AAAAAAAAAas/Cccry-7MF4o/S220/profile.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107496081548658122.post-5521055826452608228</id><published>2010-01-16T18:58:00.000-08:00</published><updated>2010-01-16T19:19:02.467-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indomaret'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='retail'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='waralaba'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bisnis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='usaha'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='alfamart'/><title type='text'>Perkiraan Keuntungan Alfamart/ Indomaret</title><content type='html'>Dengan menggunakan data-data yang saya dapatkan dari Internet, saya membuat tabel simulasi keuntungan Alfamart/ Indomaret untuk membuat perkiraan keuntungan per bulan. Perlu dipahami bahwa angka-angka yang disajikan ini bisa saja berbeda tergantung lokasi. Perlu dipahami pula bahwa tabel ini dibuat dengan asumsi ruko adalah milik sendiri sehingga tidak ada biaya pengeluaran untuk sewa ruko bulanan maupun tahunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan asumsi omset perhari sebesar Rp. 6 juta, bisa diperkirakan bahwa penghasilan bersih perbulannya adalah Rp. 6,825 juta, belum dikurangi pajak penghasilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan asumsi omset perhari sebesar Rp. 10 juta, bisa diperkirakan bahwa penghasilan bersih perbulannya adalah Rp. 24,375 juta, belum dikurangi pajak penghasilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini tabel simulasi nya dengan asumsi omset perhari Rp. 6 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/S1J-zjh98RI/AAAAAAAAAdg/OHOS3HI1Xyo/s1600-h/perkiraan+keuntungan+alfamart.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/S1J-zjh98RI/AAAAAAAAAdg/OHOS3HI1Xyo/s640/perkiraan+keuntungan+alfamart.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5427539925111009554" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Artikel Lain Yang Berhubungan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/09/8-cerita-tentang-indomaret-dan-alfamart.html"&gt;8 Cerita Tentang Indomaret dan Alfamart&lt;/a&gt;&lt;a href="http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2010/01/perkiraan-keuntungan-alfamart-indomaret.html"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/10/tanya-jawab-seputar-alfamart-indomaret.html"&gt;Tanya Jawab Seputar Alfamart - Indomaret&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107496081548658122-5521055826452608228?l=aqnusfebriyant.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/feeds/5521055826452608228/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2010/01/perkiraan-keuntungan-alfamart-indomaret.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/5521055826452608228'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/5521055826452608228'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2010/01/perkiraan-keuntungan-alfamart-indomaret.html' title='Perkiraan Keuntungan Alfamart/ Indomaret'/><author><name>ibonk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01910059447610510627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/SnsCJvIt39I/AAAAAAAAAas/Cccry-7MF4o/S220/profile.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/S1J-zjh98RI/AAAAAAAAAdg/OHOS3HI1Xyo/s72-c/perkiraan+keuntungan+alfamart.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107496081548658122.post-3460674001014516502</id><published>2010-01-13T12:02:00.000-08:00</published><updated>2010-01-13T12:08:33.048-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='century'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KKN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bank'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemerintah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ekonomi'/><title type='text'>CATATAN RIZAL RAMLI: Inilah Sembilan Alibi yang Memuluskan Perampokan</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bagaimana pemahaman anda tentang kasus Bank Century? Apakah anda memahami dimana letak permasalannya? Penjelasan dari Rizal Ramli yang saya ambil dari situs &lt;a href="http://www.rakyatmerdeka.co.id"&gt;Rakyat Merdeka&lt;/a&gt; berikut ini mungkin bisa membantu memahami seluk-beluk kemelut Bank Century.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="konten"&gt;PEMERINTAH dan Bank Indonesia menggunakan alasan bahwa bail out Bank Century harus dilakukan karena memiliki risiko sistemik. Alasan tersebut sekadar alibi untuk memuluskan “perampokan” terhadap Bank Century. &lt;p&gt;Berikut adalah sejumlah fakta yang membangun pandangan ini:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Kesulitan likuiditas perbankan Indonesia pada akhir 2008 bukan disebabkan oleh dampak krisis ekonomi global, tetapi akibat kebijakan pengetatan moneter yang dilakukan Gubernur Bank Indonesia Boediono dan pengetatan fiskal Menteri Keuangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. Bank Century adalah bank yang sangat kecil sehingga penutupan bank tersebut akan berdampak minimum terhadap perbankan Indonesia. Dana pihak ketiga di Bank Century hanya 0,68 persen dari total dana di perbankan, kredit Bank Century hanya 0,42 persen dari total kredit perbankan, aset Bank Century hanya 0,72 persen dari aset perbankan dan pangsa kreditnya hanya 0,42 persen dari total kredit perbankan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;3. Bank-bank pada November 2008 memiliki CAR rata-rata di atas 12 persen. Hanya ada 3 bank kecil yang memiliki CAR dibawah 8 persen yang merupakan batas minimum untuk pemberian bail out sesuai PBI No. 10/26/PBI/2008 tanggal 30 Oktober 2008. Dua diantaranya adalah Bank IFI dan Bank Century. Tetapi yang diselamatkan hanya Bank Century. Padahal Bank Century memiliki CAR hanya 2,35 persen per 30 September 2008, dan CAR negatif 3,5 persen pada saat pelaksanaan bail out. Agar Bank Century dapat menerima dana bail out sebesar Rp 6,7 trilliun, Gubernur bank Indonesia merekayasa dan mengubah Peraturan Bank Indonesia (PBI) pada tanggal 14 November 2008 tentang persyaratan CAR untuk bail out, dengan menurunkannya dari CAR 8 persen menjadi CAR asal positif. Jelas sekali bahwa Bank Century mendapatkan perlakuan khusus padahal Bank Century seharusnya ditutup.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;4. Pada UU 23/2009 tentang Bank Indonesia ada pasal yang menyatakan bahwa bank yang meminta Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek (FPJP) harus menyerahkan agunan yang berkualitas tinggi seperti SBI, SUN, dan aset kredit lancar dalam 12 bulan terakhir. Pasal tersebut sengaja dibuat agar tidak terjadi kesalahan dan kerugian negara yang sangat besar, seperti pada krisis 1998 ketika bank-bank banyak yang menyerahkan aset bodong dan aset tidak berkualitas sebagai agunan untuk mendapatkan kredit BLBI.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;5. Tetapi khusus untuk memuluskan bail out terhadap Bank Century, direkayasa perubahan pada pasal 11 ayat 4 UU BI tersebut melalui Perppu 2/2008 tanggal 13 Oktober 2008 dengan menghapuskan kewajiban agunan yang berkualitas tinggi (SBI, SUN, Kredit lancar) dan menggantinya dengan kalimat ”Bank Indonesia dapat memberikan fasilitas pembiayaan darurat yang pendanaannya menjadi beban Pemerintah” tanpa mewajibkan bank yang di bail out untuk memberikan agunan yang berkualitas tinggi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;6. Jika ada ancaman sistemik, itu artinya dalam bahasa sederhana, para nasabah beramai-ramai mengambil uangnya di bank (rush). Tetapi ketika Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek (FPJP) diberikan kepada Bank Century sebesar Rp 689 miliar antara tanggal 14 dan 18 November 2008, ternyata tidak terjadi rush oleh nasabah biasa. Yang mengambil uang FPJP tersebut ternyata adalah saudara Robert Tantular, dan sejumlah nasabah besar. Demikian juga ketika disetujui pemberian dana talangan berikutnya sebesar Rp 1 triliun, pengambil dana adalah Robert Tantular dkk, bukan nasabah biasa. Kedua fakta tersebut menunjukkan bahwa tidak ada ancaman sistemik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;7. Menurut pengakuan mantan Gubernur BI Boediono di DPR, krisis ekonomi telah selesai setelah kwartal pertama tahun 2009, antara Januari hingga Maret, sehingga tidak ada alasan lagi untuk menyuntikkan dana tambahan kepada Bank Century. Tetapi dalam prakteknya, Bank Century tetap menerima kucuran dana bail out sampai 24 Juli 2009!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;8. Penggunaan analisa dampak sistemik terhadap Bank Century ternyata tidak memiliki basis dan kriteria kuantitatif yang memadai. Lebih banyak mengandalkan analisa psikologis yang sangat sumir, tidak terukur, ad hoc dan subjektif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;9. Dalam kesaksiannya di DPR tanggal 12 Januari 2010, Robert Tantular mengakui menerima kelebihan pembayaran dari LPS senilai Rp 1 triliun. Di pengadilan Robert Tantular telah divonis penjara selama empat tahun. Robert Tantular mengakui bahwa dia hanya mengajukan permintaan dana bail out sebesar Rp 2,7 triliun. Tetapi kaget ketika mengetahui bahwa total dana yang dikucurkan mencapai Rp 6,7 triliun. Luar biasa bahwa ada bank yang dikucurkan dana bail out jauh lebih besar dari kebutuhannya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold;"&gt;&lt;i&gt;Bersambung&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107496081548658122-3460674001014516502?l=aqnusfebriyant.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/feeds/3460674001014516502/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2010/01/catatan-rizal-ramli-inilah-sembilan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/3460674001014516502'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/3460674001014516502'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2010/01/catatan-rizal-ramli-inilah-sembilan.html' title='CATATAN RIZAL RAMLI: Inilah Sembilan Alibi yang Memuluskan Perampokan'/><author><name>ibonk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01910059447610510627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/SnsCJvIt39I/AAAAAAAAAas/Cccry-7MF4o/S220/profile.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107496081548658122.post-3764136430970812185</id><published>2010-01-07T07:54:00.000-08:00</published><updated>2010-01-07T07:59:07.610-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pluralisme'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='humanisme'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='liberal'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='demokrasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>BAHAYA: Humanisme, Pluralisme, Demokrasi !!!</title><content type='html'>Sangat jelas terlihat upaya orang-orang Liberal memanfaatkan moment kematian Gus Dur untuk menyebarkan paham sesatnya: Humanisme, Pluralisme, Demokrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini tulisan &lt;a href="http://abisyakir.wordpress.com/"&gt;AM. Waskito&lt;/a&gt; yag saya ambil dari blog beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="entry"&gt;      &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;Bismillahirrahmaanirrahiim.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saudaraku, perjuangan rasanya tidak mengenal kata akhir, setiap waktu setiap masa, kita terus berhadapan dengan berbagai masalah. Ummat ini harus dipedulikan, dijaga, dihargai, diperjuangkan hak-haknya, dengan sekuat kemampuan yang kita miliki. Belum juga tuntas masalah Bank Century, kita sudah menghadapi masalah baru, “Gerakan Pemujaan Abdurrahman Wahid”. Kalau Bank Century berkaitan dengan harta benda, maka dalam masalah Gus Dur ini masalah AKIDAH. Ingat akidah, ini masalah terbesar Ummat ini!!!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Banyak orang mengelu-elukan Gus Dur sebagai tokoh: HUMANISME, PLURALISME, dan DEMOKRASI. Media-media massa sangat giat &lt;strong&gt;mencuci otak masyarakat&lt;/strong&gt; dengan pujian-pujian berlebihan dalam 3 persoalan itu. Sampai 9 Fraksi DPR, termasuk partai-partai Islam, menyokong usulan agar Gus Dur diangkat menjadi pahlawan nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ini sangat bahaya, sangat berbahaya. Kalau sampai Pemerintah mengabulkan tuntutan anggota DPR itu, alamat bangsa kita akan diadzab oleh Allah dengan bencana-bencana memilukan di masa ke depan. Mengapa? Untuk tokoh yang penuh permusuhan kepada Islam, menghina Al Qur’an, pembela JIL, pro Israel, dll. itu ingin ditasbihkan sebagai “pahlawan nasional”. Sedangkan almarhum Buya Natsir, mantan Ketua DDII, yang jelas-jelas jasa-jasanya diakui Dunia Islam, sampai beliau mendapatkan Faishal Award dari Kerajaan Saudi, sampai wafatnya tidak pernah diakui sebagai pahlawan nasional. Baru beberapa waktu lalu, status kepahlawanan beliau diakui.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Begitu pula, almarhum Syafruddin Prawiranegara yang menjadi Gubernur BI pertama, pernah menyelamatkan Indonesia dengan menjadi Presiden Pemerintahan RI Darurat (PDRI), beliau sampai saat ini belum juga diakui sebagai pahlawan nasional. Jasa beliau besar, tapi tidak diakui oleh negara ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya yakin, jika Gus Dur sukses diangkat sebagai pahlawan nasional, itu artinya: &lt;strong&gt;Kita telah mengangkat manusia yang dimurkai Allah sebagai tokoh pujaan, idola nasional&lt;/strong&gt;. Laa haula wa laa quwwata illa billah. Ini sama saja dengan menghalalkan kehancuran, bencana, dan segala siksaan atas bangsa ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ya, kalau Anda tidak percaya, lalukan saja apa yang Anda inginkan! Mari kita lihat akibatnya nanti! Saya hanya mengingatkan, sebagaimana waktu mengingatkan agar masyarakat jangan memilih SBY-Boed. Kalau kelak Anda hidup menderita, maka jangan salahkan, selain diri sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saudaraku… Gus Dur banyak dipuji-puji sebagai tokoh Humanisme, Pluralisme, Demokrasi. Sebenarnya istilah-istilah itu apa maksudnya? Apa maknanya, dan bagaimana konsekuensinya? Disini kita akan bahas tentang bahasa besar di balik kampanye slogan Humanisme, Pluralisme, Demokrasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;KADAR PRAKTIS-FILOSOFIS &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Secara sederhana humanisme bisa diartikan sebagai kemanusiaan, pluralisme sebagai paham keragaman, dan demokrasi sebagai “penentuan keputusan dengan suara terbanyak”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika bicara tentang isu Humanisme-Pluralisme-Demokrasi, bisa dalam dua tataran. &lt;strong&gt;Pertama&lt;/strong&gt;, tataran praktis, yaitu manfaat dari humanisme, pluralisme, demokrasi bagi kehidupan masyarakat. &lt;strong&gt;Kedua&lt;/strong&gt;, dalam tataran filosofis, yaitu makna terdalam dari humanisme, pluralisme, demokrasi, serta pengaruhnya yang bersifat fundamental bagi keyakinan (ideologi) manusia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam tataran praktis, humanisme diamalkan misalnya dengan menyayangi orang sakit, memberi sedekah pengemis, menolong anak kecil yang jatuh, memberi bantuan sosial, mengirim Prita dengan koin-koin, menolong korban bencana alam, dsb. Jadi, tidak masalah disini, secara praktis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pluralisme secara praktis bisa diterjemahkan sebagai, menghargai perbedaan pendapat, mengakui keragaman potensi, kemampuan, mengakui perbedaan adat-kebiasaan, mengakui perbedaan perilaku hidup, dan lain-lain. Demokrasi diterjemahkan secara praktis, misalnya berunding dengan orang lain, bermusyawarah, melakukan undian penentuan sikap, pemilihan ketua kelompok, dan lain-lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam tataran praktis, ya kita bisa memahaminya. Bahkan kita kerap memanfaatkan fungsi-fungsi humanitas, pluralitas, dan demokrasi itu. Ajaran Islam sangat mengakui tentang sikap tarhim (penyayang), fungsi syura (musyawarah untuk muakat), dan menghargai perbedaan pendapat fiqih (khilafiyyah).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tetapi ketika paham Humanisme-Pluralisme-Demokrasi dibawa ke tataran ideologis, konsep pemikiran, corak keyakinan, kita akan menyaksikan betapa bahayanya konsep Humanisme-Pluralisme-Demokrasi itu. Amat sangat berbahaya. Bahkan saya yakin, Anda tidak melihatnya sedemian serius masalah in.