Seorang teman di kantor saya bertanya, “Siapa pengambil keputusan di keluargamu? Apakah kamu sendiri atau berdua dengan istrimu?”. Saya menjawab bahwa untuk masalah besar kami selalu musyawarah bersama. Teman saya itu terlihat puas dengan jawaban saya, dia kemudian menjelaskan bahwa di dunia ini banyak suami yang otoriter, mengambil keputusan sendiri sementara istrinya harus mengikuti. Teman saya ini seorang wanita karir yang sudah bertahun-tahun menafkahi keluarganya.
Mendengar teman saya berkata seperti itu, saya kemudian menjelaskan kepadanya maksud jawaban saya sebelumnya. Saya bilang kepadanya, ”Well, dalam satu kapal tidak boleh ada 2 kapten”. Saya menjelaskan bahwa musyawarah yang saya dan istri saya lakukan adalah media untuk membantu saya mengambil keputusan. Keputusan terakhir ada di tangan saya sebagai pemimpin rumah tangga, tetapi sebagai leader yang baik saya harus bisa “mendengarkan” istri dan bahkan anak-anak saya. Entah karena jawaban saya atau karena sesuatu yang lain, dia kemudian mengalihkan pembicaraan ke topik yang lain.
Di negara barat termasuk Kanada tempat saya tinggal saat ini, saya melihat mereka mencoba memasukkan unsur demokrasi ke dalam rumah tangga sebisa mungkin. Menurut kamus Internet Wikipedia, prinsip utama demokrasi ada 2 yaitu kesamaan (equality) dan kebebasan (freedom). Pada umumnya dalam sebuah rumah tangga di Kanada, istri punya hak dan kewajiban yang sama dengan suami. Adalah suatu hal yang wajar melihat ada suami yang memasak, belanja, atau menjaga anak sementara istri bekerja. Sebaliknya wajar juga kita melihat sang istri mencuci mobil, mengecat rumah, atau memperbaiki atap rumah. Bagi mereka hal ini adalah perwujudan dari kemandirian mereka dalam hidup berumah tangga. Kekuasaan dalam rumah tangga pun di bagi 50-50 antara suami dan istri sehingga masing-masing mempunyai hak yag sama dalam mengambil keputusan.
Dalam hal kebebasan, seorang istri bebas melakukan apa saja asal tidak mengganggu orang lain, demikian juga sebaliknya untuk sang suami. Sang istri boleh saja bekerja sampai larut malam, atau berliburan ke Hawaii bersama teman-temannya walaupun suaminya keberatan. Suami tidak berhak melarang. Sebaliknya suami juga boleh tidak memberi nafkah istri, atau memuaskan hobinya mancing di laut berhari-hari, walapun istrinya keberatan. Suami dan istri saling menghargai kebebasan masing-masing.
Lain padang lain belalang. Begitupun dalam urusan rumah tangga, setiap orang mempunyai cara masing-masing dalam mengatur urusan rumah tangganya. Saya yang dilahirkan dan dibesarkan di Indoesia dengan keluhuran budayanya, merasa bersyukur pada norma-norma agama maupun sosial yang selama ini saya jadikan patokan dalam hidup berumah tangga. Bagaimana dengan Anda? Apakah anda menerapkan demokrasi dalam kehidupan rumah tangga anda?
Wednesday, September 2, 2009
Friday, August 21, 2009
Survey Gaji Project Manager
Baru saja meng-upload tulisan tentang hasil survey gaji Project Manager. Tulisannya bisa di baca di blog Belajar Project Management. Selain itu kemaren di blog yang sama juga di upload bagian terkahir dari tulisan berseri "Panduan Membuat Project Plan". Sejauh ini respon terhadap tulisan-tulisan di blog Belajar Project Management cukup bagus dengan indikasi terus meningkatnya jumlah pengunjung blog.
Monday, August 17, 2009
Akankan Facebook Menaklukkan Google dan Dunia?
Hari ini saya membaca tulisan menarik di Swara Muslim tentang rencana Facebook untuk menaklukkan Google dan menguasai dunia. Dalam tulisan tersebut diberitakan bahwa Mark Zuckerberg, mbah nya Facebook, sedang merancang suatu mega project untuk mencegah mesin pencari Google menemukan informasi dalam dunia Facebook.
Saya sendiri membaca gerakan mega project ini sebagai salah satu bocoran dari super mega project yang lebih besar lagi dibaliknya. Pasalnya yang disebut dengan mega project untuk memblokir mesin pencari Google itu tidak akan membawa dampak besar bagi Google dengan kondisi Facebook yang seperti sekarang ini. Hal ini bisa dibuktikan dengan cara mencari suatu keping informasi melalui Google. Dari hasil pencarian tersebut, hanya sebagian kecil saja yang berasal dari Facebook. Kebesaran Facebook saat ini belum ada apa-apanya jika dibandingkan dengan keseluruhan informasi yang tersebar di Internet. Hasil pencarian mesin pencari Google sendiri bagi kebanyakan orang mewakili sebagian besar dari informasi di Internet tersebut. Saya memang tidak mempunyai data persis tentang kemampuan mesin pencari Google dibandingkan total informasi di Internet, karena memang hampir mustahil untuk secara pasti mendapatkan data tentang berapa total besarnya informasi di Internet. Tapi jika hasil pencarian Google itu dibandingkan dengan hasil pencarian di lingkup Facebook sendiri, jelas mesin pencari Google masih jauh lebih unggul. Tapi sekali lagi, ini jika kita melihat kondisi Facebook saat ini.
