Monday, October 19, 2009

Kesimpulan Forum Tabayyun dan Dialog Terbuka Antara Jaringan Islam Liberal dan Forum Kiai Muda (FKM) NU Jawa Timur

Dalam upaya ikut menyebarkan kebenaran dan membongkar kedangkalan pemikiran JIL, berikut ini hasil dialog antara Ulil (tokoh dari JIL) dan FKM NU.

Kesimpulan Forum Tabayyun dan Dialog Terbuka
Antara Jaringan Islam Liberal dan Forum Kiai Muda (FKM) NU Jawa Timur

Di PP Bumi Sholawat, Tulangan, Sidoarjo, Jawa Timur
Ahad, 11 Oktober 2009

Dewasa ini sedang berlangsung perang terbuka dalam pemikiran (ghazwul fikri) pada tataran global. Melalui sejumlah kampanye dan agitasi pemikiran, seperti perang melawan terorisme dan promosi ide-ide liberalisme politik dan ekonomi neo-liberal, Amerika Serikat sebagai kekuatan dunia berupaya menjinakkan ancaman kelompok-kelompok radikal, memanas-manasi pertikaian di antara kelompok radikal dan moderat dalam tubuh umat Islam, serta menyeret umat Islam dan bangsa ini ikut menjadi proyek liberal mereka.

Dengan memperhatikan perkembangan global tersebut, dan terdorong oleh kepentingan membela tradisi Ahlussunnah Waljamaah yang dianut oleh warga NU sebagai bagian dari identitas dan jati diri bangsa ini, Forum Kiai Muda Jawa Timur memberikan kesimpulan tentang hasil-hasil dialog dengan Jaringan Islam Liberal (JIL) sebagai berikut:

1. Sdr. Ulil Abshar Abdalla dengan JIL-nya tidak memiliki landasan teori yang sistematis dan argumentasi yang kuat. Pemikiran mereka lebih banyak berupa kutipan-kutipan ide-ide yang dicomot dari sana-sini, dan terkesan hanya sebagai pemikiran asal-asalan belaka (plagiator), yang tergantung musim dan waktu (zhuruf), dan pesan sponsor yang tidak berakar dalam tradisi berpikir masyarakat bangsa ini.

2. Pada dasarnya pemikiran-pemikiran JIL bertujuan untuk membongkar kemapanan beragama dan bertradisi kaum Nahdliyin. Cara-cara membongkar kemapanan itu dilakukan dengan tiga cara: (1) Liberalisasi dalam bidang akidah; (2) Liberalisasi dalam bidang pemahaman al-Quran; dan, (3) Liberalisasi dalam bidang syariat dan akhlak.

3. Liberalisasi dalam bidang akidah yang diajarkan JIL, misalnya bahwa semua agama sama, dan tentang pluralisme, bertentangan dengan akidah Islam Ahlussunnah Waljamaah. Warga NU meyakini agama Islam sebagai agama yang paling benar, dengan tidak menafikan hubungan yang baik dengan penganut agama lainnya yang memandang agama mereka juga benar menurut mereka. Sementara ajaran pluralisme yang dimaksud JIL berlainan dengan pandangan ukhuwah wathaniyah yang dipegang NU yang mengokohkan solidaritas dengan saudara-saudara sebangsa. NU juga tidak menaruh toleransi terhadap pandangan-pandangan imperialis neo-liberalisme Amerika yang berkedok “pluralisme dan toleransi agama”.

4. Liberalisasi dalam bidang pemahaman al-Quran yang diajarkan JIL, misalnya al-Quran adalah produk budaya dan keotentikannya diragukan, tentu berseberangan dengan pandangan mayoritas umat Islam yang meyakini al-Quran itu firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad dan terjaga keasliannya.

5. Liberalisasi dalam bidang syari’ah dan akhlak di mana JIL mengatakan bahwa hukum Tuhan itu tidak ada, jelas bertolak belakang dengan ajaran Al Quran dan Sunnah yang mengandung ketentuan hukum bagi umat Islam. JIL juga mengabaikan sikap-sikap tawadhu’ dan akhlaqul karimah kepada para ulama dan kiai. JIL juga tidak menghargai tradisi pesantren sebagai modal sosial bangsa ini dalam mensejahterakan bangsa dan memperkuat Pancasila dan NKRI.

6. Ide-ide liberalisasi, kebebasan dan hak asasi manusia (HAM) yang diangkat oleh kelompok JIL dalam konteks NU dan pesantren tidak bisa dilepaskan dari Neo-Liberalisme yang berasal dari dunia kapitalisme, yang menghendaki agar para kiai dan komunitas pesantren tidak ikut campur dalam menggerakkan tradisinya sebagai kritik dan pembebasan dari penjajahan dan kerakusan kaum kapitalis yang menjarah sumber-sumber daya alam bangsa kita.

7. JIL cenderung membatalkan otoritas para ulama salaf dan menanamkan ketidakpercayaan kepada mereka, sementara di sisi lain mereka mengagumi pemikiran orientalis Barat dan murid-muridnya, seperti Huston Smith, John Shelby Spong, Nasr Hamid Abu Zaid, dan sebagainya.

8. Menghadapi pemikiran-pemikiran JIL tidak dilawan dengan amuk-amuk dan cara-cara kekerasan, tapi harus melalui pendekatan yang strategis dan taktis, dengan dialog-dialog dan pencerahan.