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Konsep Humanisme-Pluralisme-Demokrasi adalah merupakan ajaran agama tersendiri. Bahkan ia sangat agressif dalam menyirnakan peranan agama-agama tradisional, termasuk Islam di dalamnya. Kalau seseorang benar-benar tahu, ada apa di balik Slogan Humanisme-Pluralisme-Demokrasi, niscaya dia benar-benar akan melakukan TAUBAT NASHUHA. Sungguh, paham Humanisme-Pluralisme-Demokrasi itu sangat membahayakan semua agama, terutama Islam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;BAHAYA HUMANISME&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Islam jelas-jelas mengajarkan sikap pengasih, penyayang, bahkan sekalipun kepada binatang. Nabi Saw mengatakan, “&lt;strong&gt;Irhamu man fil ardhi, yarhamukum man fis sama’i&lt;/strong&gt;” (kasihi siapa yang ada di bumi, maka akan mengasihimu siapa yang ada di langit.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tetapi ideologi Humanisme itu berbeda. Ia bukan sifat-sifat pengasih, penyayang, seperti yang diajarkan Islam. &lt;strong&gt;Namun ia adalah suatu keyakinan untuk menjadikan manusia sebagai tujuan tertinggi kehidupan ini&lt;/strong&gt;. Bukan matahari, bulan, batu, pohon, atau kuburan yang disembah-sembah disini, tetapi yang disembah adalah &lt;em&gt;human interest&lt;/em&gt; (kepentingan manusia) itu sendiri. Humanisme itu suatu paham untuk mengagung-agungkan kepentingan manusia, mengalahkan kepentingan apapun yang lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aplikasi dari paham ini, segala apa yang merugikan kebebasan, kepentingan, selera manusia, harus ditolak jauh-jauh. Termasuk hak Allah untuk mencampuri urusan manusia, juga harus ditolak. Maka Anda saksikan, para penganut humanisme sejati, mereka tidak mau menghukum anak-anaknya, memberi kebebasan penuh kepada anak-anaknya, sekalipun untuk memilih agama, memilih tindakan seks, memilih transaksi bisnis, dsb.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apapun yang menjerat kebebasan manusia, termasuk aturan-aturan agama, harus disingkirkan sejauh-jauhnya. Inilah ideologi asli kaum Humanis. Maka dalam Al Qur’an dikatakan, “&lt;strong&gt;Afa ra’aita manit takhadza ilahahu hawaha&lt;/strong&gt;” (apakah engkau Muhammad tahu, siapa yang menjadikan hawa nafsunya sebagai sesembahannya). Ini benar-benar nyata, dan disebutkan demikian dalam Al Qur’an.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sri Mulyani dalam dialog dengan Wimar Witoelar di MetroTV pernah mengatakan, setelah dia pulang dari studi di Amerika, kurang-lebih dia mengatakan, “&lt;strong&gt;Kemudian saya kembali ke Indonesia, kemudian menemukan suatu kehidupan yang &lt;em&gt;concern utama-&lt;/em&gt;nya adalah manusia itu sendiri&lt;/strong&gt;.” Ucapan Sri Mulyani ini adalah contoh bagus pemikiran seorang Humanis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Orang-orang Humanis akan sangat banyak mengecam aturan-aturan Islam. Jangankan aturan hudud, aturan memerintahkan anak-anak shalat saja mereka tentang habis-habisan. Sebab memang &lt;strong&gt;&lt;em&gt;concern utama&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; mereka adalah menjadikan hawa nafsu itu sebagai sesembahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;BAHAYA PLURALISME&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak kalah bahayanya adalah ideologi Pluralisme. Allahu Akbar, ini benar-benar ideologi yang amat sangat menghujat ajaran Islam. Konsep pemikirannya seolah baik, tetapi sejatinya amat sangat merusak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pluralisme adalah ideologi yang &lt;strong&gt;meyakini kebenaran majemuk&lt;/strong&gt; (plural). Mereka itu bukan sekedar mengakui ada banyak agama di dunia ini, lebih dari itu mereka meyakini, bahwa: &lt;strong&gt;kebenaran itu tidak tunggal, tapi majemuk&lt;/strong&gt;. Dengan keyakinan ini mereka mengakui bahwa semua ideologi di dunia bisa diterima sebagai kebenaran, sesuai sudut pandang masing-masing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kalau kita katakan, &lt;strong&gt;1 + 1 = 2&lt;/strong&gt;. Maka orang pluralis, akan mengatakan: “Relatif. Bisa 2, 3, 7, 10, bahkan tak terhingga. Tergantung dari sudut mana memandangnya.” Maka antara pemikiran PLURALISME dan RELATIVISME adalah dua saudara kembar yang saling mencintai satu sama lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di mata kaum Pluralis, mereka biasa mengatakan, “Islam itu benar, menurut orang Islam. Tetapi Kristen juga benar, menurut orang Kristen. Begitu pula, orang Yahudi, Hindu, Budha, Tao, Kong Fu Tse, Sinto, Pagan Mesir, Pagan Quraisy Makkah, Majusi, dsb. mereka benar sesuai pandangan masing-masing.” Yang paling parah, mereka meyakini, bahwa syurga itu diperuntukkan bagi siapa saja, dari keyakinan apapun, termasuk atheis, selama mereka hidup di dunia sebagai orang yang bak, tidak mengganggu orang lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jadi, Pluralisme ini pada dasarnya adalah KEKAFIRAN lain, setara dengan kekafiran-kekafiran di luar Islam lainnya. Bahkan, Pluralisme adalah &lt;em&gt;mbah&lt;/em&gt;-nya kekafiran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Coba Anda renungkan: Paham semua konsep ideologi adalah benar, sesuai pandangan masing-masing pemeluknya. Hal ini kan sama saja dengan MENGHALALKAN segala bentuk kekafiran. Kekafiran Fir’aun, musyrikin Quraisy, Rumawi, Persia, dan sebagainya dianggap tidak ada. Masya Allah, ini adalah KEKAFIRAN sekafir-kafirnya, karena memandang di dunia ini tidak ada kebathilan, semua dianggap benar dan boleh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapi lucunya, kaum Pluralis itu amat sangat marah dengan kaum Mukminin. Katanya, mereka mengakui kebenaran semua keyakinan, termasuk Islam, tetapi mereka marah ketika melihat Ummat Islam meyakini agamanya dengan sangat konsisten. Mereka bisa menerima keyakinan apapun lainnya yang dipeluk para penganutnya secara konsisten, tetapi mereka amat marah ketika melihat Ummat Islam konsisten dengan agamanya. Ini menandakan, bahwa tujuan utama kaum pluralis adalah: &lt;strong&gt;Memerangi Islam itu sendiri&lt;/strong&gt;!!!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bayangkan, bagaimana kita tidak akan mengkafirkan kaum Pluralis, wong semua penganut agama di dunia, termasuk kaum-kaum yang diadzab oleh Allah di masa Nabi Nuh, Hud, Shalih, Luth, Syuaib, Fir’aun, Abu Jahal, dsb sebagai orang yang benar. “Mereka adalah benar, sesuai pandangan mereka,” begitu logika kaum Pluralis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebenarnya, pandangan Pluralisme itu adalah pandangan MANUSIA PALING DUNGU di dunia, paling dungu sejak jaman Nabi Adam As, sampai jaman Hari Kiamat nanti. Mengapa dikatakan demikian? Sebab mereka meyakini bahwa semua keyakinan adalah benar. Padahal antar keyakinan itu sendiri saling bertabrakan satu sama lain. Misalnya, kaum Yahudi menganggap dirinya sebagai kaum terpilih; kaum Nashrani menganggap Yahudi sebagai domba-domba yang sesat dari kalangan Bani Israil; sementara Ummat Islam meyakini Yahudi sebagai manusia terkutuk.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Begitu pula, Hindu menganggap sapi sebagai hewan suci, Islam menganggap sapi sebagai hewan ternak, para penyayang binatang membenci manusia yang membunuh binatang, sedangkan para Biksu Budha tidak makan daging, hidup sebagai vegetarian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lihatlah, antar keyakinan itu saling bertabrakan satu sama lain, mungkinkah semuanya dianggap benar? Masya Allah, betapa dungu sedungu-dungunya kaum Pluralis itu. Nanti, kalau ada seseorang yang tiba-tiba melempar batu ke arah penganut Pluralis itu, si pelempar bisa berargumen, “Melempar batu ke jidat Anda adalah kebenaran, dari sudut pandangan saya. Jadi mohon jangan salahkan ya!”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;BAHAYA DEMOKRASI&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebenarnya, masalah ini sudah sering dibahas di berbagai kesempatan. Saya hanya mengulang sedikit saja. Ideologi demokrasi adalah kekufuran juga. Mengapa? Paham ini meyakini sebuah prinsip, &lt;em&gt;vox populi vox dei&lt;/em&gt; (suara rakyat adalah suara Tuhan). Artinya, peranan Tuhan dalam segala levelnya bisa diamputasi, diganti keputusan-keputusan yang diputuskan oleh manusia sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peranan Allah Ta’ala dalam segala masalah bisa diamputasi, diganti segala putusan yang diperoleh melalui mekanisme demokrasi itu sendiri. Ini adalah ideologi kekafiran juga. Padahal sifat ajaran Islam adalah &lt;strong&gt;mengikuti petunjuk&lt;/strong&gt;, bukan membuat petunjuk sendiri, atau &lt;em&gt;trial and error&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seseorang disebut MUSLIM karena dia melakukan TASLIM. Apakah taslim? Ia adalah berserah diri untuk mengikuti petunjuk Allah dan Rasul-Nya. Inilah hakikat Islam, yaitu mengikuti petunjuk Allah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam Al Qur’an disebutkan, “&lt;strong&gt;Keluarlah kalian (Adam dan Hawa) dari syurga, maka bilamana nanti datang petunjuk dari-Ku kepada kalian, maka siapa yang mengikuti petunjuk-Ku tidak ada kekhawatiran atas mereka dan tidak pula mereka bersedih hati&lt;/strong&gt;.” (Al Baqarah; 38).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Inilah jalan Islam, yaitu mengikuti petunjuk Allah, bukan membuat parameter kebenaran sendiri, sekalipun ia disebut sebagai DEMOKRASI, diputuskan dengan suara terbanyak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;KESIMPULAN &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan pembahasan ini, maka sangat jelas bahwa seruan Humanisme-Pluralisme-Demokrasi adalah: &lt;strong&gt;Seruan kekafiran, sekafir-kafirnya manusia kepada Kitabullah dan Sunnah&lt;/strong&gt;. Bahkan, seruan Humanisme-Pluralisme-Demokrasi itu sebenarnya membahayakan semua agama, bukan hanya Islam. Dengan Humanisme-Pluralisme-Demokrasi, lama-lama eksistensi agama akan mati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tetapi karena di dunia ini yang memang sangat kokoh dalam memegang keyakinannya adalah Ummat Islam, maka slogan Humanisme-Pluralisme-Demokrasi dianggap sebagai ofensif untuk memerangi agama ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun Al Qur’an menjelaskan, “&lt;strong&gt;Mereka hendak memadamkan cahaya Allah dengan mulut-mulut mereka (dengan segala media yang mereka miliki), namun Allah berkehendak menyempurnakan cahaya agama-Nya, meskipun orang-orang kafir itu tidak menyukainya&lt;/strong&gt;.” (As Shaaff).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Andaikan saat ini banyak orang mengelu-elukan Gus Dur, dan menyebutnya sebagai pahlawan Humanisme-Pluralisme-Demokrasi, pada dasarnya mereka tidak mengerti saja. Mereka hanya memandang ideologi Humanisme-Pluralisme-Demokrasi dari kulitnya yang tampak manis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nanti pada ujungnya, ideologi Humanisme-Pluralisme-Demokrasi ini sepenuhnya merupakan slogan yang dikembangkan oleh Freemasonry. Mereka ingin membabat semua agama/ideologi di dunia dengan ketiga slogan itu. Lalu mereka nanti akan mengarahkan manusia untuk memuja Lucifer, sang &lt;em&gt;iblis&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jadi, media-media massa, ormas, tokoh-tokoh, anggota DPR, dan siapapun yang &lt;em&gt;ngeyel &lt;/em&gt;ingin mentahbiskan Gus Dur sebagai pahlawan nasional, pada dasarnya mereka itu berada satu jalur ke arah tujuan penghambaan Lucifer. Hanya saja, mereka tidak tahu! Ya Allah, pimpin mereka ke arah kebenaran, pimpin ke arah taubat dan pengertian Islam. Allahumma amin ya Rahmaan ya Rahiim.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;AMW. &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107496081548658122-3764136430970812185?l=aqnusfebriyant.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/feeds/3764136430970812185/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2010/01/bahaya-humanisme-pluralisme-demokrasi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/3764136430970812185'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/3764136430970812185'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2010/01/bahaya-humanisme-pluralisme-demokrasi.html' title='BAHAYA: Humanisme, Pluralisme, Demokrasi !!!'/><author><name>ibonk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01910059447610510627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/SnsCJvIt39I/AAAAAAAAAas/Cccry-7MF4o/S220/profile.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107496081548658122.post-7256064596370654084</id><published>2009-10-23T12:43:00.000-07:00</published><updated>2009-10-23T18:52:15.196-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='yahudi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='film'/><title type='text'>Hollywood dan Yahudi</title><content type='html'>Source: &lt;a href="http://www.eramuslim.com/"&gt;Eramuslim&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seberapa besarkah pengaruh yahudi pada film-film Hollywod. Dari daftar berikut ini kita bisa mengira-ngira jawaban pertanyaan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;News Corp Presiden Petrus Chernin (Yahudi)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Paramount Pictures Brad Grey (Yahudi)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Co Chief Executive Walt Disney Robert Iger (Yahudi)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ketua Sony Pictures Michael Lynton (kejutan!, Belanda Yahudi)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ketua Warner Bros Barry Meyer (Yahudi)&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Chief Executive CBS Corp Leslie Moonves (Yahudi ,paman-Nya adalah yang pertama menjadi perdana menteri Israel)&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Ketua MGM Harry Sloan (Yahudi) &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ketua Pelaksana NBC Universal Jeff Zucker (mega-Yahudi)&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Melihat daftar ini, tidak heran kalo film-film Hollywood menjadi alat propaganda yahudi. Jadi bagaimana? masih mau nonton film Hollywood?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107496081548658122-7256064596370654084?l=aqnusfebriyant.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/feeds/7256064596370654084/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/10/hollywood-dan-yahudi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/7256064596370654084'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/7256064596370654084'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/10/hollywood-dan-yahudi.html' title='Hollywood dan Yahudi'/><author><name>ibonk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01910059447610510627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/SnsCJvIt39I/AAAAAAAAAas/Cccry-7MF4o/S220/profile.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107496081548658122.post-5284974602649026572</id><published>2009-10-20T11:29:00.000-07:00</published><updated>2009-10-20T12:27:32.959-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gaza'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PBB'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dunia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goldstone'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Palestina'/><title type='text'>Daftar Negara-Negara UNHRC Pendukung dan Penentang Laporan Goldstone</title><content type='html'>Sumber: &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/United_Nations_Fact_Finding_Mission_on_the_Gaza_Conflict#Reactions_to_the_final_report"&gt;Wikipedia&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.un.org/apps/news/story.asp?NewsID=32057&amp;amp;Cr=palestin&amp;amp;Cr1"&gt;United Nations&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laporan Goldstone adalah laporan yang dihasilkan oleh tim PBB yang dipimpin oleh Richard Goldstone, seorang hakim dari Afrika Selatan, untuk mencari fakta seputar kejahatan perang di Gaza yang diakibatkan serangan membabi-buta Israel di bulan January 2009 silam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam laporan terakhirnya yang dikeluarkan pada tanggal 15-Sep-09, Goldstone menyimpulkan bahwa terdapat kejahatan perang dan kemungkinan adanya kejahatan kemanusiaan yang dilakukan oleh Israel Defense Force. Laporan ini mendapat dukungan luas dari negara-negara dunia. Berikut ini daftar negara-negara UNHRC  (United Nations Human Right Council) yang mendukung maupun menentang laporang Goldstein pada saat pemungutan suara yang dilakukanUNHRC pada tanggal 15-Oct-09.