Lalu mengapa Facebook ngotot ingin membatasi mesin pencari Google masuk ke dalam wilayah Facebook? Saya melihat ada ambisi besar dari Facebook untuk menyedot informasi di Internet ke dalam dunia Facebook. Hal ini terlihat dengan semakin meningkatnya pengguna Facebook di seluruh dunia. Selain itu juga terlihat indikasi aplikasi-aplikasi Facebook yang semakin menggelembung. Mulai dari aplikasi-aplikasi permainan/ games, kalender, blog, buku harian, sampai ke kirim-kiriman kartu ucapan. Di kemudian hari seiring dengan semakin meningkatnya pengguna Facebook, bukannya tidak mungkin Facebook akan menggandeng perusahaan-perusahaan pembuat aplikasi Facebook untuk semakin memperluas jangkauan fungsi aplikasi-aplikasi tersebut. Misalkan aplikasi Facebook kedepannya akan bisa digunakan untuk video chatting, untuk menonton/ menyewa video, mengintegrasikan perpustakaan digital sedunia, atau fungsi-fungsi lain yang bermanfaat untuk dunia usaha seperti aplikasi team collaboration, online meeting, knowledge base, dan sebagainya. Inti dari usaha ini adalah untuk menyedot informasi di Internet sebanyak-banyaknya ke dunia Facebook dan menjadikan facebook sebagai gerbang tunggal untuk mengakses Internet. Artinya apapun kebutuhan kita di Internet bisa dilayani melalui Facebook.
Bila Facebook bisa mencapai kondisi seperti yang diuraikan di atas, barulah mega project untuk membendung Google masuk ke wilayah Facebook menjadi efektif dalam mengerdilkan Google. Apakah Facebook berhasil memenuhi ambisinya menaklukkan Google dan dunia? Kita lihat saja bagaimana perkembangan selanjutnya. Tentunya Google dan "pemain-pemain" lainnya tidak tinggal diam.
Saya sendiri membaca gerakan mega project ini sebagai salah satu bocoran dari super mega project yang lebih besar lagi dibaliknya. Pasalnya yang disebut dengan mega project untuk memblokir mesin pencari Google itu tidak akan membawa dampak besar bagi Google dengan kondisi Facebook yang seperti sekarang ini. Hal ini bisa dibuktikan dengan cara mencari suatu keping informasi melalui Google. Dari hasil pencarian tersebut, hanya sebagian kecil saja yang berasal dari Facebook. Kebesaran Facebook saat ini belum ada apa-apanya jika dibandingkan dengan keseluruhan informasi yang tersebar di Internet. Hasil pencarian mesin pencari Google sendiri bagi kebanyakan orang mewakili sebagian besar dari informasi di Internet tersebut. Saya memang tidak mempunyai data persis tentang kemampuan mesin pencari Google dibandingkan total informasi di Internet, karena memang hampir mustahil untuk secara pasti mendapatkan data tentang berapa total besarnya informasi di Internet. Tapi jika hasil pencarian Google itu dibandingkan dengan hasil pencarian di lingkup Facebook sendiri, jelas mesin pencari Google masih jauh lebih unggul. Tapi sekali lagi, ini jika kita melihat kondisi Facebook saat ini.
Lalu mengapa Facebook ngotot ingin membatasi mesin pencari Google masuk ke dalam wilayah Facebook? Saya melihat ada ambisi besar dari Facebook untuk menyedot informasi di Internet ke dalam dunia Facebook. Hal ini terlihat dengan semakin meningkatnya pengguna Facebook di seluruh dunia. Selain itu juga terlihat indikasi aplikasi-aplikasi Facebook yang semakin menggelembung. Mulai dari aplikasi-aplikasi permainan/ games, kalender, blog, buku harian, sampai ke kirim-kiriman kartu ucapan. Di kemudian hari seiring dengan semakin meningkatnya pengguna Facebook, bukannya tidak mungkin Facebook akan menggandeng perusahaan-perusahaan pembuat aplikasi Facebook untuk semakin memperluas jangkauan fungsi aplikasi-aplikasi tersebut. Misalkan aplikasi Facebook kedepannya akan bisa digunakan untuk video chatting, untuk menonton/ menyewa video, mengintegrasikan perpustakaan digital sedunia, atau fungsi-fungsi lain yang bermanfaat untuk dunia usaha seperti aplikasi team collaboration, online meeting, knowledge base, dan sebagainya. Inti dari usaha ini adalah untuk menyedot informasi di Internet sebanyak-banyaknya ke dunia Facebook dan menjadikan facebook sebagai gerbang tunggal untuk mengakses Internet. Artinya apapun kebutuhan kita di Internet bisa dilayani melalui Facebook.