Forum Kiai Muda Jawa Timur,
Tulangan, Sidoarjo, 11 Oktober 2009

Sunday, October 11, 2009

Suka Duka Muslim di Perancis (5)

Tulisan berikut ini diambil dari Blog Vien AM. Saat ini saya dan keluarga tinggal di kota kecil di Kanada. Sedikit banyak kami bisa merasakan pengalaman yang diceritakan dalam tulisan ini.

Terima kasih untuk Vien AM yang telah mengijinkan saya menyebarkan tulisan nya melalui blog ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua.

( Sambungan dari Suka Duka Muslim di Perancis (4)).

Bepergian dan mengenal bangsa, bahasa dan budaya negara lain bagi sebagian besar orang tentu hal yang sangat diimpikan. Apalagi bila kemudian kita bisa mengambil hikmahnya. Kita contoh adab dan kebiasaan mereka yang baik dan kita buang hal-hal yang negative dan berpotensi memalingkan kita dari mengingat Sang Khalik. Diantara prilaku bangsa Barat yang baik adalah kebiasaan mengantri, disiplin ( menghargai waktu), menjaga kebersihan serta mengucap salam (mungkin ini hanya orang Perancis) . Sedangkan sikap yang tidak patut ditiru adalah terlalu materialistis dan yang terparah tidak mau mengakui keberadaan-Nya alias Atheis!

Namun berbicara diluar ke-Atheisme-an mereka, jujur, dibanding kita sebenarnya sifat dan sikap orang Barat lebih banyak baiknya daripada buruknya. Sikap buruk seperti hubungan bebas antara lelaki dan perempuan, berpesta dan bermabuk-mabukan yang ada pada mereka pada dasarnya karena mereka tidak mau memegang aturan agama. Itu sebabnya ketika orang Barat bersyahadat biasanya mereka sangat serius, pasrah sepenuhnya kepada aturan-Nya. Berbeda dengan kebanyakan dari kita yang meskipun mengaku beriman dan berislam namun ternyata dalam penerapannya tidak serius. Contohnya diantaranya ya itu tadi, kurang dalam menjaga kebersihan dan kedisiplinan.

Padahal Rasulullah bersabda : “ Kebersihan adalah bagian Keimanan” ?; “ Bukanlah orang Mukmin orang yang selalu mencela, mengutuk, berkata keji dan berkata kotor”.(HR. Muslim)

Buat saya pribadi, hal yang paling menyusahkan ketika bepergian ke negri dimana Muslim adalah kaum minoritas adalah dalam hal makanan. Padahal sebagian diantara kita ada yang salah satu tujuan bepergian adalah demi kuliner atau mengenal masakan negri yang dikunjunginya. Perancis adalah negara yang terkenal diantaranya karena masakannya. Orang Perancis memang dikenal sebagai pemuja makanan lezat. Bahkan dalam acara jamuan makan mereka bisa betah berjam-jam menghabiskan waktu untuk menikmati tahapan demi tahapan makan sambil membicarakan makanan tersebut. Mulai dari bahan dasarnya, cara pembuatannya hingga akhirnya berkembang ke segala macam pembicaraan bahkan perdebatan. Jangan lupa orang Perancis benar-benar hobby berdebat dalam segala hal!

Namun yang membuat kita susah adalah karena disamping mereka penggemar masakan yang terbuat dari daging babi mereka juga hampir selalu menambahkan alkohol, baik itu jenis wine, rhum maupun jenis lainnya. Bahkan saladpun yang kelihatannya hanya ‘sayuran’ tetap saja sausnya dicampur dengan alkohol jenis tertentu. Begitupun ‘entrĂ©e’; makanan kecil pembuka dan dessert ; makanan penutup seperti quiche , tarte tatin, sorbet, joghurt dll yang sungguh tidak bakal mampu menahan air liur kita untuk tidak keluar …nyammm… Itu sebabnya saya lebih memilih membeli makanan kecil pembuka dan penutup di supermarket daripada di restoran walaupun mungkin rasanya tidak seenak di resto. Mengapa? Karena di supermarket biasanya dicantumkan isi dan kadungannya.. Lebih aman kan?
Sorbet a La Fraise

”Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan”. ( QS. Al-Maidah (5):90).

Yaah pikir-pikir jihad deh..jauh kan dibanding musti berperang seperti misalnya rakyat Palestina yang tertindas di negrinya sendiri atau rakyat Afganistan dll… Yaahh. g ada apa-apanya lah..

Hal lain adalah soal shalat karena sulitnya mencari masjid. Jalan keluarnya paling-paling ya digabung alias diqadha. Itupun hanya dikerjakan di dalam mobil atau duduk dimana saja yang memungkinkan. Namun bagi anak perempuan saya yang saat ini duduk di Lycee atau SMA agak berbeda kasusnya. Di musim panas dimana waktu siang amat panjang karena matahari baru terbenam pukul 9 – 10 malam, ia bisa meng-qodho zuhur dan asar sepulang sekolah. Meskipun terus terang saya agak kurang setuju karena kita bakal tinggal di negri ini hingga 3 tahun-an. Masalahnya adalah ketika musim dingin dimana.jam 5 matahari sudah mulai terbenam. Padahal sekolah baru bubar pukul 6 an.