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Negara-Nehara Pendukung Laporan Goldstone&lt;/span&gt; (25 Negara)&lt;br /&gt;1.    Argentina&lt;br /&gt;2.    Bahrain&lt;br /&gt;3.    Bangladesh&lt;br /&gt;4.    Bolivia&lt;br /&gt;5.    Brazil&lt;br /&gt;6.    Chile&lt;br /&gt;7.    China&lt;br /&gt;8.    Cuba&lt;br /&gt;9.    Djibouti&lt;br /&gt;10.    Egypt&lt;br /&gt;11.    Ghana&lt;br /&gt;12.    India&lt;br /&gt;13.    Indonesia (Alhamdulillah)&lt;br /&gt;14.    Jordan&lt;br /&gt;15.    Mauritius&lt;br /&gt;16.    Nicaragua&lt;br /&gt;17.    Nigeria&lt;br /&gt;18.    Pakistan&lt;br /&gt;19.    Philippines&lt;br /&gt;20.    Qatar&lt;br /&gt;21.    Russian Federation&lt;br /&gt;22.    Saudi Arabia&lt;br /&gt;23.    Senegal&lt;br /&gt;24.    South Africa&lt;br /&gt;25.    Zambia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Negara-Negara Penentang Laporan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Goldstone&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(6 Negara)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1.    Hungary&lt;br /&gt;2.    Italy&lt;br /&gt;3.    Netherlands&lt;br /&gt;4.    Slovakia&lt;br /&gt;5.    Ukraine&lt;br /&gt;6.    United States of America&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Negara-Negara yang Abstain (11 Negara)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1.    Belgium&lt;br /&gt;2.    Bosnia and Herzegovina&lt;br /&gt;3.    Burkina Faso&lt;br /&gt;4.    Cameroon&lt;br /&gt;5.    Gabon&lt;br /&gt;6.    Japan&lt;br /&gt;7.    Mexico&lt;br /&gt;8.    Norway&lt;br /&gt;9.    Republic of Korea&lt;br /&gt;10.    Slovenia&lt;br /&gt;11.    Uruguay&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Negara-Negara yang Tidak Memberikan Suara (5 Negara)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1.    Angola&lt;br /&gt;2.    France&lt;br /&gt;3.    Kyrgyzstan&lt;br /&gt;4.    Madagascar&lt;br /&gt;5.    United Kingdom&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107496081548658122-5284974602649026572?l=aqnusfebriyant.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/feeds/5284974602649026572/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/10/daftar-negara-negara-pendukung-dan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/5284974602649026572'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/5284974602649026572'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/10/daftar-negara-negara-pendukung-dan.html' title='Daftar Negara-Negara UNHRC Pendukung dan Penentang Laporan Goldstone'/><author><name>ibonk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01910059447610510627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/SnsCJvIt39I/AAAAAAAAAas/Cccry-7MF4o/S220/profile.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107496081548658122.post-8339508278197500064</id><published>2009-10-19T12:58:00.000-07:00</published><updated>2009-10-19T13:01:40.247-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>Kesimpulan Forum Tabayyun dan Dialog Terbuka Antara Jaringan Islam Liberal dan Forum Kiai Muda (FKM) NU Jawa Timur</title><content type='html'>&lt;center&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Dalam upaya ikut menyebarkan kebenaran dan membongkar kedangkalan pemikiran JIL, berikut ini hasil dialog antara Ulil (tokoh dari JIL) dan FKM NU.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color:green;"&gt;Kesimpulan Forum Tabayyun dan Dialog Terbuka&lt;br /&gt;Antara Jaringan Islam Liberal dan Forum Kiai Muda (FKM) NU Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Di PP Bumi Sholawat, Tulangan, Sidoarjo, Jawa Timur&lt;br /&gt;Ahad, 11 Oktober 2009&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;Dewasa ini sedang berlangsung perang terbuka dalam pemikiran (ghazwul fikri) pada tataran global. Melalui sejumlah kampanye dan agitasi pemikiran, seperti perang melawan terorisme dan promosi ide-ide liberalisme politik dan ekonomi neo-liberal, Amerika Serikat sebagai kekuatan dunia berupaya menjinakkan ancaman kelompok-kelompok radikal, memanas-manasi pertikaian di antara kelompok radikal dan moderat dalam tubuh umat Islam, serta menyeret umat Islam dan bangsa ini ikut menjadi proyek liberal mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan memperhatikan perkembangan global tersebut, dan terdorong oleh kepentingan membela tradisi Ahlussunnah Waljamaah yang dianut oleh warga NU sebagai bagian dari identitas dan jati diri bangsa ini, Forum Kiai Muda Jawa Timur memberikan kesimpulan tentang hasil-hasil dialog dengan Jaringan Islam Liberal (JIL) sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1&lt;/b&gt;. Sdr. Ulil Abshar Abdalla dengan JIL-nya tidak memiliki landasan teori yang sistematis dan argumentasi yang kuat. Pemikiran mereka lebih banyak berupa kutipan-kutipan ide-ide yang dicomot dari sana-sini, dan terkesan hanya sebagai pemikiran asal-asalan belaka (plagiator), yang tergantung musim dan waktu (zhuruf), dan pesan sponsor yang tidak berakar dalam tradisi berpikir masyarakat bangsa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2&lt;/b&gt;. Pada dasarnya pemikiran-pemikiran JIL bertujuan untuk membongkar kemapanan beragama dan bertradisi kaum Nahdliyin. Cara-cara membongkar kemapanan itu dilakukan dengan tiga cara: (1) Liberalisasi dalam bidang akidah; (2) Liberalisasi dalam bidang pemahaman al-Quran; dan, (3) Liberalisasi dalam bidang syariat dan akhlak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3&lt;/b&gt;. Liberalisasi dalam bidang akidah yang diajarkan JIL, misalnya bahwa semua agama sama, dan tentang pluralisme, bertentangan dengan akidah Islam Ahlussunnah Waljamaah. Warga NU meyakini agama Islam sebagai agama yang paling benar, dengan tidak menafikan hubungan yang baik dengan penganut agama lainnya yang memandang agama mereka juga benar menurut mereka. Sementara ajaran pluralisme yang dimaksud JIL berlainan dengan pandangan ukhuwah wathaniyah yang dipegang NU yang mengokohkan solidaritas dengan saudara-saudara sebangsa. NU juga tidak menaruh toleransi terhadap pandangan-pandangan imperialis neo-liberalisme Amerika yang berkedok “pluralisme dan toleransi agama”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4&lt;/b&gt;. Liberalisasi dalam bidang pemahaman al-Quran yang diajarkan JIL, misalnya al-Quran adalah produk budaya dan keotentikannya diragukan, tentu berseberangan dengan pandangan mayoritas umat Islam yang meyakini al-Quran itu firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad dan terjaga keasliannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5&lt;/b&gt;. Liberalisasi dalam bidang syari’ah dan akhlak di mana JIL mengatakan bahwa hukum Tuhan itu tidak ada, jelas bertolak belakang dengan ajaran Al Quran dan Sunnah yang mengandung ketentuan hukum bagi umat Islam. JIL juga mengabaikan sikap-sikap tawadhu’ dan akhlaqul karimah kepada para ulama dan kiai. JIL juga tidak menghargai tradisi pesantren sebagai modal sosial bangsa ini dalam mensejahterakan bangsa dan memperkuat Pancasila dan NKRI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;6&lt;/b&gt;. Ide-ide liberalisasi, kebebasan dan hak asasi manusia (HAM) yang diangkat oleh kelompok JIL dalam konteks NU dan pesantren tidak bisa dilepaskan dari Neo-Liberalisme yang berasal dari dunia kapitalisme, yang menghendaki agar para kiai dan komunitas pesantren tidak ikut campur dalam menggerakkan tradisinya sebagai kritik dan pembebasan dari penjajahan dan kerakusan kaum kapitalis yang menjarah sumber-sumber daya alam bangsa kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;7&lt;/b&gt;. JIL cenderung membatalkan otoritas para ulama salaf dan menanamkan ketidakpercayaan kepada mereka, sementara di sisi lain mereka mengagumi pemikiran orientalis Barat dan murid-muridnya, seperti Huston Smith, John Shelby Spong, Nasr Hamid Abu Zaid, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;8&lt;/b&gt;. Menghadapi pemikiran-pemikiran JIL tidak dilawan dengan amuk-amuk dan cara-cara kekerasan, tapi harus melalui pendekatan yang strategis dan taktis, dengan dialog-dialog dan pencerahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Forum Kiai Muda Jawa Timur,&lt;br /&gt;Tulangan, Sidoarjo, 11 Oktober 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107496081548658122-8339508278197500064?l=aqnusfebriyant.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/feeds/8339508278197500064/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/10/kesimpulan-forum-tabayyun-dan-dialog.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/8339508278197500064'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/8339508278197500064'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/10/kesimpulan-forum-tabayyun-dan-dialog.html' title='Kesimpulan Forum Tabayyun dan Dialog Terbuka Antara Jaringan Islam Liberal dan Forum Kiai Muda (FKM) NU Jawa Timur'/><author><name>ibonk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01910059447610510627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/SnsCJvIt39I/AAAAAAAAAas/Cccry-7MF4o/S220/profile.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107496081548658122.post-382822530420302696</id><published>2009-10-11T09:58:00.000-07:00</published><updated>2009-10-11T10:09:27.770-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gaya hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>Suka Duka Muslim di Perancis (5)</title><content type='html'>Tulisan berikut ini diambil dari Blog &lt;a href="http://vienmuhadi.com/"&gt;Vien AM&lt;/a&gt;. Saat ini saya dan keluarga tinggal di kota kecil di Kanada. Sedikit banyak kami bisa merasakan pengalaman yang diceritakan dalam tulisan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih untuk Vien AM yang telah mengijinkan saya menyebarkan tulisan nya melalui blog ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( Sambungan dari Suka Duka Muslim di Perancis (4)).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bepergian dan mengenal bangsa, bahasa dan budaya negara lain bagi sebagian besar orang tentu hal yang sangat diimpikan. Apalagi bila kemudian kita bisa mengambil hikmahnya. Kita contoh adab dan kebiasaan mereka yang baik dan kita buang hal-hal yang negative dan berpotensi memalingkan kita dari mengingat Sang Khalik. Diantara prilaku bangsa Barat yang baik adalah kebiasaan mengantri, disiplin ( menghargai waktu), menjaga kebersihan serta mengucap salam (mungkin ini hanya orang Perancis) . Sedangkan sikap yang tidak patut ditiru adalah terlalu materialistis dan yang terparah tidak mau mengakui keberadaan-Nya alias Atheis!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun berbicara diluar ke-Atheisme-an mereka, jujur, dibanding kita sebenarnya sifat dan sikap orang Barat lebih banyak baiknya daripada buruknya. Sikap buruk seperti hubungan bebas antara lelaki dan perempuan, berpesta dan bermabuk-mabukan yang ada pada mereka pada dasarnya karena mereka tidak mau memegang aturan agama. Itu sebabnya ketika orang Barat bersyahadat biasanya mereka sangat serius, pasrah sepenuhnya kepada aturan-Nya. Berbeda dengan kebanyakan dari kita yang meskipun mengaku beriman dan berislam namun ternyata dalam penerapannya tidak serius. Contohnya diantaranya ya itu tadi, kurang dalam menjaga kebersihan dan kedisiplinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal Rasulullah bersabda : “ Kebersihan adalah bagian Keimanan” ?; “ Bukanlah orang Mukmin orang yang selalu mencela, mengutuk, berkata keji dan berkata kotor”.(HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat saya pribadi, hal yang paling menyusahkan ketika bepergian ke negri dimana Muslim adalah kaum minoritas adalah dalam hal makanan. Padahal sebagian diantara kita ada yang salah satu tujuan bepergian adalah demi kuliner atau mengenal masakan negri yang dikunjunginya. Perancis adalah negara yang terkenal diantaranya karena masakannya. Orang Perancis memang dikenal sebagai pemuja makanan lezat. Bahkan dalam acara jamuan makan mereka bisa betah berjam-jam menghabiskan waktu untuk menikmati tahapan demi tahapan makan sambil membicarakan makanan tersebut. Mulai dari bahan dasarnya, cara pembuatannya hingga akhirnya berkembang ke segala macam pembicaraan bahkan perdebatan. Jangan lupa orang Perancis benar-benar hobby berdebat dalam segala hal!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun yang membuat kita susah adalah karena disamping mereka penggemar masakan yang terbuat dari daging babi mereka juga hampir selalu menambahkan alkohol, baik itu jenis wine, rhum maupun jenis lainnya. Bahkan saladpun yang kelihatannya hanya ‘sayuran’ tetap saja sausnya dicampur dengan alkohol jenis tertentu. Begitupun ‘entrée’; makanan kecil pembuka dan dessert ; makanan penutup seperti quiche , tarte tatin, sorbet, joghurt dll yang sungguh tidak bakal mampu menahan air liur kita untuk tidak keluar …nyammm… Itu sebabnya saya lebih memilih membeli makanan kecil pembuka dan penutup di supermarket daripada di restoran walaupun mungkin rasanya tidak seenak di resto. Mengapa? Karena di supermarket biasanya dicantumkan isi dan kadungannya.. Lebih aman kan?&lt;br /&gt;Sorbet a La Fraise&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan”. ( QS. Al-Maidah (5):90).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaah pikir-pikir jihad deh..jauh kan dibanding musti berperang seperti misalnya rakyat Palestina yang tertindas di negrinya sendiri atau rakyat Afganistan dll… Yaahh. g ada apa-apanya lah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lain adalah soal shalat karena sulitnya mencari masjid. Jalan keluarnya paling-paling ya digabung alias diqadha. Itupun hanya dikerjakan di dalam mobil atau duduk dimana saja yang memungkinkan. Namun bagi anak perempuan saya yang saat ini duduk di Lycee atau SMA agak berbeda kasusnya. Di musim panas dimana waktu siang amat panjang karena matahari baru terbenam pukul 9 – 10 malam, ia bisa meng-qodho zuhur dan asar sepulang sekolah. Meskipun terus terang saya agak kurang setuju karena kita bakal tinggal di negri ini hingga 3 tahun-an. Masalahnya adalah ketika musim dingin dimana.jam 5 matahari sudah mulai terbenam. Padahal sekolah baru bubar pukul 6 an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan alasan tersebut akhirnya saya berdua suami datang menghadap wali kelas dimana anak saya bersekolah. Ketika itu ia memang tidak langsung menjawab. Ia hanya mengatakan bahwa selama bertahun-tahun mengajar belum pernah ada permintaan seperti itu. Padahal sekolah memiliki cukup banyak murid Muslim, akunya. Hal yang cukup mengejutkan bagi kami. Karena kami pikir anak kami satu-satunya murid Muslim di sekolah tersebut. Namun demikian ia berjanji akan menyampaikannya kepada kepala sekolah. Beberapa hari kemudian anak saya menyampaikan bahwa ia mendapat izin menggunakan ruang wali kelas untuk shalat… Alhamdulillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun esok harinya anak saya kembali dipanggil guru lain. Katanya anak saya tidak mungkin menggunakan salah satu ruang untuk shalat karena nanti yang lain juga pasti menuntut hal yang sama. Ini kan sekolah Kristen, tambahnya . Kalau kamu memaksa silahkan saja shalat di halaman sekolah. Yaah bener juga , pikir saya. Siapa suruh sekolah di sekolah Kristen… Pertimbangan kami ketika itu disamping karena masuk sekolah negri lebih sulit juga karena di sekolah negri murid-muridnya lebih tidak ber-akhlak. Di sekolah Kristen minimal mereka mengenal Tuhan. Jadi otomatis mereka mengenal kata dosa ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lain adalah ketika suatu ketika saya harus cek kesehatan di kantor Imigrasi Paris. Ini adalah prosedur standard bagi pendatang. Karena suami datang ke negri ini lebih awal maka ia sudah cek lebih dulu. Ia mengingatkan saya untuk minta dipriksa oleh dokter perempuan karena berdasarkan pengalamannya pasien hanya diperbolehkan mengenakkan penutup bagian bawah tubuh seperti rok atau celana sementara bagian atas harus terbuka kecuali ( maaf…. ) kutang untuk kaum hawa!. Dan ini berlaku tidak hanya ketika dokter memeriksa tubuh pasien saja namun begitu kita memasuki ruang dokter untuk konsultasi..Astagfirullah..persis ‘ketek’ alias monmon, keluh saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ironisnya lagi, permintaan saya untuk diperiksa oleh dokter perempuan ditolak walaupun sampai tiga kali saya memohon kepada tiga perawat yang berbeda. Alasannya dokter hanya 4 yang perempuan hanya satu. Jadi tidak bisa pilih-pilih. Yaah.. saya hanya bisa pasrah dan terus berdoa semoga saya kebagian dokter perempuan. Saya terus menghitung urut-urutan pasien sebelum saya dengan hati berdebar. Hingga tiba saatnya salah satu pintu ruang dokter lelaki terbuka ( sementara di dalam ruang dokter perempuan pasien belum juga keluar). Mata saya tidak berkedip mengikuti langkah sang dokter menuju ruang dimana setumpuk file pasien menanti. Menurut urutan normal mustinya itu giliran saya. Dokter mengambil satu file. Namun ntah mengapa tiba-tiba ia berbalik lagi. Meletakkan file, pergi sebentar kemudian mengambil file lagi kemudian memanggil sebuah nama. Pandangan saya sudah mulai agak kabur ketika tiba-tiba saya tersadar bahwa bukan nama saya yang dipanggil! Saya benar-benar tercengang karena yang dipanggil adalah nama pasien perempuan lain yang datang setelah saya. Allahu Akbar…” Trima-kasih Ya Allah”, bisik saya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya tatapan saya beralih ke pintu ruang dokter perempuan yang belum juga terbuka. “ Kliik..”, tiba-tiba terdengar pintu ruang lain yang terbuka. “ Yaah.. g selamet deh”, pikir saya lagi. Tapi ternyata tidak juga. Dokter memanggil pasien lain lagi. Tak lama kemudian dokter perempuan yang amat saya harapkanpun keluar, pergi menuju ruang file dan memanggil nama …saya. Alhamdulillah..saya langsung tersenyum ceria seolah ada beban berat yang tiba-tiba menghilang. Saya tidak peduli apa yang ada dalam pikiran dokter yang telah menyelamatkan saya itu hingga pasiennya koq bisa seceria itu …Yang jelas sebelum saya keluar sang dokter sempat berkata “ Selamat jalan” sambil tersenyum simpul… Loh..koq ngomong bahasa Indonesia….