Bila Facebook bisa mencapai kondisi seperti yang diuraikan di atas, barulah mega project untuk membendung Google masuk ke wilayah Facebook menjadi efektif dalam mengerdilkan Google. Apakah Facebook berhasil memenuhi ambisinya menaklukkan Google dan dunia? Kita lihat saja bagaimana perkembangan selanjutnya. Tentunya Google dan "pemain-pemain" lainnya tidak tinggal diam.
New Post at "Belajar PM": Panduan Membuat Project Plan Bagian 2
Tulisan "Panduan Membuat Project Plan" akan dibuat berseri sampai 3 atau 4 seri. Dalam bagian pertama telah dibahas bagaimana membentuk kerangka Project Plan dari Scope Statement, dan mengembangkan Project Plan dengan mendefinisikan aktifitas-aktifitas yang dibutuhkan dari awal sampai akhir project baik yang terlibat dalam setiak Work Package maupun aktifitas di luar Work Package.
Pada bagian kedua akan dibahas mengenai cara mengurutkan aktifitas yang telah didefinisikan selanjutnya. Ada sebuah tips menarik dengan menggunakan sticky notes. Selain itu juga akan dibahas mengenai bagaimana membuat koneksi antar aktifitas dengan menggunakan MS-Project. Pada bagian akhir bagian kedua ini dibahas mengenai meng-identifikasi resource yang terlibat untuk setiap aktifitas.
Silahkan menikmati tulisan selengkapnya dengan meng-klik di sini.
Pada bagian kedua akan dibahas mengenai cara mengurutkan aktifitas yang telah didefinisikan selanjutnya. Ada sebuah tips menarik dengan menggunakan sticky notes. Selain itu juga akan dibahas mengenai bagaimana membuat koneksi antar aktifitas dengan menggunakan MS-Project. Pada bagian akhir bagian kedua ini dibahas mengenai meng-identifikasi resource yang terlibat untuk setiap aktifitas.
Silahkan menikmati tulisan selengkapnya dengan meng-klik di sini.
Sunday, August 16, 2009
New Post in My PhotoBlog: Romantisme Senja
Foto Romantisme Senja di ambil sekitar 1 tahun yang lalu saat perjalanan bisnis ke Toronto. Yang menonjol dalam foto ini adalah warna-warna senja yang terlihat romantis. Dibandingkan senja di Indonesia, senja di Kanada terasa lebih beraneka ragam, mungkin karena pengaruh 4 musim dan posisi nya yang berada di belahan Utara.
Silahkan menikmati fotonya di sini.
Silahkan menikmati fotonya di sini.
Saturday, August 15, 2009
Belajar Project Management
Hari Kamis yang lalu nambah blog lagi, kali ini blog khusus Project Management. Daripada ilmu PM ku bertumpuk di otak jadi jerawat, mending dikeluarkan lewat tulisan-tulisan. Mudah-mudahan bisa bermanfaat buat saya pribadi maupun buat orang lain. Katanya kan ilmu itu termasuk amal jariah. Amin.
Jadi dengan tambahan blog Belajar Project Management ini, ada 5 total blog yang saya kelola. So far baru 2 tulisan yang di upload di blog baru Belajar Project Management. Tapi dari daftar judul tulisan yang akan saya buat, ternyata cukup banyak hal-hal tentang PM yang bisa dituliskan dalam blog itu. Insya Allah paling tidak saya akan meluangkan waktu untuk menulis 1 artikel tiap minggu nya.
Btw, berikut ini link ke blog Belajar Project Management.
Jadi dengan tambahan blog Belajar Project Management ini, ada 5 total blog yang saya kelola. So far baru 2 tulisan yang di upload di blog baru Belajar Project Management. Tapi dari daftar judul tulisan yang akan saya buat, ternyata cukup banyak hal-hal tentang PM yang bisa dituliskan dalam blog itu. Insya Allah paling tidak saya akan meluangkan waktu untuk menulis 1 artikel tiap minggu nya.
Btw, berikut ini link ke blog Belajar Project Management.
Saturday, August 8, 2009
Fotoku di Tabloid Media Umat
Setelah muncul di majalah Hidayatullah beberapa waktu yang lalu, kini giliran tabloid Media Umat yang menampilkan fotoku tanpa ijin. Ndak tanggung-tanggung langsung 2 foto yang di pasang. Untungnya model nya anak & istri sendiri, jadi kita asyik-asyik aja. Coba kalo modelnya profesional, pasti mencak-mencak.
Media Umat adalah tabloid 2 mingguan terbitan Hizbut Tahir. Saya akan mengirimkan email untuk meminta penjelasan dari mereka untuk masalah ini.

Media Umat adalah tabloid 2 mingguan terbitan Hizbut Tahir. Saya akan mengirimkan email untuk meminta penjelasan dari mereka untuk masalah ini.

Subscribe to:
Posts (Atom)