Dengan alasan tersebut akhirnya saya berdua suami datang menghadap wali kelas dimana anak saya bersekolah. Ketika itu ia memang tidak langsung menjawab. Ia hanya mengatakan bahwa selama bertahun-tahun mengajar belum pernah ada permintaan seperti itu. Padahal sekolah memiliki cukup banyak murid Muslim, akunya. Hal yang cukup mengejutkan bagi kami. Karena kami pikir anak kami satu-satunya murid Muslim di sekolah tersebut. Namun demikian ia berjanji akan menyampaikannya kepada kepala sekolah. Beberapa hari kemudian anak saya menyampaikan bahwa ia mendapat izin menggunakan ruang wali kelas untuk shalat… Alhamdulillah.

Namun esok harinya anak saya kembali dipanggil guru lain. Katanya anak saya tidak mungkin menggunakan salah satu ruang untuk shalat karena nanti yang lain juga pasti menuntut hal yang sama. Ini kan sekolah Kristen, tambahnya . Kalau kamu memaksa silahkan saja shalat di halaman sekolah. Yaah bener juga , pikir saya. Siapa suruh sekolah di sekolah Kristen… Pertimbangan kami ketika itu disamping karena masuk sekolah negri lebih sulit juga karena di sekolah negri murid-muridnya lebih tidak ber-akhlak. Di sekolah Kristen minimal mereka mengenal Tuhan. Jadi otomatis mereka mengenal kata dosa ..

Hal lain adalah ketika suatu ketika saya harus cek kesehatan di kantor Imigrasi Paris. Ini adalah prosedur standard bagi pendatang. Karena suami datang ke negri ini lebih awal maka ia sudah cek lebih dulu. Ia mengingatkan saya untuk minta dipriksa oleh dokter perempuan karena berdasarkan pengalamannya pasien hanya diperbolehkan mengenakkan penutup bagian bawah tubuh seperti rok atau celana sementara bagian atas harus terbuka kecuali ( maaf…. ) kutang untuk kaum hawa!. Dan ini berlaku tidak hanya ketika dokter memeriksa tubuh pasien saja namun begitu kita memasuki ruang dokter untuk konsultasi..Astagfirullah..persis ‘ketek’ alias monmon, keluh saya.

Ironisnya lagi, permintaan saya untuk diperiksa oleh dokter perempuan ditolak walaupun sampai tiga kali saya memohon kepada tiga perawat yang berbeda. Alasannya dokter hanya 4 yang perempuan hanya satu. Jadi tidak bisa pilih-pilih. Yaah.. saya hanya bisa pasrah dan terus berdoa semoga saya kebagian dokter perempuan. Saya terus menghitung urut-urutan pasien sebelum saya dengan hati berdebar. Hingga tiba saatnya salah satu pintu ruang dokter lelaki terbuka ( sementara di dalam ruang dokter perempuan pasien belum juga keluar). Mata saya tidak berkedip mengikuti langkah sang dokter menuju ruang dimana setumpuk file pasien menanti. Menurut urutan normal mustinya itu giliran saya. Dokter mengambil satu file. Namun ntah mengapa tiba-tiba ia berbalik lagi. Meletakkan file, pergi sebentar kemudian mengambil file lagi kemudian memanggil sebuah nama. Pandangan saya sudah mulai agak kabur ketika tiba-tiba saya tersadar bahwa bukan nama saya yang dipanggil! Saya benar-benar tercengang karena yang dipanggil adalah nama pasien perempuan lain yang datang setelah saya. Allahu Akbar…” Trima-kasih Ya Allah”, bisik saya..

Selanjutnya tatapan saya beralih ke pintu ruang dokter perempuan yang belum juga terbuka. “ Kliik..”, tiba-tiba terdengar pintu ruang lain yang terbuka. “ Yaah.. g selamet deh”, pikir saya lagi. Tapi ternyata tidak juga. Dokter memanggil pasien lain lagi. Tak lama kemudian dokter perempuan yang amat saya harapkanpun keluar, pergi menuju ruang file dan memanggil nama …saya. Alhamdulillah..saya langsung tersenyum ceria seolah ada beban berat yang tiba-tiba menghilang. Saya tidak peduli apa yang ada dalam pikiran dokter yang telah menyelamatkan saya itu hingga pasiennya koq bisa seceria itu …Yang jelas sebelum saya keluar sang dokter sempat berkata “ Selamat jalan” sambil tersenyum simpul… Loh..koq ngomong bahasa Indonesia….