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa menit kemudian sayapun telah berada didalam taxi menuju airport Charles De Gaulle – Paris. Ketika itulah saya menyaksikan dengan kepala sendiri seorang peminta-minta menyelinap di tengah jalanan yang macet di kota Paris. Ironisnya lagi, peminta-minta tersebut adalah seorang Muslimah! Dan saya yakin pasti orang tersebut adalah pengungsi korban perang salah satu Negara Muslim atau tepatnya bukan korban perang melainkan korban kerusuhan yang memang sengaja ditimbulkan musuh-musuh Islam! Hal yang beberapa tahun yang lalu tidak pernah saya saksikan. Fenomena ini dulu juga sudah ada. Namun biasanya mereka hanya duduk di perempatan jalan bawah tanah ( Metro) dimana di hadapan mereka tergeletak sebuah kotak untuk menaruh uang receh plus karton yang berisi tulisan bahwa mereka perlu untuk uang makan padahal mereka punya beberapa anak yang harus dihidupi. Disamping itu mereka juga bukan satu-satunya pengemis karena banyak juga orang Perancis asli yang hidup dengan cara seperti itu.&lt;br /&gt;Camp Pengungsi Callais&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba saya teringat peristiwa beberapa hari yang lalu dimana polisi Perancis menggelar operasi besar-besaran untuk membongkar paksa camp pengungsian di sebuah hutan di Callais, perbatasan Inggris- Perancis. Camp yang dihuni sekitar 270 orang pengungsi Afganistan ini, lebih dari separuhnya dikabarkan adalah anak-anak dibawah umur, sebenarnya telah ada sejak beberapa bulan lamanya. Berkat bantuan para relawan hingga saat penggebrekan beberapa waktu lalu mereka masih tetap aman. Mereka bahkan masih bisa menjalankan shalat berjamaah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak dapat membayangkan bagaimana mereka dapat bertahan hidup di dalam tenda terbuka di hutan dengan segala keterbatasannya. Apalagi sebentar lagi musin dingin akan tiba. Saya pikir penggerebekan polisi kali ini adalah salah satu bentuk pertolongan-Nya. Karena biasanya di Perancis orang yang tertangkap karena tidak memiliki tempat tinggal akan ditempatkan di tempat penampungan. Separah-parahnya.paling lelaki dewasa akan dideportasi dengan biaya di tanggung pemerintah Perancis. Sekali lagi ini adalah cara Allah swt mengatur para hamba-Nya. Menurut Islam lelaki dewasa wajib meneruskan jihad mempertahankan negara dan agamanya setelah ia mengantar para perempuan yang lemah dan anak2 ke tempat yang lebih aman. Allahu Akbar..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara dilihat dari sisi lain, disamping para pelajar, mahasiswa, expatriate dan para imigran Muslim sebenarnya keberadaan pengungsi (Muslim) ke belahan dunia Barat adalah bagian dari cara penyebaran Islam. Dengan cara ini minimal tuan rumah menjadi tahu bahwa Islam itu eksis. Adalah tugas mulia bila para pengungsi ini dapat membawa ajaran Islam dengan baik walaupun mereka hidup serba kekurangan dan mungkin kurang dihargai. Ini adalah cobaan sekaligus jihad bagi mereka. Patut diingat, bila boleh dan bisa memilih tentu tak ada seorangpun di dunia ini yang mau menjalani hidup seperti itu. Jadi sungguh beruntung kita yang tidak mengalami nasib seperti mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya bagi pihak/negara penerima pengungsi. Harus diingat bahwa ‘ perang’ Afganistan, penindasan, kerusuhan dan kekacauan di berbagai negara Islam seperti Palestina, Irak dll jelas bukan perang. Afganistan misalnya. Negara ini ramai-ramai di’satroni’ dan dikeroyok Barat dengan alasan demi memerangi terorisme. Padahal nyatanya bukankah justru pengeroyokan itulah yang menyebabkan rakyat menderita, bukan? Demikian juga rakyat Palestina yang jelas-jelas ditindas di atas tanah negrinya sendiri…Apa sebenarnya motif di belakang ini semua? Minyak dan kekayaan alam Timur Tengah? Egoisme Yahudi ( dengan kendaran Amrik-nya) demi mendirikan negaranya? Atau gabungan antara keduanya….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi sudah sepantasnya bila negara-negara yang saat ini didatangi para pengungsi itu mustinya bertanggung-jawab atas apa yang mereka lakukan. Namun bagaimana dengan tanggung –jawab dan reaksi para negara saudara seiman seperti Arab Saudi dll ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kamu akan melihat kepada orang-orang Mukmin itu dalam hal kasih-sayang diantara mereka, dalam kecintaan dan belas kasihan diantara mereka adalah seperti satu tubuh. Jika satu anggota tubuh itu merasa sakit maka akan menjalarlah kesakitan itu pada anggota tubuh yang lain dengan menyebabkan tidak dapat tidur dan merasakan demam.”(HR Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu’alam bi shawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pau-France, 28/9/2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vien AM.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107496081548658122-382822530420302696?l=aqnusfebriyant.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/feeds/382822530420302696/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/10/suka-duka-muslim-di-perancis-5.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/382822530420302696'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/382822530420302696'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/10/suka-duka-muslim-di-perancis-5.html' title='Suka Duka Muslim di Perancis (5)'/><author><name>ibonk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01910059447610510627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/SnsCJvIt39I/AAAAAAAAAas/Cccry-7MF4o/S220/profile.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107496081548658122.post-6094860232026321146</id><published>2009-10-08T06:33:00.001-07:00</published><updated>2009-10-08T06:35:35.390-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='google'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='&quot;Information tecnology&quot;'/><title type='text'>List of Google Applications</title><content type='html'>&lt;div&gt;Many people know Google as Internet Search Engine. Some people know that Google also has other applications other than the Search Engine. Not many people know the complete list of Google applications. Below is the list of Google applications that I know of. Most of Google applications/ services are offered for free. By knowing these application, you can use them to make your life easier.&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;1996: Search Engine: &lt;a title="http://www.google.com" href="http://www.google.com/" id="si9_"&gt;http://www.google.com&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2000: Self-service ad program: &lt;a href="http://adwords.google.com/select/Login" id="z1vd"&gt;Google AdWords&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2000: Browser plug-in to search without visiting Google homepage:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.google.com/tools/firefox/toolbar/FT3/intl/en/index.html" id="lvpb"&gt;Google Toolbar&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2001: Discussion service: &lt;a title="Google Groups" href="http://groups.google.com/" id="kzfw"&gt;Google Groups&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2001: Search Engine for images: &lt;a title="http://images.google.com" href="http://images.google.com/" id="fdal"&gt;http://images.google.com&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2002: View beta technologies from Google:  &lt;a href="http://labs.google.com/" id="di4h"&gt;Google Labs&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2002: Search Engine for stuffs for sell in Internet: &lt;a href="http://www.google.com/products" id="wrmx"&gt;Google Product Search&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2003: Blog publishing tool: &lt;a href="http://www.blogger.com/" id="acpt"&gt;Blogger&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2003: Content-targeted advertising service:&lt;a href="https://www.google.com/adsense" id="cb6f"&gt;AdSense&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2003: Advertising program for nonprofit organizations: &lt;a href="http://www.google.com/grants/" id="bq5m"&gt;Google Grants&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2003: Search Engine for books: &lt;a href="http://books.google.com/" id="bnbb"&gt;Google Book Search&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2004: Email free webmail, POP3, and IMAP service:&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2004: Social networking: &lt;a href="http://www.orkut.com/" id="f4ka"&gt;Orkut&lt;/a&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;2004: Search Engine by using SMS  (short message service): &lt;a href="http://www.google.ca/mobile/sms/index.html" id="uqg."&gt;Google SMS&lt;/a&gt; (send your text search queries to GOOGL or 466453 on your mobile device)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2004: Search files in hard drive using Google technology: Google &lt;a href="http://desktop.google.com/" id="msjf"&gt;Desktop Search&lt;/a&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;2004: Search Engine for scholarly literature such as peer-reviewed&lt;br /&gt;papers, theses, books, preprints, abstracts and technical reports: &lt;a href="http://scholar.google.com/" id="wniu"&gt;Google Scholar&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2004: Earth mapping: &lt;a href="http://earth.google.com/" id="jz41"&gt;Google Earth&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2005: Earth mapping online: &lt;a href="http://maps.google.com/" id="v2jc"&gt;Google Maps&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2005: History of the web pages you've visited and Google searches you've made: &lt;a href="http://www.google.com/searchhistory" id="jgia"&gt;My Search History&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2005: Personalized Google homepage: &lt;a href="http://www.google.com/ig" id="bf_7"&gt;iGoogle&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2005: Viewing search results on mobile phone: &lt;a href="http://www.google.com/mobile" id="wmm5"&gt;Google Mobile Web Search&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2005: Windows application that enables you to talk or IM: &lt;a href="http://www.google.com/talk/" id="zlgs"&gt;Google Talk&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2005: Search Engine to find current and relevant blog postings: &lt;a href="http://blogsearch.google.com/" id="u:8."&gt;Blog Search&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2005: Track your favorite websites for new content: &lt;a href="http://reader.google.com/" id="rw4m"&gt;Google Reader&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2005: Analyze the statistic of your websites: &lt;a href="http://www.google.com/analytics/" id="p-v."&gt;Google Analytics&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2005: Trip planner: &lt;a href="http://www.google.com/transit" id="jp72"&gt;Google Transit&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2006: Organizing and editing digital photos: &lt;a href="http://picasa.google.com/"&gt;Picasa&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2006: Web-based word processing, spreadsheets, &amp;amp; presentation application: &lt;a href="http://docs.google.com/Doc?id=dg5z2pqs_1q4jfwsfp" id="wo5a"&gt;Google Docs&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2006: Search Engine for financial information: &lt;a href="http://finance.google.com/finance" id="la8k"&gt;Google Finance&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2006: Online calendar with sharing and group features: &lt;a href="http://calendar.google.com/" id="xqa7"&gt;Google Calendar&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2006: Visualize the popularity of searches over time: &lt;a href="http://www.google.com/trends" id="r:np"&gt;Google Trends&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2006: Pay online for purchases: &lt;a href="http://checkout.google.com/"&gt;Google Checkout&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2006: Video sharing website: &lt;a href="http://www.google.com/intl/en/press/pressrel/google_youtube.html" id="qunr"&gt;YouTube&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2006: Online web pages builder: &lt;a href="http://sites.google.com/" id="e9tx"&gt;Google Sites&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2007: Track what people are searching for at the moment: &lt;a href="http://www.google.com/trends/hottrends" id="jcg3"&gt;Google Hot Trends&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2007: Open source technology for creating offline web applications: &lt;a href="http://gears.google.com/" id="v71q"&gt;Gears&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2007: Email security application: &lt;a title="Postini" href="http://postini%20from%20google/" id="pbb7"&gt;Postini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2008: Free tool to test different combinations of your website content: &lt;a href="http://www.google.com/websiteoptimizer" id="dg.y"&gt;Google Website Optimizer&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2008: Online language translation tool: &lt;a href="http://www.google.com/translate_t" id="zckt"&gt;Google Translate&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2008: Online tool to safely and securely collect, store,&lt;br /&gt;and manage medical records and health information: &lt;a href="http://www.google.com/health"&gt;Google Health&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2008: Internet browser: &lt;a href="http://www.google.com/chrome" id="awp0"&gt;Google Chrome&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2008: Operating system for mobile devices: &lt;a title="Android" href="http://www.android.com/" id="ajke"&gt;Android&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2008: Explore flu trends around the world: &lt;a href="http://www.google.org/flutrends/"&gt;Google Flu Trends&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2008:Photo archive of LIFE magazine: &lt;a href="http://images.google.com/hosted/life"&gt;LIFE photo archive&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2009: Set of tools to test broadband connection: &lt;a href="http://www.measurementlab.net/"&gt;Measurement Lab&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2009: A telecommunication service: &lt;a href="https://www.google.com/voice"&gt;Google Voice&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107496081548658122-6094860232026321146?l=aqnusfebriyant.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/feeds/6094860232026321146/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/10/google-applications.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/6094860232026321146'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/6094860232026321146'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/10/google-applications.html' title='List of Google Applications'/><author><name>ibonk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01910059447610510627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/SnsCJvIt39I/AAAAAAAAAas/Cccry-7MF4o/S220/profile.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107496081548658122.post-4168823254352063932</id><published>2009-10-05T08:20:00.000-07:00</published><updated>2010-01-16T19:17:49.505-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indomaret'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='waralaba'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bisnis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='alfamart'/><title type='text'>Tanya-Jawab Seputar Alfamart/ Indomaret</title><content type='html'>Anda berminat berinvestasi dengan membuka toko retail waralaba seperti Alfamart atau Indomaret? Berikut ini beberapa pertanyaan dan jawaban untuk lebih memahami tentang aturan main untuk usaha ini. Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan di artikel ini di ambil dari berbagai sumber dan penulis tidak bertanggung jawab atas segala macam akibat yang ditimbulkan dari artikel ini. Bila anda serius untuk menjalani usaha ini, silahkan mengkonfirmasi langsung dengan pihak franchisor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Bolehkah sisa lahan dipakai untuk bisnis lain? Misalkan buka warung martabak atau disewakan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Boleh. Tapi perijinan dan pembayaran sewa harus melalui franchisor. Keuntungan 100% akan dikembalikan ke pemilik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Bisakah pemilik menjual barang produk sendiri di toko?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tidak boleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Bisakah pemilik menolak penjualan barang di toko? Misalkan minuman keras, atau makanan haram, dll.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Boleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Biaya operasional apa saja yang ditanggung franchisor? Siapa yang membayar biaya perbaikan toko &amp;amp; alat2?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Semua biaya operasional yang tidak berhubungan dengan peralatan dan bangunan toko akan ditanggung franchisor. Perbaikan toko dan alat-alat ditanggung oleh pemilik melalui pemotongan laba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. Apa saja keterlibatan pemilik pada saat toko sudah berjalan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada prakteknya, pemilik boleh saja tidak terlibat apa-apa selain menerima laba setelah toko berjalan. Tapi bila diinginkan, pemilik boleh juga meng-audit kondisi toko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6. Bila toko mengalami kerugian, bagaimana solusinya? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jarang ada kasus kerugian karena salah satu syarat pembukaan toko adalah harus lolos survey. Dari survey akan di hitung perkiraan pemasukan perhari berdasarkan kondisi sekitar toko. Bila perkiraan pemasukan perharinya kurang dari Rp. 6 juta, maka toko itu tidak layak buka. Bila setelah dibuka ternyata toko mengalami kerugian, pihak franchisor akan membantu dengan cara promosi-promosi khusus ataupun dengan cara-cara yang lain. Bila setelah 2 tahun ternyata masih merugi, pihak pemilik boleh mengundurkan diri dan uang franchise nya akan dikembalikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7. Dalam hal terjadi bencana misalkan kebakaran, bagaimana solusinya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setiap toko diasuransikan untuk hal-hal semacam ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;8. Dalam hal terjadi perselisihan dengan masyarakat sekitar toko atau aparat pemerintah, bagaimana solusinya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Salah satu syarat untuk membuka toko adalah mendapatkan ijin dari masyarakat setempat. Selain itu segala macam perijinan yang disyaratkan pemerintah pun harus dipenuhi. Bila permasalahan timbul setelah toko dibuka, pihak franchisor akan membantu penyelesaiannya sampai ke jalur hukum jika diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;9. Bagaimana prosesnya bila pemilik mau melakukan audit keuangan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setiap 3 bulan, pihak franchisor menyerahkan laporan keuangan yang detail. Pemilik bisa melakukan audit berdasarkan laporan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;10. Bagaimana proses HR dilakukan mulai dari perekrutan, penggajian, penilaian, pemberian reward/ tindakan disiplin, sampai pemecatan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Semuanya dilaksanakan oleh pihak franchisor. Pemilik boleh mengajukan rekomendasi atau menyarankan suatu tindakan kepada franchisor, tapi pengambil keputusan adalah pihak franchisor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;11. Bisakah investor melakukan perekrutan sendiri?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tidak bisa. Pemilik boleh mengajukan rekomendasi kepada franchisor, tapi pengambil keputusan adalah pihak franchisor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;12. Berapa estimasi total biaya awal berikut rinciannya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bila anda sudah memiliki tanah dengan ukuran minimum 150 meter persegi, berikut ini perkiraan biaya nya.&lt;br /&gt;a. Mendirikan bangunan: Rp. 200 jt&lt;br /&gt;b. Peralatan toko (AC, komputer, rak, dll): Rp. 150 jt&lt;br /&gt;c. Franchise fee, biaya perijinan, promosi: Rp. 75 juta&lt;br /&gt;Total perkiraan biaya = Rp 425 juta (tidak termasuk tanah kosong).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;13. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk survey? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setelah calon pemilik menyerahkan formulir yang telah diisi komplit beserta data-data pendukungnya, franchisor akan segera memulai survey. Survey memakan waktu sekitar 15 hari kerja. Yang dipertimbangkan saat survey adalah kepadatan penduduk di sekitar lokasi dengan radius 1,5 kilometer. Selain itu, keramaian jalan dan akses menuju lokasi juga menjadi pertimbangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Artikel Lain Yang Berhubungan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/09/8-cerita-tentang-indomaret-dan-alfamart.html"&gt;8 Cerita Tentang Indomaret dan Alfamart&lt;/a&gt;&lt;a href="http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2010/01/perkiraan-keuntungan-alfamart-indomaret.html"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;Perkiraan Keuntungan Alfamart/ Indomaret&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107496081548658122-4168823254352063932?l=aqnusfebriyant.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/feeds/4168823254352063932/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/10/tanya-jawab-seputar-alfamart-indomaret.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/4168823254352063932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/4168823254352063932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/10/tanya-jawab-seputar-alfamart-indomaret.html' title='Tanya-Jawab Seputar Alfamart/ Indomaret'/><author><name>ibonk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01910059447610510627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/SnsCJvIt39I/AAAAAAAAAas/Cccry-7MF4o/S220/profile.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107496081548658122.post-8034255072297431864</id><published>2009-09-30T12:40:00.000-07:00</published><updated>2009-10-15T07:20:47.498-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pendidikan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='moral'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hamada'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='budi pekerti'/><title type='text'>Knowledge Is Power but Character Is More</title><content type='html'>Suatu hari anak saya, Hamada, yang baru masuk TK bercerita tentang teman-teman di sekolah barunya. Hamada bercerita bahwa ada seorang teman yang berulang-kali memuji dia sebagai anak yang paling cantik sedunia. Bukan paling cantik di kelas, atau di sekolah, tapi ndak tanggung-tanggung paling cantik sedunia. Dan bukan hanya sekali, tetapi berulang-kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan Hamada saja yang GR dengan pujian itu, kami sebagai orang tua juga senang bahwa Hamada bisa diterima di lingkungannya yang baru. Namun sebagai orang tua, saya melihat adanya kemungkinan bahwa pujian itu bisa membawa akibat yang kurang baik bagi kepribadian anak saya jika dibiarkan begitu saja. Maka malam harinya seusai sholat Maghrib berjamaah, saya mencoba memberi pembekalan untuk Hamada menghadapi pujian-pujian seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya membuka perbincangan dengan mengatakan bahwa saya senang dan bangga punya anak yang cantik, pintar menggambar, pintar main komputer, pintar membaca, pintar berhitung, dan lain-lain. Hamada terlihat senang dengan ucapan saya tersebut. Saya kemudian melanjutkan, “Tapi Buya lebih senang lagi kalo Hamada bisa jadi anak yang shalihah, sopan, berbakti pada orang tua, rajin sholat, dan pintar mengaji”. Hamada manggut-manggut. “Kalo cantik, pintar berhitung, pintar membaca, tapi ndak sopan, buat apa?”, kata saya lagi. “Salah-salah kecantikannya malah dipakai untuk hal-hal yang tidak benar, membohongi orang, mencuri, dan perbuatan jahat lainnya”. Hamada lalu tersenyum, membuat saya merasa lega bahwa Hamada ternyata bisa mengerti apa yang saya sampaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmu itu adalah besaran vektor alias besaran yang mempunyai nilai dan arah. Bila arah ilmu itu negatif, maka semakin besar ilmunya semakin besar pula nilai negatifnya. Ibarat orang yang tersesat, semakin jauh ia berjalan, semakin jauh pula ia dari kebenaran. Cocok sekali semboyan yang digunakan SMAN 3 Bandung, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;knowledge is power but character is more&lt;/span&gt;. Kekuatan moral, akhlak, atau budi pekerti lah yang menentukan apakah ilmu itu positif atau negatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmu dengan arah yang benar, Insya Allah akan membawa kebaikan bagi lingkungan sekitarnya. Sebaliknya ilmu yang tidak dibekali dengan akhlak yang baik, hanya akan menjerumuskan manusia dan lingkungannya ke jurang kesengsaraan. Kita sebagai orang tua mempunyai peran yang sangat besar dalam membekali anak-anak kita dengan akhlak yang baik agar ilmu mereka kelak bisa membawa manfaat bagi umat manusia dan lingkungannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107496081548658122-8034255072297431864?l=aqnusfebriyant.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/feeds/8034255072297431864/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/09/knowledge-is-power-but-character-is.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/8034255072297431864'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/8034255072297431864'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/09/knowledge-is-power-but-character-is.html' title='Knowledge Is Power but Character Is More'/><author><name>ibonk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01910059447610510627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/SnsCJvIt39I/AAAAAAAAAas/Cccry-7MF4o/S220/profile.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107496081548658122.post-1515048749066738454</id><published>2009-09-30T08:51:00.000-07:00</published><updated>2009-09-30T08:56:40.316-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='&quot;timur tengah&quot;'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PBB'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='erdogan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dunia'/><title type='text'>Semoga Makin Banyak Erdogan Bermunculan</title><content type='html'>Berikut ini cuplikan artikel dari Eramuslim.com. Semoga makin banyak Erdogan bermunculan demi membela negara-negara Islam yang diperlakukan tidak adil. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Erdogan Kembali "Guncang" Sidang PBB&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sosok Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan kian hari kian menjadi pujaan dan "pahlawan" sekaligus simbol kebangkitan baru atas dunia Muslim, sekaligus simbol perlawanan yang cerdas (bukan perlawanan konyol dan bodoh ala Arab) di hadapan dunia Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabtu (28/9) kemarin, Erdogan kembali memberikan kejutan bagi dunia. Di hadapan majlis sidang PBB di New York, Erdogan memberikan pidato sambutan yang mengguncang terkait perdamaian di Timur Tengah dan isu nuklir di kawasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pidatonya, Erdogan mengkritik sikap tak adil dan standar ganda yang diterapkan oleh negara-negara Barat terkait permasalahan nuklir. Di satu sisi, negara-negara Barat kini tengah berusaha sekuat tenaga untuk mengganjal langkah Iran yang tengah mengembangkan teknologi nuklir damai--yang kian hari kian berkembang pesat, namun di sisi yang lain, negara-negara Barat juga mendiamkan Israel yang memiliki senjata nuklir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya sudah bertemu dengan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad, dan berbincang-bincang dengan beliau, termasuk isu nuklir negeri itu. Presiden Ahmadinejad menegaskan, negaranya sama sekali tidak berniat untuk mengembangkan senjata nuklir," terang Erdogan membela Iran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkan oleh Erdogan, dirinya sangat menentang keberadaan senjata nuklir di Timur Tengah, dan di seluruh belahan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami tentu berpegang teguh kepada kesepakatan dunia yang menentang adanya senjata nuklir di kawasan Timur Tengah, dan juga di seluruh dunia. Tetapi, di kawasan itu ada satu negara yang memiliki ratusan rudal berhulu ledak nuklir. Negara itu adalah Israel," terang Erdogan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terang saja, para peserta sidang majlis PBB itu pun tersontak dengan pernyataan Erdogan. Sebagaimana maklum diketahui, pembicaraan mengenai "kepemilikan Israel atas senjata nuklir" adalah hal yang tabu untuk dibicarakan di majlis-majlis internasional seperti PBB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Israel bahkan telah nyata-nyata di hadapan dunia menggunakan senjata posphorus untuk menyerang Gaza. Apa ini? Ini adalah senjata pemusnah massal yang berhasil membunuh 1400 perempuan dan anak-anak, serta melukai lebih dari 5000 jiwa."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain menyinggung kejahatan perang Israel atas Gaza, Erdogan juga menyinggung kehancuran bangsa, negara, dan peradaban di Irak akibat perang yang dilancarkan Amerika pada 2003 silam atas negeri 1001 malam itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lihat juga di Irak. Negeri yang memiliki peradaban tua dan tinggi itu kini hancur. Lalu, apakah kehancuran itu juga diharapkan terjadi pada Iran?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan-pernyataan Erdogan di atas tentu sangat mengejutkan banyak pihak. Bukan sekedar karena sosok Erdogan yang berlatar belakang Islami, melainkan juga karena keberadaan negaranya, Turki, yang memiliki beberapa posisi strategis dan memegang kartu bagus di kawasan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107496081548658122-1515048749066738454?l=aqnusfebriyant.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/feeds/1515048749066738454/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/09/semoga-makin-banyak-erdogan-bermunculan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/1515048749066738454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/1515048749066738454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/09/semoga-makin-banyak-erdogan-bermunculan.html' title='Semoga Makin Banyak Erdogan Bermunculan'/><author><name>ibonk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01910059447610510627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/SnsCJvIt39I/AAAAAAAAAas/Cccry-7MF4o/S220/profile.