Beberapa menit kemudian sayapun telah berada didalam taxi menuju airport Charles De Gaulle – Paris. Ketika itulah saya menyaksikan dengan kepala sendiri seorang peminta-minta menyelinap di tengah jalanan yang macet di kota Paris. Ironisnya lagi, peminta-minta tersebut adalah seorang Muslimah! Dan saya yakin pasti orang tersebut adalah pengungsi korban perang salah satu Negara Muslim atau tepatnya bukan korban perang melainkan korban kerusuhan yang memang sengaja ditimbulkan musuh-musuh Islam! Hal yang beberapa tahun yang lalu tidak pernah saya saksikan. Fenomena ini dulu juga sudah ada. Namun biasanya mereka hanya duduk di perempatan jalan bawah tanah ( Metro) dimana di hadapan mereka tergeletak sebuah kotak untuk menaruh uang receh plus karton yang berisi tulisan bahwa mereka perlu untuk uang makan padahal mereka punya beberapa anak yang harus dihidupi. Disamping itu mereka juga bukan satu-satunya pengemis karena banyak juga orang Perancis asli yang hidup dengan cara seperti itu.
Camp Pengungsi Callais

Tiba-tiba saya teringat peristiwa beberapa hari yang lalu dimana polisi Perancis menggelar operasi besar-besaran untuk membongkar paksa camp pengungsian di sebuah hutan di Callais, perbatasan Inggris- Perancis. Camp yang dihuni sekitar 270 orang pengungsi Afganistan ini, lebih dari separuhnya dikabarkan adalah anak-anak dibawah umur, sebenarnya telah ada sejak beberapa bulan lamanya. Berkat bantuan para relawan hingga saat penggebrekan beberapa waktu lalu mereka masih tetap aman. Mereka bahkan masih bisa menjalankan shalat berjamaah.

Saya tidak dapat membayangkan bagaimana mereka dapat bertahan hidup di dalam tenda terbuka di hutan dengan segala keterbatasannya. Apalagi sebentar lagi musin dingin akan tiba. Saya pikir penggerebekan polisi kali ini adalah salah satu bentuk pertolongan-Nya. Karena biasanya di Perancis orang yang tertangkap karena tidak memiliki tempat tinggal akan ditempatkan di tempat penampungan. Separah-parahnya.paling lelaki dewasa akan dideportasi dengan biaya di tanggung pemerintah Perancis. Sekali lagi ini adalah cara Allah swt mengatur para hamba-Nya. Menurut Islam lelaki dewasa wajib meneruskan jihad mempertahankan negara dan agamanya setelah ia mengantar para perempuan yang lemah dan anak2 ke tempat yang lebih aman. Allahu Akbar..

Sementara dilihat dari sisi lain, disamping para pelajar, mahasiswa, expatriate dan para imigran Muslim sebenarnya keberadaan pengungsi (Muslim) ke belahan dunia Barat adalah bagian dari cara penyebaran Islam. Dengan cara ini minimal tuan rumah menjadi tahu bahwa Islam itu eksis. Adalah tugas mulia bila para pengungsi ini dapat membawa ajaran Islam dengan baik walaupun mereka hidup serba kekurangan dan mungkin kurang dihargai. Ini adalah cobaan sekaligus jihad bagi mereka. Patut diingat, bila boleh dan bisa memilih tentu tak ada seorangpun di dunia ini yang mau menjalani hidup seperti itu. Jadi sungguh beruntung kita yang tidak mengalami nasib seperti mereka.

Sebaliknya bagi pihak/negara penerima pengungsi. Harus diingat bahwa ‘ perang’ Afganistan, penindasan, kerusuhan dan kekacauan di berbagai negara Islam seperti Palestina, Irak dll jelas bukan perang. Afganistan misalnya. Negara ini ramai-ramai di’satroni’ dan dikeroyok Barat dengan alasan demi memerangi terorisme. Padahal nyatanya bukankah justru pengeroyokan itulah yang menyebabkan rakyat menderita, bukan? Demikian juga rakyat Palestina yang jelas-jelas ditindas di atas tanah negrinya sendiri…Apa sebenarnya motif di belakang ini semua? Minyak dan kekayaan alam Timur Tengah? Egoisme Yahudi ( dengan kendaran Amrik-nya) demi mendirikan negaranya? Atau gabungan antara keduanya….

Jadi sudah sepantasnya bila negara-negara yang saat ini didatangi para pengungsi itu mustinya bertanggung-jawab atas apa yang mereka lakukan. Namun bagaimana dengan tanggung –jawab dan reaksi para negara saudara seiman seperti Arab Saudi dll ??

“Kamu akan melihat kepada orang-orang Mukmin itu dalam hal kasih-sayang diantara mereka, dalam kecintaan dan belas kasihan diantara mereka adalah seperti satu tubuh. Jika satu anggota tubuh itu merasa sakit maka akan menjalarlah kesakitan itu pada anggota tubuh yang lain dengan menyebabkan tidak dapat tidur dan merasakan demam.”(HR Bukhari).

Wallahu’alam bi shawab.

Pau-France, 28/9/2009.

Vien AM.