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107496081548658122.post-6700035583147459052</id><published>2009-09-09T13:10:00.000-07:00</published><updated>2009-09-09T13:12:22.922-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='televisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gene netto'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tarawih'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sholat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>Siaran Shalat Tarawih Dari Mekkah Lebih Baik Jam 1 Pagi Atau Jam 4 Sore?</title><content type='html'>Tulisan ini di copy dari blog ustadz &lt;a href="http://genenetto.blogspot.com/"&gt;Gene Netto&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari beberapa tahun yang lalu, sudah menjadi kebiasaan saya untuk bergadang di bulan puasa, khususnya supaya bisa nonton siaran langsung Shalat Tarawih dari Masjid-il-Haram di Mekkah. Alhamdulillah saya sering bisa begitu kalau tidak ada kerjaan di pagi hari, sehingga bisa nonton sampai selesai dan tidur setelah subuh. Tetapi kebanyakan orang harus berangkat kerja pada waktu pagi, jadi hampir tidak mungkin kalau mereka menonton Shalat Tarawih dari Mekkah yang biasanya mulai pada jam 00:30 dan berakhir pada jam 02:20.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa alasan kenapa saya senang nonton Shalat Tarawih yang disiarkan langsung dari Mekkah. Pertama, saya bisa melihat Ka’bah secara langsung (walaupun hanya lewat tivi), tetapi tayangan di televisi terkesan lebih nikmat daripada foto Ka’bah yang ada di kamar. Kedua, saya bisa mendengarkan ayat-ayat suci Al Qur'an yang dibacakan oleh Imam Masjid-il-Haram, yang insya Allah termasuk imam yang paling baik di dunia. Kemarin, pada saat Imam bacakan ayat sajdah, saya juga ikut sujud, dan pada saat itu, di tengah malam yang sunyi, saya merasa ikut bersujud bersama dengan sekitar 3 juta orang yang juga sedang sujud di depan Ka’bah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi orang yang mungkin belum tahu, ayat sajdah (atau sajadah) adalah ayat-ayat dalam Al-Qur'an yang didalamnya mengandung kata sujud dan kaum muslimin yang membaca atau mendengarnya disunnahkan untuk sujud langsung pada saat membaca atau mendengarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah yang berkata: Rasulullah SAW telah bersabda: “Apabila anak Adam membaca ayat sajdah kemudian ia bersujud, maka syaitan akan menjauhi dia sambil menangis dan berkata: ‘Celakalah aku. Anak adam diperintahkan untuk sujud lalu ia sujud maka baginya adalah surga. Dan aku diperintahkan untuk sujud lalu aku menolaknya maka bagiku api neraka.’” (HR. Muslim No. 81)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun saya berada di Indonesia, pada saat ikut sujud saya merasa dekat sekali dengan 3 juta saudara yang sedang sujud juga di Mekkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu alasan yang lain yang mendorong saya untuk nonton setiap tahun adalah kenyataan bahwa dulu saya nonton siaran langsung Shalat Tarawih dari Mekkah untuk pertama kali pada tahun 1995. Pada saat itu, saya masih orang non-Muslim dan masih belajar tentang Islam karena belum yakin bahwa Islam benar. Tetapi setelah saya melihat 3 juta orang melakukan Shalat Tarawih di dalam masjid yang sama, pada waktu yang sama, dalam bahasa yang sama, di belakang pemimpin yang sama, berdiri tegak mengarah ke kiblat yang sama (yaitu Ka’bah), dan mereka ruku dan sujud pada saat yang sama, dalam upaya berdoa kepada Tuhan yang sama, maka saya menjadi terkejut sekali karena tidak ada pemandangan yang setara di seluruh dunia, yang begitu rukun, indah dan mulia, selain di dalam Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat tayangan itu dulu membantu saya masuk Islam karena saya yakin manusia tidak bisa menciptakan kegiatan seperti itu sendiri. Kalau murni berasal dari manusia, pasti terjadi berbagai macam keributan, misalnya dari siapa yang boleh jadi imam, gerakan mana yang akan dipakai, arah mana yang dihadapi, sampai bahasa apa yang akan digunakan dan seterusnya. Tetapi kalau berasal dari Allah SWT, maka tidak terjadi keributan, dan semua orang masuk masjid secara rukun untuk berdoa kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kebanyakan orang tidak memikirkan Shalat Tarawih dari sisi dakwah, tetapi itu yang saya alami sendiri. Melihat shalat yang satu itu yang begitu rukun dan indah, di tempat yang paling mulia di dunia, membantu saya masuk Islam pada tahun 1996.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari dulu sampai sekarang, tayangan itu selalu diadakan secara langsung, pada jam 00:30 pagi sampai jam 2:30 pagi. Dan saya yakin hanya ada sedikit orang seperti saya yang sanggup tahan ngantuk dan nonton sampai selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya, tayangan yang satu ini akan jauh lebih bermanfaat bila disiarkan pada jam 16:00 sore sampai waktu maghrib. Kalau ada di sore hari, maka banyak karyawan masuk tidak akan bisa nonton karena masih berada di kantor. Tetapi masih ada banyak orang lain di rumah pada saat itu. Ibu rumah tangga, anak sekolah, remaja, mahasiswa, orang yang sudah pensiun, orang yang lagi tidak kerja, orang yang jaga warung, dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah baiknya bila ummat Islam diberikan sebuah tayangan yang begitu mulia, yang direkam dari malam sebelumnya dan disiarkan pada jam yang ramai, yaitu jam 16:00 sore. Selain kenikmatan yang akan dialami oleh ummat Islam yang bisa nontonnya, juga ada unsur dakwah yang insya Allah besar bila orang non-Muslim bisa melihat shalat yang begitu luar biasa setiap sore selama satu bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu tayangan itu ada di RCTI, lalu berhenti selama beberapa tahun setelah krismon, dan sekarang dimulai lagi di TVRI. Sayangnya, teksnya (terjemahan ayat) dalam bahasa Inggris sekarang. Dulu, waktu di RCTI, teksnya pakai bahasa Indonesia, dan kelihatan sekali bahwa ada seorang teknisi yang jaga teksnya dan sesuaikan dengan bacaan Imam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ada yang peduli pada ummat Islam, dan ingin membantu ummat Islam mendapatkan tayangan yang terbaik di dalam bulan puasa, tolong sebarkan email ini kepada semua teman, khususnya yang kerja di stasiun televisi, lebih khusus lagi di TVRI. Tolong juga kirim ke semua politikus, pengurus partai, pejabat, ustadz, dan tokoh Islam. Kalau kita minta bantuan kepada mereka semua untuk memberikan tayangan ini kepada ummat Islam di sore hari, mungkin mereka akan segera begerak untuk geserkan acara-acara pelawak dan sinetron yang ditayangkan sekarang dan menggantikannya dengan tayangan Shalat Tarawih dari Masjid-il-Haram pada jam 16:00 sampai waktu maghrib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain manfaatnya bagi anak-anak kita yang bisa melihat langsung kemuliaan Islam, juga sangat mungkin ada orang lain seperti saya yang akan merasa tertarik pada Islam setelah melihat pemandangan yang sangat mulia itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu'alaikum wr.wb.,&lt;br /&gt;Gene Netto&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107496081548658122-6700035583147459052?l=aqnusfebriyant.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/feeds/6700035583147459052/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/09/siaran-shalat-tarawih-dari-mekkah-lebih.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/6700035583147459052'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/6700035583147459052'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/09/siaran-shalat-tarawih-dari-mekkah-lebih.html' title='Siaran Shalat Tarawih Dari Mekkah Lebih Baik Jam 1 Pagi Atau Jam 4 Sore?'/><author><name>ibonk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01910059447610510627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/SnsCJvIt39I/AAAAAAAAAas/Cccry-7MF4o/S220/profile.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107496081548658122.post-283159312011730158</id><published>2009-09-04T10:11:00.000-07:00</published><updated>2010-01-16T19:15:53.318-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indomaret'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='waralaba'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bisnis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='alfamart'/><title type='text'>8 Cerita Tentang Indomaret dan Alfamart</title><content type='html'>Apakah anda berminat memulai usaha waralaba retail seperti Indomaret dan Alfamart? 8 cerita ini mungkin bisa bermanfaat untuk anda. Cerita-cerita ini saya ambil dari berbagai sumber di Internet. Mudah-mudahan yang punya tulisan ikhlas tulisannya dikutip tanpa ijin dan mudah-mudahan menjadi amal jariah bagi penulisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Cerita 1 (Pengalaman Indomaret Beranak Pinak)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tapi, aku tertarik dengan indomaret..kebetulan aku belajar dari teman aku :&lt;br /&gt;Dia beli indomaret, take over tahun 2006, harganya sekitar 420juta, dengan pendapatan sebuln sekitar 8juta..Tapi setelah tahun kedua..pendapatanya bisa naik,,sampai 17juta sebulan.&lt;br /&gt;Akhirnya dia ambil lagi toko indomaret yang takeover..tahun 2007..dengan harga 570juta..dengan KREDIT dari BANK...Yang dijadikan angsuran ya pendapatan Toko Pertama..Bulan lalu(toko ketiga dia)..diaambil lagi indomaret Take over, dengan KREDIT DARI BANK lagi...dengan pakai angsuran pendapatan Toko ke dua...Nah...kalau kita pinter pinter milih lokasi...maka pendapatan akan&lt;br /&gt;growth..Toko indomaret bisa beranak pinak..dengan menggunakan kredit dari bank..&lt;br /&gt;Dan kita gak perlu ngapain2 koq..tetep sebagai karyawan..Kerja biasa.. Karena mereka sudah punya sistem.. Sebagai informasi, dari ribuan toko waralaba indomaret...yang punya hanya ratusan orang...krena itu tadi..BERANAK PINAK DENGAN KREDIT BANK...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Cerita 2 (Antara Indomaret dan Alfamart)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Modal awal pasti lebih dari 300jt, 3tahun lalu sekitar 500an. Keduanya sama baiknya. Keduanya sama sama mau membangun dari tanah kosong. Kalau di Indomaret, kontrak 10 tahun dibayar 5 tahun dulu, sedang yang 5 tahun kedua akan dibayar pada akhir tahun ke 2. Bila sampai akhir tahun ke2 nggak bayar berarti kontraknya hanya 5 tahun.&lt;br /&gt;Kedua-duanya minta tambahan waktu 3 bulan, untuk persiapan pembangunan dan pembersihan. Minta proposalnya aja. Kalau nggak salah uang 540jt kembali dalam 5 tahun dengan target per hari 7-8jt (ini hitungan 3thn yang lalu)&lt;br /&gt;Saran saya : hubungi salah satu, tunggu disurvey, setelah itu hubungi&lt;br /&gt;yang lain. Hasil survey diadu, yang paling murah yang diambil. Kalau lokasi strategis keduanya pasti berebut dan anda yang untung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Cerita 3 (Pengalaman dari Awal, Perbedaan Take Over dan Milik Sendiri)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Keputusannya mengambil alih toko Indomaret yang sudah jalan baik pun dimaksudkan untuk memperkecil pekerjaan mengawali bisnis dan risikonya. “Kalau memulai dari awal, saya harus melakukan survey dulu tentang bagaimana pasarnya, berapa sewa toko dan sebagainya. Bisa saja ketika saya telah membuka toko di suatu tempat, ternyata pasar di daerah itu kurang mendukung. Karena itu saya berusaha memotong risiko yang mungkin terjadi di awal dengan mengambil alih toko yang telah berjalan,” katanya memberi alasan.&lt;br /&gt;Di atas kertas, sebuah toko Indomaret dapat balik modal dalam waktu 44 bulan. Menurut Zeda, hal itu hanya merupakan pegangan, karena salah satu tokonya yang berlokasi di Anyer bisa balik modal hanya dalam waktu 22 bulan. Di sisi lain, ada pula toko milik Zeda yang berada di Jakarta, sudah hampir lima tahun belum balik modal lantaran persaingan sangat ketat dengan tiga toko Alfamart di sekitarnya.&lt;br /&gt;Ketika tiga toko Alfamart itu belum ada, omset toko Indomaret milik Zeda dapat mencapai 18 juta per hari, tetapi sekarang hanya Rp.6 juta. Bukan masalah bagi Zeda, sebab ia memiliki 8 toko yang secara keseluruhan performanya sangat baik. Meskipun satu tokonya membutuhkan waktu cukup lama balik modal, toko lainnya dapat menutupinya dengan payback period yang lebih cepat. “Jadi bisa ada subsidi silang dari satu toko dan toko lainnya,” ujar Zeda.&lt;br /&gt;Sekarang Zeda tidak mau lagi membeli secara takeover toko Indomaret, karena pihak Indomaret sendiri juga mendorong investornya yang sudah cukup matang agar mulai berinvestasi dari awal. Biaya investasi untuk sebuah toko Indomaret dari awal sekitar Rp.300 juta, sedangkan untuk toko yang sudah berjakan dan di takeover dari Indomaret harganya dapat mencapai Rp 400-600 juta untuk di daerah Jabodetabek. Sementara di luar Jabodetabek harga takeover dapat mencapai Rp 800-900 juta. Lebih mahalnya harga di luar Jabodetabek terkait dengan biaya-biaya yang masih lebih murah daripada Jabodetabek, sehingga keuntungan yang diperoleh toko pun bisa semakin tinggi.&lt;br /&gt;Ia menambahkan, kontribusi pendapatan terbesar usahanya berasal dari franchise yang berada di Serang, yaitu di Anyer dan Sunan Ampel. Di kedua tempat itu margin profit yang diperoleh masing-masing dapat mencapai 7 % per bulan. Sementara itu omset terendah tokonya Zeda sekitar Rp.7 juta/hari, dan yang paling tinggi Rp 13-14 juta/hari terutama toko Indomaret nya di Serang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Cerita 4 (Info Take Over)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Untuk mekanisme take over intinya kami menawarkan toko Indomaret milik kami sendiri yang kami anggap sehat. Besaran investasi take over berkisar 500 jt - 1 M berdasarkan besar kecilnya laba toko yang bersangkutan.&lt;br /&gt;Untuk pembayarannya harus selesai sebelum tanggal pengalihan yang sudah disepakati.&lt;br /&gt;Kriteria toko yang dapat ditakeoverkan haruslah toko yang memenuhi kriteria sbb: omzet sehat, sewa tercover 5 th kedepan, perijinan oke.&lt;br /&gt;Dalam hal ini tidak ada sistem bagi hasil, jadi kalau kepemilikan toko ini milik Bapak maka seluruh keuntungan masuk ke "kantong" Bapak sendiri.&lt;br /&gt;Untuk semua manajemennya sudah dilakukan oleh pihak Indomaret, seperti pengiriman barang, laporan keuangan, pajak, harga barang, penggajian karyawan, promosi, dll, shg dapat dikatakan pihak investor bersikap pasif pun tidak ada masalah.&lt;br /&gt;Untuk laporan keuangan akan kita kirimkan setiap bulan tetapi untuk pembagian keuntungan akan kami bagikan setiap akumulasi 3 bulanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Cerita 5 (Pengalaman Take Over dan Milik Sendiri&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Gue punya 2 indomaret.. satu buat di rumah sendiri habis 400jutaan, satu gue beli indomaret takeover di surabaya harganya 405juta tapi tempatnya sewa. Gue dapat bagi hasil setiap 3 bulan gerai yang buat dirumah gue rata sebulannya dapat 14 juta, lumayan gede karena ada di kota kediri yang notabene jarak 2 km baru ada minimarket (karna perdanya gitu). Gerai yang gue beli takeover disurabaya rata2x perbulannya menghasilkan 9juta. Perbulan gue dapat rata2x 23 juta...&lt;br /&gt;Enaknya di indomaret atau alfamart kita sebagai investor kagak perlu cawe2x semua yang ngurusin mereka.. pembagiannya setiap tiga bulanan... bahkan banyak investor indomaret atau alfamart yang tidak pernah mengunjungi sendiri lokasinya,, karena jauh.. banyak orang jakarta beli indomaret di daerah2x kayak jember, tulung agung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Cerita 6 (Sejarah Persaingan Indomaret vs Alfamart)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dahulu katanya,Indomart mau di jual ke sampurna group.tapi entah kenapa pihak indomart membatalkan proses penawaran, mungkin dipikirnya Indomart akan lebih besar lagi kalo di kelola sendiri(pangsa pasar mini market masih banyak karena bisa dihitung dengan jari jmlh mini market, secara dulu jaman pak harto dilarang geto...)&lt;br /&gt;Nah samoerna group katanya seh berang karena indomart gak jadi di jual,tp menurut gw samporna ngiler liat potensi pasar mini market,nah akhirnya pihak sampoerna berfikiran Tanpa Indomart Kita mampu membangun merk sendiri, nah makanya pihak sampurna Ndiriin/membangun merek mini market alfa mart.&lt;br /&gt;NAh Klo kenapa Alfa mart deketan ama Indomart itu menurut gw ada alesannya juga (ktnya ada yg bilang bos alfa mart kesel krna indomart g jadi di jual dan sebagai balas dendam dia bangun alfa mart deket sama indomart buat bikin bangkrut indomart)&lt;br /&gt;Gw bilang itu salah.. Kenapa...?? Perhatiin kondisi sekarang adalah Alfamart bertahan Indomart juga tetep survive..