Thursday, October 8, 2009

List of Google Applications

Many people know Google as Internet Search Engine. Some people know that Google also has other applications other than the Search Engine. Not many people know the complete list of Google applications. Below is the list of Google applications that I know of. Most of Google applications/ services are offered for free. By knowing these application, you can use them to make your life easier.
  1. 1996: Search Engine: http://www.google.com
  2. 2000: Self-service ad program: Google AdWords
  3. 2000: Browser plug-in to search without visiting Google homepage:
    Google Toolbar
  4. 2001: Discussion service: Google Groups
  5. 2001: Search Engine for images: http://images.google.com
  6. 2002: View beta technologies from Google: Google Labs
  7. 2002: Search Engine for stuffs for sell in Internet: Google Product Search
  8. 2003: Blog publishing tool: Blogger
  9. 2003: Content-targeted advertising service:AdSense
  10. 2003: Advertising program for nonprofit organizations: Google Grants
  11. 2003: Search Engine for books: Google Book Search
  12. 2004: Email free webmail, POP3, and IMAP service:
  13. 2004: Social networking: Orkut
  14. 2004: Search Engine by using SMS (short message service): Google SMS (send your text search queries to GOOGL or 466453 on your mobile device)
  15. 2004: Search files in hard drive using Google technology: Google Desktop Search
  16. 2004: Search Engine for scholarly literature such as peer-reviewed
    papers, theses, books, preprints, abstracts and technical reports: Google Scholar
  17. 2004: Earth mapping: Google Earth
  18. 2005: Earth mapping online: Google Maps
  19. 2005: History of the web pages you've visited and Google searches you've made: My Search History
  20. 2005: Personalized Google homepage: iGoogle
  21. 2005: Viewing search results on mobile phone: Google Mobile Web Search
  22. 2005: Windows application that enables you to talk or IM: Google Talk
  23. 2005: Search Engine to find current and relevant blog postings: Blog Search
  24. 2005: Track your favorite websites for new content: Google Reader
  25. 2005: Analyze the statistic of your websites: Google Analytics
  26. 2005: Trip planner: Google Transit
  27. 2006: Organizing and editing digital photos: Picasa
  28. 2006: Web-based word processing, spreadsheets, & presentation application: Google Docs
  29. 2006: Search Engine for financial information: Google Finance
  30. 2006: Online calendar with sharing and group features: Google Calendar
  31. 2006: Visualize the popularity of searches over time: Google Trends
  32. 2006: Pay online for purchases: Google Checkout
  33. 2006: Video sharing website: YouTube
  34. 2006: Online web pages builder: Google Sites
  35. 2007: Track what people are searching for at the moment: Google Hot Trends
  36. 2007: Open source technology for creating offline web applications: Gears
  37. 2007: Email security application: Postini
  38. 2008: Free tool to test different combinations of your website content: Google Website Optimizer
  39. 2008: Online language translation tool: Google Translate
  40. 2008: Online tool to safely and securely collect, store,
    and manage medical records and health information: Google Health
  41. 2008: Internet browser: Google Chrome
  42. 2008: Operating system for mobile devices: Android
  43. 2008: Explore flu trends around the world: Google Flu Trends
  44. 2008:Photo archive of LIFE magazine: LIFE photo archive
  45. 2009: Set of tools to test broadband connection: Measurement Lab
  46. 2009: A telecommunication service: Google Voice

Monday, October 5, 2009

Tanya-Jawab Seputar Alfamart/ Indomaret

Anda berminat berinvestasi dengan membuka toko retail waralaba seperti Alfamart atau Indomaret? Berikut ini beberapa pertanyaan dan jawaban untuk lebih memahami tentang aturan main untuk usaha ini. Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan di artikel ini di ambil dari berbagai sumber dan penulis tidak bertanggung jawab atas segala macam akibat yang ditimbulkan dari artikel ini. Bila anda serius untuk menjalani usaha ini, silahkan mengkonfirmasi langsung dengan pihak franchisor.

1. Bolehkah sisa lahan dipakai untuk bisnis lain? Misalkan buka warung martabak atau disewakan.
Boleh. Tapi perijinan dan pembayaran sewa harus melalui franchisor. Keuntungan 100% akan dikembalikan ke pemilik.

2. Bisakah pemilik menjual barang produk sendiri di toko?
Tidak boleh.

3. Bisakah pemilik menolak penjualan barang di toko? Misalkan minuman keras, atau makanan haram, dll.
Boleh.

4. Biaya operasional apa saja yang ditanggung franchisor? Siapa yang membayar biaya perbaikan toko & alat2?
Semua biaya operasional yang tidak berhubungan dengan peralatan dan bangunan toko akan ditanggung franchisor. Perbaikan toko dan alat-alat ditanggung oleh pemilik melalui pemotongan laba.

5. Apa saja keterlibatan pemilik pada saat toko sudah berjalan?
Pada prakteknya, pemilik boleh saja tidak terlibat apa-apa selain menerima laba setelah toko berjalan. Tapi bila diinginkan, pemilik boleh juga meng-audit kondisi toko.

6. Bila toko mengalami kerugian, bagaimana solusinya?
Jarang ada kasus kerugian karena salah satu syarat pembukaan toko adalah harus lolos survey. Dari survey akan di hitung perkiraan pemasukan perhari berdasarkan kondisi sekitar toko. Bila perkiraan pemasukan perharinya kurang dari Rp. 6 juta, maka toko itu tidak layak buka. Bila setelah dibuka ternyata toko mengalami kerugian, pihak franchisor akan membantu dengan cara promosi-promosi khusus ataupun dengan cara-cara yang lain. Bila setelah 2 tahun ternyata masih merugi, pihak pemilik boleh mengundurkan diri dan uang franchise nya akan dikembalikan.

7. Dalam hal terjadi bencana misalkan kebakaran, bagaimana solusinya?
Setiap toko diasuransikan untuk hal-hal semacam ini.

8. Dalam hal terjadi perselisihan dengan masyarakat sekitar toko atau aparat pemerintah, bagaimana solusinya?
Salah satu syarat untuk membuka toko adalah mendapatkan ijin dari masyarakat setempat. Selain itu segala macam perijinan yang disyaratkan pemerintah pun harus dipenuhi. Bila permasalahan timbul setelah toko dibuka, pihak franchisor akan membantu penyelesaiannya sampai ke jalur hukum jika diperlukan.

9. Bagaimana prosesnya bila pemilik mau melakukan audit keuangan?
Setiap 3 bulan, pihak franchisor menyerahkan laporan keuangan yang detail. Pemilik bisa melakukan audit berdasarkan laporan tersebut.

10. Bagaimana proses HR dilakukan mulai dari perekrutan, penggajian, penilaian, pemberian reward/ tindakan disiplin, sampai pemecatan?
Semuanya dilaksanakan oleh pihak franchisor. Pemilik boleh mengajukan rekomendasi atau menyarankan suatu tindakan kepada franchisor, tapi pengambil keputusan adalah pihak franchisor.

11. Bisakah investor melakukan perekrutan sendiri?
Tidak bisa. Pemilik boleh mengajukan rekomendasi kepada franchisor, tapi pengambil keputusan adalah pihak franchisor.

12. Berapa estimasi total biaya awal berikut rinciannya?
Bila anda sudah memiliki tanah dengan ukuran minimum 150 meter persegi, berikut ini perkiraan biaya nya.
a. Mendirikan bangunan: Rp. 200 jt
b. Peralatan toko (AC, komputer, rak, dll): Rp. 150 jt
c. Franchise fee, biaya perijinan, promosi: Rp. 75 juta
Total perkiraan biaya = Rp 425 juta (tidak termasuk tanah kosong).

13. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk survey?
Setelah calon pemilik menyerahkan formulir yang telah diisi komplit beserta data-data pendukungnya, franchisor akan segera memulai survey. Survey memakan waktu sekitar 15 hari kerja. Yang dipertimbangkan saat survey adalah kepadatan penduduk di sekitar lokasi dengan radius 1,5 kilometer. Selain itu, keramaian jalan dan akses menuju lokasi juga menjadi pertimbangan.



Artikel Lain Yang Berhubungan
8 Cerita Tentang Indomaret dan Alfamart
Perkiraan Keuntungan Alfamart/ Indomaret

Wednesday, September 30, 2009

Knowledge Is Power but Character Is More

Suatu hari anak saya, Hamada, yang baru masuk TK bercerita tentang teman-teman di sekolah barunya. Hamada bercerita bahwa ada seorang teman yang berulang-kali memuji dia sebagai anak yang paling cantik sedunia. Bukan paling cantik di kelas, atau di sekolah, tapi ndak tanggung-tanggung paling cantik sedunia. Dan bukan hanya sekali, tetapi berulang-kali.

Bukan Hamada saja yang GR dengan pujian itu, kami sebagai orang tua juga senang bahwa Hamada bisa diterima di lingkungannya yang baru. Namun sebagai orang tua, saya melihat adanya kemungkinan bahwa pujian itu bisa membawa akibat yang kurang baik bagi kepribadian anak saya jika dibiarkan begitu saja. Maka malam harinya seusai sholat Maghrib berjamaah, saya mencoba memberi pembekalan untuk Hamada menghadapi pujian-pujian seperti itu.

Saya membuka perbincangan dengan mengatakan bahwa saya senang dan bangga punya anak yang cantik, pintar menggambar, pintar main komputer, pintar membaca, pintar berhitung, dan lain-lain. Hamada terlihat senang dengan ucapan saya tersebut. Saya kemudian melanjutkan, “Tapi Buya lebih senang lagi kalo Hamada bisa jadi anak yang shalihah, sopan, berbakti pada orang tua, rajin sholat, dan pintar mengaji”. Hamada manggut-manggut. “Kalo cantik, pintar berhitung, pintar membaca, tapi ndak sopan, buat apa?”, kata saya lagi. “Salah-salah kecantikannya malah dipakai untuk hal-hal yang tidak benar, membohongi orang, mencuri, dan perbuatan jahat lainnya”. Hamada lalu tersenyum, membuat saya merasa lega bahwa Hamada ternyata bisa mengerti apa yang saya sampaikan.

Ilmu itu adalah besaran vektor alias besaran yang mempunyai nilai dan arah. Bila arah ilmu itu negatif, maka semakin besar ilmunya semakin besar pula nilai negatifnya. Ibarat orang yang tersesat, semakin jauh ia berjalan, semakin jauh pula ia dari kebenaran. Cocok sekali semboyan yang digunakan SMAN 3 Bandung, knowledge is power but character is more. Kekuatan moral, akhlak, atau budi pekerti lah yang menentukan apakah ilmu itu positif atau negatif.

Ilmu dengan arah yang benar, Insya Allah akan membawa kebaikan bagi lingkungan sekitarnya. Sebaliknya ilmu yang tidak dibekali dengan akhlak yang baik, hanya akan menjerumuskan manusia dan lingkungannya ke jurang kesengsaraan. Kita sebagai orang tua mempunyai peran yang sangat besar dalam membekali anak-anak kita dengan akhlak yang baik agar ilmu mereka kelak bisa membawa manfaat bagi umat manusia dan lingkungannya.

Semoga Makin Banyak Erdogan Bermunculan

Berikut ini cuplikan artikel dari Eramuslim.com. Semoga makin banyak Erdogan bermunculan demi membela negara-negara Islam yang diperlakukan tidak adil. Amin.