&lt;br /&gt;Ini pinternya manajemen Alfamart Dari pada dia melakukan riset memakan biaya yang mahal lebih baik dia bangun alfamart bersebelahan dengan Indomart (Gak bakalan rugi,toh yang beli pastinya banyak juga,pasarnya masih sangat banyak)&lt;br /&gt;NAH gitu deh.. kenapa Alfamart Ada Indomart juga ada.. ngomong ngomong kasian warung bang ucok ya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Cerita 7 (Mengembangkan Alfamart Dengan Bantuan Bank)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;ngambil pinjaman bank, dengan jaminan properti, untuk invest di Alfamart. Bisa ngak ya....??? BISA.....!!! dan saya pernah melakukannya...!!! gimana cara saya melakukannya....???&lt;br /&gt;ALFA ke-1 saya beli dengan tunai. Tapi bukan a/n saya sebagai pribadi tapi a/n PT.&lt;br /&gt;Jadi saya membentuk PT dan dengan badan usaha tsb saya ambil ALFA ke-1.&lt;br /&gt;Tujuan pembentukan PT antara lain;&lt;br /&gt;- untuk mulai membangun track-record badan usaha.&lt;br /&gt;- untuk status (saya adalah Dirut dan owner dari PT tsb).&lt;br /&gt;Lalu.... catatan keuangan Alfa ke-1 saya gunakan sebagai catatan keuangan PT saya.&lt;br /&gt;catatan:&lt;br /&gt;setiap bulan saya menerima laporan Keuangan toko Alfa ke-1, dan laporan tsb sudah mengikuti kaidah pembukuan yang baik dan benar.&lt;br /&gt;ALFA ke-2 saya ambil dengan menggunakan pinjaman bank, -/+ 2 tahun setelah Alfa ke-1. Modal Alfa ke-2 ini adalah: 20% modal sendiri yang saya terima (hasil usaha) dari&lt;br /&gt;Alfa ke-1. 80% adalah Kredit Investasi (untuk PT/badan hukum) dari Bank Bukopin, dengan jaminan properti yang saya miliki.&lt;br /&gt;JADI praktis sebenarnya untuk Alfa ke-2 saya tidak menggunakan uang saya sendiri.&lt;br /&gt;YANG MENARIK....!!!&lt;br /&gt;- PASSIVE INCOME. Alfamart adalah waralaba yang "full operated by master franchise".... akibatnya, ... saya punya biz, punya PT, punya karyawan, punya laporan keuangan, punya income..... TANPA BEKERJA.... inilah Passive Income.&lt;br /&gt;- LEVERAGE.&lt;br /&gt;+ dari Alfamart.... cashflow, laporan keuangan, karyawan dari biz tsb (Alfamart).... adalah (saya gunakan) sebagai track record PT/badan usaha saya.&lt;br /&gt;+ properti yang saya jaminkan pun saya sewakan. Jadi properti ini menghasilkan 2 income yaitu dari hasil-sewa dan dari hasil usaha Alfa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Cerita 8 (Kiat Sukses Men-Take Over dan Mengembangkan Alfamart)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tidak keliru Budi Rachmat lebih suka membeli hak waralaba dari hasil takeover. Berdasarkan pengamatannya, apabila mengambil alih usaha waralaba minimarket Alfamart yang sudah jalan, bisa diprediksi prospeknya. Dengan strategi itu, tidak mustahil ia mampu mencapai waktu pengembalian modal (pay back period) setahun lebih cepat dari yang ditargetkan franchisor, yakni selama 3,5 tahun.&lt;br /&gt;Budi bercerita, pada mulanya prinsipal Alfamart menyodorkan beberapa alternatif lokasi. Namun, ia lebih tertarik di daerah Bendungan Jago, Kemayoran, yang dianggapnya lebih potensial karena letaknya di pinggir jalan besar. Benar saja. Begitu gerai Alfmart itu diambil alih olehnya tahun 2003, omset yang dibukukan cukup memuaskan: Rp 15-18 juta/hari atau Rp 300-450 juta/bulan. Dari omset sebesar itu, ia mengaku meraup keuntungan bersih Rp 5-5,5 juta/bulan. Adapun nilai investasi satu gerai Alfamart yang sudah diinjeksikan Budi tercatat Rp 450 juta. Rinciannya: Rp 50 juta fee waralaba untuk masa kontrak lima tahun; Rp 200 juta set up toko; dan Rp 200 juta untuk sewa tempat.&lt;br /&gt;Sukses dengan waralaba yang pertama, Budi tergoda untuk membuka gerai Alfamart yang kedua dan lebih gede pada 2005 dengan investasi Rp 750 juta. Lokasinya di Kedung Halang, sekitar Jl. Raya Bogor-Jakarta. “Di gerai kedua ini untungnya lebih bagus lagi, bisa Rp 13 juta per hari, karena lokasinya di tepi jalan besar,” papar mantan karyawan Unilever yang kini memutuskan totalitas mengelola langsung usaha waralaba minimarket-nya. Itulah sebabnya ia yakin periode pengembalian modal di gerai kedua ini akan dicapai dalam tempo lebih cepat lagi dari (yang pertama) 2,5 tahun.&lt;br /&gt;Strategi yang dilancarkan Ari tak jauh berbeda dari Bambang dan Budi. “Pertama, jangan terlalu keenakan dengan sistem yang sudah ada,” katanya mengingatkan. Maklum, biasanya dengan sistem franchise SOP sudah ada, sehingga investor enggan mencari tahu lagi keinginan pelanggan seperti apa. Maka, Ari selalu mewajibkan diri sendiri dan rekannya untuk paling tidak 2-3 hari sekali mengecek kondisi di masing-masing gerai. “Dengan begitu, kami tahu langsung masalahnya di mana. Pegawai pun jika tidak didatangi langsung, tidak akan berterus terang kendala yang dialami apa saja,” kata Ari. Kiat kedua adalah ciptakan variasi atau kreasi baru yang lain dari standar yang sudah diberikan franchisor. Ari kerap memberi gimmick berupa hadiah kecil, seperti stiker bagi pelanggan loyal. “Kami melihat ini cukup efektif menarik konsumen. Dan baru kami saja investor yang melakukan model hadiah seperti ini,” Ari mengklaim dengan nada senang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Artikel Lain Yang Berhubungan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/10/tanya-jawab-seputar-alfamart-indomaret.html"&gt;Tanya Jawab Seputar Alfamart - Indomaret&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2010/01/perkiraan-keuntungan-alfamart-indomaret.html"&gt;Perkiraan Keuntungan Alfamart/ Indomaret&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107496081548658122-283159312011730158?l=aqnusfebriyant.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/feeds/283159312011730158/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/09/8-cerita-tentang-indomaret-dan-alfamart.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/283159312011730158'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/283159312011730158'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/09/8-cerita-tentang-indomaret-dan-alfamart.html' title='8 Cerita Tentang Indomaret dan Alfamart'/><author><name>ibonk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01910059447610510627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/SnsCJvIt39I/AAAAAAAAAas/Cccry-7MF4o/S220/profile.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107496081548658122.post-2661091541581619859</id><published>2009-09-02T13:35:00.000-07:00</published><updated>2009-09-02T13:37:06.397-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rumah tangga'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='demokrasi'/><title type='text'>Demokrasi Dalam Kehidupan Rumah Tangga</title><content type='html'>Seorang teman di kantor saya bertanya, “Siapa pengambil keputusan di keluargamu? Apakah kamu sendiri atau berdua dengan istrimu?”. Saya menjawab bahwa untuk masalah besar kami selalu musyawarah bersama. Teman saya itu terlihat puas dengan jawaban saya, dia kemudian menjelaskan bahwa di dunia ini banyak suami yang otoriter, mengambil keputusan sendiri sementara istrinya harus mengikuti. Teman saya ini seorang wanita karir yang sudah bertahun-tahun menafkahi keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar teman saya berkata seperti itu, saya kemudian menjelaskan kepadanya maksud jawaban saya sebelumnya. Saya bilang kepadanya, ”&lt;em&gt;Well&lt;/em&gt;, dalam satu kapal tidak boleh ada 2 kapten”. Saya menjelaskan bahwa musyawarah yang saya dan istri saya lakukan adalah media untuk membantu saya mengambil keputusan. Keputusan terakhir ada di tangan saya sebagai pemimpin rumah tangga, tetapi sebagai &lt;em&gt;leader&lt;/em&gt; yang baik saya harus bisa “mendengarkan” istri dan bahkan anak-anak saya. Entah karena jawaban saya atau karena sesuatu yang lain, dia kemudian mengalihkan pembicaraan ke topik yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di negara barat termasuk Kanada tempat saya tinggal saat ini, saya melihat mereka mencoba memasukkan unsur demokrasi ke dalam rumah tangga sebisa mungkin. Menurut kamus Internet Wikipedia, prinsip utama demokrasi ada 2 yaitu kesamaan (&lt;em&gt;equality&lt;/em&gt;) dan kebebasan (&lt;em&gt;freedom&lt;/em&gt;). Pada umumnya dalam sebuah rumah tangga di Kanada, istri punya hak dan kewajiban yang sama dengan suami. Adalah suatu hal yang wajar melihat ada suami yang memasak, belanja, atau menjaga anak sementara istri bekerja. Sebaliknya wajar juga kita melihat sang istri mencuci mobil, mengecat rumah, atau memperbaiki atap rumah. Bagi mereka hal ini adalah perwujudan dari kemandirian mereka dalam hidup berumah tangga. Kekuasaan dalam rumah tangga pun di bagi 50-50 antara suami dan istri sehingga masing-masing mempunyai hak yag sama dalam mengambil keputusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal kebebasan, seorang istri bebas melakukan apa saja asal tidak mengganggu orang lain, demikian juga sebaliknya untuk sang suami. Sang istri boleh saja bekerja sampai larut malam, atau berliburan ke Hawaii bersama teman-temannya walaupun suaminya keberatan. Suami tidak berhak melarang. Sebaliknya suami juga boleh tidak memberi nafkah istri, atau memuaskan hobinya mancing di laut berhari-hari, walapun istrinya keberatan. Suami dan istri saling menghargai kebebasan masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain padang lain belalang. Begitupun dalam urusan rumah tangga, setiap orang mempunyai cara masing-masing dalam mengatur urusan rumah tangganya. Saya yang dilahirkan dan dibesarkan di Indoesia dengan keluhuran budayanya, merasa bersyukur pada norma-norma agama maupun sosial yang selama ini saya jadikan patokan dalam hidup berumah tangga. Bagaimana dengan Anda? Apakah anda menerapkan demokrasi dalam kehidupan rumah tangga anda?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107496081548658122-2661091541581619859?l=aqnusfebriyant.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/feeds/2661091541581619859/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/09/demokrasi-dalam-kehidupan-rumah-tangga.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/2661091541581619859'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/2661091541581619859'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/09/demokrasi-dalam-kehidupan-rumah-tangga.html' title='Demokrasi Dalam Kehidupan Rumah Tangga'/><author><name>ibonk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01910059447610510627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/SnsCJvIt39I/AAAAAAAAAas/Cccry-7MF4o/S220/profile.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107496081548658122.post-575970512956438566</id><published>2009-08-21T07:48:00.000-07:00</published><updated>2009-09-03T12:41:44.087-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='&quot;project management&quot;'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='&quot;pengumuman&quot;'/><title type='text'>Survey Gaji Project Manager</title><content type='html'>Baru saja meng-upload tulisan tentang hasil survey gaji Project Manager. Tulisannya bisa di baca di blog &lt;a href="http://belajarpm.blogspot.com/"&gt;Belajar Project Management.&lt;/a&gt; Selain itu kemaren di blog yang sama juga di upload bagian terkahir dari tulisan berseri "Panduan Membuat Project Plan". Sejauh ini respon terhadap tulisan-tulisan di blog Belajar Project Management cukup bagus dengan indikasi terus meningkatnya jumlah pengunjung blog.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107496081548658122-575970512956438566?l=aqnusfebriyant.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/feeds/575970512956438566/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/08/survey-gaji-project-manager.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/575970512956438566'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/575970512956438566'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/08/survey-gaji-project-manager.html' title='Survey Gaji Project Manager'/><author><name>ibonk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01910059447610510627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/SnsCJvIt39I/AAAAAAAAAas/Cccry-7MF4o/S220/profile.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107496081548658122.post-8832950003556926263</id><published>2009-08-17T12:21:00.000-07:00</published><updated>2009-08-17T13:48:00.646-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='facebook'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='google'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='&quot;Information tecnology&quot;'/><title type='text'>Akankan Facebook Menaklukkan Google dan Dunia?</title><content type='html'>Hari ini saya membaca tulisan menarik di &lt;a href="http://swaramuslim.net/posting/more.php?id=6156_0_19_0_M"&gt;Swara Muslim&lt;/a&gt; tentang rencana Facebook untuk menaklukkan Google dan menguasai dunia. Dalam tulisan tersebut diberitakan bahwa Mark Zuckerberg, mbah nya Facebook, sedang merancang suatu mega project untuk mencegah mesin pencari Google menemukan informasi dalam dunia Facebook.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sendiri membaca gerakan mega project ini sebagai salah satu bocoran dari super mega project yang lebih besar lagi dibaliknya. Pasalnya yang disebut dengan mega project untuk memblokir mesin pencari Google itu tidak akan membawa dampak besar bagi Google dengan kondisi Facebook yang seperti sekarang ini. Hal ini bisa dibuktikan dengan cara mencari suatu keping informasi melalui Google. Dari hasil pencarian tersebut, hanya sebagian kecil saja yang berasal dari Facebook. Kebesaran Facebook saat ini belum ada apa-apanya jika dibandingkan dengan keseluruhan informasi yang tersebar di Internet. Hasil pencarian mesin pencari Google sendiri bagi kebanyakan orang mewakili sebagian besar dari informasi di Internet tersebut. Saya memang tidak mempunyai data persis tentang kemampuan mesin pencari Google dibandingkan total informasi di Internet, karena memang hampir mustahil untuk secara pasti mendapatkan data tentang berapa total besarnya informasi di Internet. Tapi jika hasil pencarian Google itu dibandingkan dengan hasil pencarian di lingkup Facebook sendiri, jelas mesin pencari Google masih jauh lebih unggul. Tapi sekali lagi, ini jika kita melihat kondisi Facebook saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu mengapa Facebook ngotot ingin membatasi mesin pencari Google masuk ke dalam wilayah Facebook? Saya melihat ada ambisi besar dari Facebook untuk menyedot informasi di Internet ke dalam dunia Facebook. Hal ini terlihat dengan semakin meningkatnya pengguna Facebook di seluruh dunia. Selain itu juga terlihat indikasi aplikasi-aplikasi Facebook yang semakin menggelembung. Mulai dari aplikasi-aplikasi permainan/ games, kalender, blog, buku harian, sampai ke kirim-kiriman kartu ucapan. Di kemudian hari seiring dengan semakin meningkatnya pengguna Facebook, bukannya tidak mungkin Facebook akan menggandeng perusahaan-perusahaan pembuat aplikasi Facebook untuk semakin memperluas jangkauan fungsi aplikasi-aplikasi tersebut. Misalkan aplikasi Facebook kedepannya akan bisa digunakan untuk video chatting, untuk menonton/ menyewa video, mengintegrasikan perpustakaan digital sedunia, atau fungsi-fungsi lain yang bermanfaat untuk dunia usaha seperti aplikasi team collaboration, online meeting, knowledge base, dan sebagainya. Inti dari usaha ini adalah untuk menyedot informasi di Internet sebanyak-banyaknya ke dunia Facebook dan menjadikan facebook sebagai gerbang tunggal untuk mengakses Internet. Artinya apapun kebutuhan kita di Internet bisa dilayani melalui Facebook.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila Facebook bisa mencapai kondisi seperti yang diuraikan di atas, barulah mega project untuk membendung Google masuk ke wilayah Facebook menjadi efektif dalam mengerdilkan Google. Apakah Facebook berhasil memenuhi ambisinya menaklukkan Google dan dunia? Kita lihat saja bagaimana perkembangan selanjutnya. Tentunya Google dan "pemain-pemain" lainnya tidak tinggal diam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107496081548658122-8832950003556926263?l=aqnusfebriyant.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/feeds/8832950003556926263/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/08/akankan-facebook-menaklukkan-google-dan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/8832950003556926263'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/8832950003556926263'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/08/akankan-facebook-menaklukkan-google-dan.html' title='Akankan Facebook Menaklukkan Google dan Dunia?'/><author><name>ibonk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01910059447610510627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/SnsCJvIt39I/AAAAAAAAAas/Cccry-7MF4o/S220/profile.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107496081548658122.post-6018786514800621243</id><published>2009-08-17T11:49:00.000-07:00</published><updated>2009-08-17T11:57:10.111-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='&quot;project management&quot;'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='&quot;pengumuman&quot;'/><title type='text'>New Post at "Belajar PM": Panduan Membuat Project Plan Bagian 2</title><content type='html'>Tulisan "Panduan Membuat Project Plan" akan dibuat berseri sampai 3 atau 4 seri. Dalam bagian pertama telah dibahas bagaimana membentuk kerangka Project Plan dari Scope Statement, dan mengembangkan Project Plan dengan mendefinisikan aktifitas-aktifitas yang dibutuhkan dari awal sampai akhir project baik yang terlibat dalam setiak Work Package maupun aktifitas di luar Work Package.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bagian kedua akan dibahas mengenai cara mengurutkan aktifitas yang telah didefinisikan selanjutnya. Ada sebuah tips menarik dengan menggunakan sticky notes. Selain itu juga akan dibahas mengenai bagaimana membuat koneksi antar aktifitas dengan menggunakan MS-Project. Pada bagian akhir bagian kedua ini dibahas mengenai meng-identifikasi resource yang terlibat untuk setiap aktifitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan menikmati tulisan selengkapnya dengan meng-klik &lt;a href="http://belajarpm.blogspot.com/"&gt;di sini.&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107496081548658122-6018786514800621243?l=aqnusfebriyant.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/feeds/6018786514800621243/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/08/new-post-at-belajar-pm-panduan-membuat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/6018786514800621243'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/6018786514800621243'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/08/new-post-at-belajar-pm-panduan-membuat.html' title='New Post at &quot;Belajar PM&quot;: Panduan Membuat Project Plan Bagian 2'/><author><name>ibonk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01910059447610510627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/SnsCJvIt39I/AAAAAAAAAas/Cccry-7MF4o/S220/profile.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107496081548658122.post-1542187697209794424</id><published>2009-08-16T15:22:00.000-07:00</published><updated>2009-08-16T15:27:41.915-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='&quot;pengumuman&quot;'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='photoblog'/><title type='text'>New Post in My PhotoBlog: Romantisme Senja</title><content type='html'>Foto Romantisme Senja di ambil sekitar 1 tahun yang lalu saat perjalanan bisnis ke Toronto. Yang menonjol dalam foto ini adalah warna-warna senja yang terlihat romantis. Dibandingkan senja di Indonesia, senja di Kanada terasa lebih beraneka ragam, mungkin karena pengaruh 4 musim dan posisi nya yang berada di belahan Utara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan menikmati fotonya di &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://duniadimataku.blogspot.com/"&gt;sini&lt;/a&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107496081548658122-1542187697209794424?l=aqnusfebriyant.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/feeds/1542187697209794424/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/08/new-post-in-my-photoblog-romantisme.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/1542187697209794424'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/1542187697209794424'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/08/new-post-in-my-photoblog-romantisme.html' title='New Post in My PhotoBlog: Romantisme Senja'/><author><name>ibonk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01910059447610510627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/SnsCJvIt39I/AAAAAAAAAas/Cccry-7MF4o/S220/profile.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107496081548658122.post-260603743557117593</id><published>2009-08-15T10:22:00.000-07:00</published><updated>2009-08-15T10:36:07.094-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='&quot;project management&quot;'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blog'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='&quot;pengumuman&quot;'/><title type='text'>Belajar Project Management</title><content type='html'>Hari Kamis yang lalu nambah blog lagi, kali ini blog khusus Project Management. Daripada ilmu PM ku bertumpuk di otak jadi jerawat, mending dikeluarkan lewat tulisan-tulisan. Mudah-mudahan bisa bermanfaat buat saya pribadi maupun buat orang lain. Katanya kan ilmu itu termasuk amal jariah. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi dengan tambahan blog Belajar Project Management ini, ada 5 total blog yang saya kelola. So far baru 2 tulisan yang di upload di blog baru Belajar Project Management. Tapi dari daftar judul tulisan yang akan saya buat, ternyata cukup banyak hal-hal tentang PM yang bisa dituliskan dalam blog itu. Insya Allah paling tidak saya akan meluangkan waktu untuk menulis 1 artikel tiap minggu nya.&lt;br /&gt;Btw, berikut ini link ke blog &lt;a href="http://belajarpm.blogspot.com/"&gt;Belajar Project Management&lt;/a&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107496081548658122-260603743557117593?l=aqnusfebriyant.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/feeds/260603743557117593/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/08/belajar-project-management.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/260603743557117593'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/260603743557117593'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/08/belajar-project-management.html' title='Belajar Project Management'/><author><name>ibonk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01910059447610510627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/SnsCJvIt39I/AAAAAAAAAas/Cccry-7MF4o/S220/profile.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107496081548658122.post-7123691541070654104</id><published>2009-08-08T04:48:00.000-07:00</published><updated>2009-08-08T04:57:20.685-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='foto'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='majalah'/><title type='text'>Fotoku di Tabloid Media Umat</title><content type='html'>Setelah muncul di majalah Hidayatullah beberapa waktu yang lalu, kini giliran tabloid &lt;a href="http://www.mediaumat.com"&gt;Media Umat&lt;/a&gt; yang menampilkan fotoku tanpa ijin. Ndak tanggung-tanggung langsung 2 foto yang di pasang. Untungnya model nya anak &amp;amp; istri sendiri, jadi kita asyik-asyik aja. Coba kalo modelnya profesional, pasti mencak-mencak.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.mediaumat.com"&gt;Media Umat&lt;/a&gt; adalah tabloid 2 mingguan terbitan Hizbut Tahir.  Saya akan mengirimkan email untuk meminta penjelasan dari mereka untuk masalah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/Sn1mcUIMUwI/AAAAAAAAAbQ/A9ffLGsestQ/s1600-h/media+umat+1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 233px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/Sn1mcUIMUwI/AAAAAAAAAbQ/A9ffLGsestQ/s320/media+umat+1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5367558967520940802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/Sn1myQLLhVI/AAAAAAAAAbY/flW4tn_ZGEc/s1600-h/media+umat+2.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/Sn1myQLLhVI/AAAAAAAAAbY/flW4tn_ZGEc/s320/media+umat+2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5367559344416851282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107496081548658122-7123691541070654104?l=aqnusfebriyant.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/feeds/7123691541070654104/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/08/fotoku-di-tabloid-media-umat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/7123691541070654104'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/7123691541070654104'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/08/fotoku-di-tabloid-media-umat.html' title='Fotoku di Tabloid Media Umat'/><author><name>ibonk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01910059447610510627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/SnsCJvIt39I/AAAAAAAAAas/Cccry-7MF4o/S220/profile.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/Sn1mcUIMUwI/AAAAAAAAAbQ/A9ffLGsestQ/s72-c/media+umat+1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107496081548658122.post-839453418803041136</id><published>2009-07-31T06:51:00.000-07:00</published><updated>2009-08-12T08:36:41.389-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='strategi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rencana'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pekerjaan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='phk'/><title type='text'>Plan-X (Rencana Antisipasi PHK)</title><content type='html'>(Tulisan ini juga bisa dibaca di &lt;a href="http://public.kompasiana.com/2009/08/01/plan-x-rencana-antisipasi-phk/"&gt;Kompasiana&lt;/a&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat perkembangan di tempat saya bekerja akhir-akhir ini memunculkan satu pertanyaan besar dalam benak saya, “Bila hari ini juga saya di PHK apakah saya siap?”. Menurut saya setiap orang yang bekerja menjadi seorang karyawan di suatu perusahaan harus bisa menjawab pertanyaan ini, karena PHK adalah resiko nyata yang harus siap dihadapi setiap karyawan di setiap waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjawab pertanyaan ini, saya segera menyiapkan sebuah dokumen yang saya beri nama Plan X alias Rencana Antisipasi PHK. Agar rencana ini selalu up-to-date, saya akan meng-update data-data di dalamnya paling tidak 1 bulan sekali. Hal ini untuk mengantisipasi PHK yang bisa datang setiap saat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu informasi apa saja yang perlu kita masukkan dalam dokumen itu? Berikut ini bagian-bagian dari dokumen Plan X beserta penjelasan tiap bagiannya. Mudah-mudahan bisa membawa manfaat bagi teman-teman semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;1. Kekayaan saat ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Di bab ini kita memasukkan informasi kekayaan saat ini dengan detail. Bisa dibagi sebagai berikut.&lt;br /&gt;a. Cash &amp;amp; Tabungan&lt;br /&gt;b. Deposito&lt;br /&gt;c. Hutang-Piutang&lt;br /&gt;d. Property&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di akhir bab ini kita lakukan penghitungan total dengan menggolongkan antara kekayaan yang sifatnya bisa digunakan setiap saat dan kekayaan yang tidak bisa langsung dicairkan. Untuk mudahnya kita namakan saja sebagai kekayaan “cair” dan “beku”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Strategi Bertahan Hidup Selama 1 Tahun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saya mematok waktu 1 tahun karena bagi saya ini adalah kemungkinan terburuk yang bisa terjadi. Anda bisa mengganti nya sesuai dengan kondisi anda sendiri.&lt;br /&gt;Tiga bagian pertama berisi tentang pegeluaran-pengeluaran yang mungkin terjadi selama 1 tahun, yaitu:&lt;br /&gt;a. Tempat Tinggal&lt;br /&gt;b. Pengeluaran Rutin Bulanan&lt;br /&gt;c. Pengeluaran Lain-Lain&lt;br /&gt;Pengeluaran lain-lain bisa berupa biaya pindahan, biaya hari raya, biaya cadangan, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bagian selanjutnya pengeluaran-pengeluaran tersebut  kita total untuk memperkirakan total pengeluaran selama 1 tahun.&lt;br /&gt;Total pengeluaran ini lah yang akan kita bandingkan dengan total kekayaan hasil perhitungan di Bab 1. Bila kekayaan “cair” tidak cukup untuk menutupi perkiraan total pengeluaran, maka perlu dipikirkan strategi untuk meng-uangkan kekayaan “beku” atau menekan perkiraan pengeluaran.&lt;br /&gt;Bila masih ada sisa, bisa kita manfaatkan untuk modal usaha yang akan kita bahas di bab selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Mencari Alternatif Penghasilan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dengan perhitungan-perhitungan yang kita lakukan di bab sebelumnya, kita menjadi tahu seberapa besar dana yang bisa kita gunakan untuk modal usaha. Di bab ini kita meng-informasikan secara umum usaha-usaha apa saja yang bisa dijalankan dengan dana yang ada. Ide alternative usaha ini tentunya perlu di analisa lebih detail di dokumen lain sebelum benar-benar di jalankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain ide-ide usaha, kita juga perlu menyiapkan strategi untuk mencari pekerjaan tetap sebagai pengganti jika kita masih berminat menjadi karyawan. Hal-hal yang perlu disiapkan antara lain:&lt;br /&gt;• CV &amp;amp; template surat lamaran kerja&lt;br /&gt;• Daftar perusahaan yang dituju beserta kontak nya jika ada&lt;br /&gt;• Daftar kontak teman-teman&lt;br /&gt;• Daftar Head Hunter&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Urusan Lain-Lain&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Di bab ini kita perlu menguraikan hal-hal lain yang berkaitan seperti rencana pindahan termasuk urusan sekolah anak-anak, barang-barang yang akan dipindahkan, barang-barang yang akan dijual, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. Kesimpulan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan dari informasi di bab-bab sebelumnya, kita bisa mengukur sejauh mana kesiapan kita jika hari ini juga ada penyampaian PHK.&lt;br /&gt;Saya membagi bab ini menjadi 3 bagian, yaitu:&lt;br /&gt;a. Kekuatan&lt;br /&gt;Misalkan: tabungan cukup untuk bertahan selama 1 tahun, ada usaha lain yang telah mapan sebagai sumber penghasilan alternative, dll.&lt;br /&gt;b. Kelemahan&lt;br /&gt;Misalkan: belum mempunyai daftar perusahaan yang akan dituju, belum mempunyai daftar kontak teman-teman, dll.&lt;br /&gt;c. Antisipasi&lt;br /&gt;Kita tentunya perlu mengantisipasi kelemahan kita sehingga nantinya Plan-X ini bisa lebih baik. Misalkan: perlu membuat daftar perusahaan yang dituju beserta kontaknya, dll.&lt;br /&gt;d. Kesimpulan umum&lt;br /&gt;Kesimpulan umum merupakan jawaban dari pertanyaan “Siapkah saya bila hari ini juga di PHK?”.&lt;br /&gt;Hanya ada sedikit alternative jawaban, yaitu: Siap, cukup siap, kurang siap, atau tidak siap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah semoga tulisan ini bisa menjadi inspirasi bagi anda, dan kita semua bisa bertahan dalam badai krisis ekonomi yang setiap saat bisa datang menerpa kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107496081548658122-839453418803041136?l=aqnusfebriyant.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/feeds/839453418803041136/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/07/plan-x-rencana-antisipasi-phk.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/839453418803041136'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/839453418803041136'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/07/plan-x-rencana-antisipasi-phk.html' title='Plan-X (Rencana Antisipasi PHK)'/><author><name>ibonk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01910059447610510627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/SnsCJvIt39I/AAAAAAAAAas/Cccry-7MF4o/S220/profile.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1107496081548658122.post-7934350635637023221</id><published>2009-07-31T06:49:00.000-07:00</published><updated>2009-07-31T06:51:40.027-07:00</updated><title type='text'>Buku Tamu</title><content type='html'>Please kindly leave your message in here.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1107496081548658122-7934350635637023221?l=aqnusfebriyant.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/feeds/7934350635637023221/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/07/buku-tamu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/7934350635637023221'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1107496081548658122/posts/default/7934350635637023221'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aqnusfebriyant.blogspot.com/2009/07/buku-tamu.html' title='Buku Tamu'/><author><name>ibonk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01910059447610510627</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_5447SACcKTY/SnsCJvIt39I/AAAAAAAAAas/Cccry-7MF4o/S220/profile.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