Erdogan Kembali "Guncang" Sidang PBB

Sosok Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan kian hari kian menjadi pujaan dan "pahlawan" sekaligus simbol kebangkitan baru atas dunia Muslim, sekaligus simbol perlawanan yang cerdas (bukan perlawanan konyol dan bodoh ala Arab) di hadapan dunia Barat.

Sabtu (28/9) kemarin, Erdogan kembali memberikan kejutan bagi dunia. Di hadapan majlis sidang PBB di New York, Erdogan memberikan pidato sambutan yang mengguncang terkait perdamaian di Timur Tengah dan isu nuklir di kawasan.

Dalam pidatonya, Erdogan mengkritik sikap tak adil dan standar ganda yang diterapkan oleh negara-negara Barat terkait permasalahan nuklir. Di satu sisi, negara-negara Barat kini tengah berusaha sekuat tenaga untuk mengganjal langkah Iran yang tengah mengembangkan teknologi nuklir damai--yang kian hari kian berkembang pesat, namun di sisi yang lain, negara-negara Barat juga mendiamkan Israel yang memiliki senjata nuklir.

"Saya sudah bertemu dengan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad, dan berbincang-bincang dengan beliau, termasuk isu nuklir negeri itu. Presiden Ahmadinejad menegaskan, negaranya sama sekali tidak berniat untuk mengembangkan senjata nuklir," terang Erdogan membela Iran.

Ditambahkan oleh Erdogan, dirinya sangat menentang keberadaan senjata nuklir di Timur Tengah, dan di seluruh belahan dunia.

"Kami tentu berpegang teguh kepada kesepakatan dunia yang menentang adanya senjata nuklir di kawasan Timur Tengah, dan juga di seluruh dunia. Tetapi, di kawasan itu ada satu negara yang memiliki ratusan rudal berhulu ledak nuklir. Negara itu adalah Israel," terang Erdogan.

Terang saja, para peserta sidang majlis PBB itu pun tersontak dengan pernyataan Erdogan. Sebagaimana maklum diketahui, pembicaraan mengenai "kepemilikan Israel atas senjata nuklir" adalah hal yang tabu untuk dibicarakan di majlis-majlis internasional seperti PBB.

"Israel bahkan telah nyata-nyata di hadapan dunia menggunakan senjata posphorus untuk menyerang Gaza. Apa ini? Ini adalah senjata pemusnah massal yang berhasil membunuh 1400 perempuan dan anak-anak, serta melukai lebih dari 5000 jiwa."

Selain menyinggung kejahatan perang Israel atas Gaza, Erdogan juga menyinggung kehancuran bangsa, negara, dan peradaban di Irak akibat perang yang dilancarkan Amerika pada 2003 silam atas negeri 1001 malam itu.

"Lihat juga di Irak. Negeri yang memiliki peradaban tua dan tinggi itu kini hancur. Lalu, apakah kehancuran itu juga diharapkan terjadi pada Iran?"

Pernyataan-pernyataan Erdogan di atas tentu sangat mengejutkan banyak pihak. Bukan sekedar karena sosok Erdogan yang berlatar belakang Islami, melainkan juga karena keberadaan negaranya, Turki, yang memiliki beberapa posisi strategis dan memegang kartu bagus di kawasan.

Wednesday, September 9, 2009

Siaran Shalat Tarawih Dari Mekkah Lebih Baik Jam 1 Pagi Atau Jam 4 Sore?

Tulisan ini di copy dari blog ustadz Gene Netto.

Dari beberapa tahun yang lalu, sudah menjadi kebiasaan saya untuk bergadang di bulan puasa, khususnya supaya bisa nonton siaran langsung Shalat Tarawih dari Masjid-il-Haram di Mekkah. Alhamdulillah saya sering bisa begitu kalau tidak ada kerjaan di pagi hari, sehingga bisa nonton sampai selesai dan tidur setelah subuh. Tetapi kebanyakan orang harus berangkat kerja pada waktu pagi, jadi hampir tidak mungkin kalau mereka menonton Shalat Tarawih dari Mekkah yang biasanya mulai pada jam 00:30 dan berakhir pada jam 02:20.

Ada beberapa alasan kenapa saya senang nonton Shalat Tarawih yang disiarkan langsung dari Mekkah. Pertama, saya bisa melihat Ka’bah secara langsung (walaupun hanya lewat tivi), tetapi tayangan di televisi terkesan lebih nikmat daripada foto Ka’bah yang ada di kamar. Kedua, saya bisa mendengarkan ayat-ayat suci Al Qur'an yang dibacakan oleh Imam Masjid-il-Haram, yang insya Allah termasuk imam yang paling baik di dunia. Kemarin, pada saat Imam bacakan ayat sajdah, saya juga ikut sujud, dan pada saat itu, di tengah malam yang sunyi, saya merasa ikut bersujud bersama dengan sekitar 3 juta orang yang juga sedang sujud di depan Ka’bah.

Bagi orang yang mungkin belum tahu, ayat sajdah (atau sajadah) adalah ayat-ayat dalam Al-Qur'an yang didalamnya mengandung kata sujud dan kaum muslimin yang membaca atau mendengarnya disunnahkan untuk sujud langsung pada saat membaca atau mendengarnya.

Dari Abu Hurairah yang berkata: Rasulullah SAW telah bersabda: “Apabila anak Adam membaca ayat sajdah kemudian ia bersujud, maka syaitan akan menjauhi dia sambil menangis dan berkata: ‘Celakalah aku. Anak adam diperintahkan untuk sujud lalu ia sujud maka baginya adalah surga. Dan aku diperintahkan untuk sujud lalu aku menolaknya maka bagiku api neraka.’” (HR. Muslim No. 81)

Walaupun saya berada di Indonesia, pada saat ikut sujud saya merasa dekat sekali dengan 3 juta saudara yang sedang sujud juga di Mekkah.

Salah satu alasan yang lain yang mendorong saya untuk nonton setiap tahun adalah kenyataan bahwa dulu saya nonton siaran langsung Shalat Tarawih dari Mekkah untuk pertama kali pada tahun 1995. Pada saat itu, saya masih orang non-Muslim dan masih belajar tentang Islam karena belum yakin bahwa Islam benar. Tetapi setelah saya melihat 3 juta orang melakukan Shalat Tarawih di dalam masjid yang sama, pada waktu yang sama, dalam bahasa yang sama, di belakang pemimpin yang sama, berdiri tegak mengarah ke kiblat yang sama (yaitu Ka’bah), dan mereka ruku dan sujud pada saat yang sama, dalam upaya berdoa kepada Tuhan yang sama, maka saya menjadi terkejut sekali karena tidak ada pemandangan yang setara di seluruh dunia, yang begitu rukun, indah dan mulia, selain di dalam Islam.

Melihat tayangan itu dulu membantu saya masuk Islam karena saya yakin manusia tidak bisa menciptakan kegiatan seperti itu sendiri. Kalau murni berasal dari manusia, pasti terjadi berbagai macam keributan, misalnya dari siapa yang boleh jadi imam, gerakan mana yang akan dipakai, arah mana yang dihadapi, sampai bahasa apa yang akan digunakan dan seterusnya. Tetapi kalau berasal dari Allah SWT, maka tidak terjadi keributan, dan semua orang masuk masjid secara rukun untuk berdoa kepada Allah.

Mungkin kebanyakan orang tidak memikirkan Shalat Tarawih dari sisi dakwah, tetapi itu yang saya alami sendiri. Melihat shalat yang satu itu yang begitu rukun dan indah, di tempat yang paling mulia di dunia, membantu saya masuk Islam pada tahun 1996.

Dari dulu sampai sekarang, tayangan itu selalu diadakan secara langsung, pada jam 00:30 pagi sampai jam 2:30 pagi. Dan saya yakin hanya ada sedikit orang seperti saya yang sanggup tahan ngantuk dan nonton sampai selesai.

Menurut saya, tayangan yang satu ini akan jauh lebih bermanfaat bila disiarkan pada jam 16:00 sore sampai waktu maghrib. Kalau ada di sore hari, maka banyak karyawan masuk tidak akan bisa nonton karena masih berada di kantor. Tetapi masih ada banyak orang lain di rumah pada saat itu. Ibu rumah tangga, anak sekolah, remaja, mahasiswa, orang yang sudah pensiun, orang yang lagi tidak kerja, orang yang jaga warung, dan seterusnya.

Alangkah baiknya bila ummat Islam diberikan sebuah tayangan yang begitu mulia, yang direkam dari malam sebelumnya dan disiarkan pada jam yang ramai, yaitu jam 16:00 sore. Selain kenikmatan yang akan dialami oleh ummat Islam yang bisa nontonnya, juga ada unsur dakwah yang insya Allah besar bila orang non-Muslim bisa melihat shalat yang begitu luar biasa setiap sore selama satu bulan.

Dulu tayangan itu ada di RCTI, lalu berhenti selama beberapa tahun setelah krismon, dan sekarang dimulai lagi di TVRI. Sayangnya, teksnya (terjemahan ayat) dalam bahasa Inggris sekarang. Dulu, waktu di RCTI, teksnya pakai bahasa Indonesia, dan kelihatan sekali bahwa ada seorang teknisi yang jaga teksnya dan sesuaikan dengan bacaan Imam.

Kalau ada yang peduli pada ummat Islam, dan ingin membantu ummat Islam mendapatkan tayangan yang terbaik di dalam bulan puasa, tolong sebarkan email ini kepada semua teman, khususnya yang kerja di stasiun televisi, lebih khusus lagi di TVRI. Tolong juga kirim ke semua politikus, pengurus partai, pejabat, ustadz, dan tokoh Islam. Kalau kita minta bantuan kepada mereka semua untuk memberikan tayangan ini kepada ummat Islam di sore hari, mungkin mereka akan segera begerak untuk geserkan acara-acara pelawak dan sinetron yang ditayangkan sekarang dan menggantikannya dengan tayangan Shalat Tarawih dari Masjid-il-Haram pada jam 16:00 sampai waktu maghrib.

Selain manfaatnya bagi anak-anak kita yang bisa melihat langsung kemuliaan Islam, juga sangat mungkin ada orang lain seperti saya yang akan merasa tertarik pada Islam setelah melihat pemandangan yang sangat mulia itu.

Wassalamu'alaikum wr.wb.,
Gene Netto